Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 85...


__ADS_3

Setelah mengakhiri panggilan telepon dan video call Ranty tiba-tiba teringat tentang semalam Monik menghubungi Farel. Ranty pun mulai bertanya dan memberitahu hal itu kepada Farel.


"Mas." Panggil Ranty.


"Hem...." Jawab Farel.


"Kemarin malam mas sudah memeriksa hp mas belum?." Tanya Ranty.


"Sudah, memang ada apa dengan hp ku?." Tanya balik Farel.


"Kemarin waktu mas pergi ke minimarket Monik sempat menghubungi mu beberapa kali apa kamu tahu." Ucap Ranty.


"Iya aku tahu, kenapa gak kamu angkat saja panggilan telepon darinya? Lagian Monik bukan apa-apa ku. Aku sudah pernah bilang kepada mu aku gak mau ada rahasia diantar kita jadi apapun itu kamu harus tahu. Kecuali saat aku memberikan mu kejutan itu baru beda ya ceritanya." Ucap Farel.


"Sudah gak usah bahas Monik lagi, jadi kesal aku."


Ranty pun menganggukkan kepalanya. "Mas gak bosen cuma diam di dalam kamar?." Tanya Ranty.


"Gak selama kamu ada di dekat ku, aku gak akan pernah bosan." Jawab Farel.


"Jalan - jalan yuk, mas Farel kan belum pernah jalan - jalan ke Semarang." Ucap Ranty.


"Siapa bilang, aku juga sering ke Semarang." Jawab Farel.


"Iya tapi bukan buat jalan - jalan kan? Melainkan untuk perjalanan bisnis. Betul gak?." Tanya Ranty.


"Iya betul, ya sudah kita mau jalan-jalan kemana, untuk hari ini aku akan menjadi pelayan mu seutuhnya." Jawab Farel sambil mencium telapak tangan Ranty dengan mesra.


"Pokoknya ikut saja kemana aku pergi. OK ayo kita siap - siap." Ucap Ranty kepada Farel.


Ranty dan Farel langsung bersiap - siap mengganti pakaiannya. Farel menggunakan kaos hitam dan celana pendek coklat yang sudah disiapkan oleh Ranty sedangkan Ranty menggunakan kaos hitam dan rok berwarna Pink bunga - bunga yang membuat penampilannya begitu cantik. Setelah bersiap - siap Ranty dan Farel keluar kamar lalu turun ke lantai bawah.




Ini penampilan saat Ranty dan Farel sedang jalan - jalan bersama.


"Sayang, memang kita mau kemana terus akan naik kendaraan apa?." Tanya Farel.


"Tenang saja mas, sudah aku atur kok. Kemarin aku sudah meminta supir ayah untuk mengantarkan mobil ku ke sini dan tadi aku sudah menghubungi pelayanan hotel untuk menyiapkan mobilnya di depan lobi." Jawab Ranty.

__ADS_1


Tak lama ada pelayan hotel datang dan mengantarkan kunci mobil kepada Ranty. Ranty langsung menerimanya. Setelah menerima dengan cepat Ranty mengajak suaminya untuk pergi dan menggandeng nya keluar dari hotel mereka menginap. Farel membukakan pintu mobil untuk Ranty dan mempersilahkan dia masuk kedalam mobil. Setelah Ranty masuk ke dalam dan memasangkan seatbelt, Farel pun segera masuk ke dalam mobil lalu menghidupkan mesin mobil dan melajukan nya.


"Sayang kita mau kemana?." Tanya Farel sambil mengemudikan mobil.


"Gimana kalau kita makan lagi dulu mas?." Tanya balik Ranty.


"Terserah kamu saja, kemana pun dan apa yang kamu mau akan aku turuti selama aku bisa mengabulkan apa keinginan mu." Jawab Farel.


"OK kalau gitu kita ke Kota Lama Semarang saja dulu ya. Sekalian kita makan di sana. Mas ikuti saja GPS saja." Ucap Ranty.


"Ready my queen." Jawab Farel.


"Let's go my king." Ucap Ranty.


Akhirnya mereka sampai ketempat tujuan di Kota lama Semarang, belum lengkap rasanya jika tidak mampir ke kawasan tersebut. Kawasan kota lama ini tidak menampilkan objek wisata yang baru , karena di sana kita dapat menikmati suasana Kota Semarang tempo dulu. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Kota Lama Semarang. Selain berkeliling untuk melihat bangunan kuno, juga bisa berjalan menyusuri kawasan Kota Lama Semarang sambil berburu kuliner khas Semarang yang sangat beragam dan lezat.


"Sudah sampai sayang, sekarang kita harus kemana dulu." Tanya Farel.


"Kita lurus saja mas, nanti ada pertigaan kita belok kiri di sana ada warung makan yang menjual makanan khas Semarang yang enak dan murah." Jawab Ranty.


"OK." Ucap Farel.


Setelah sampai di tempat yang mereka tuju Farel langsung memarkirkan mobilnya. Mereka berdua pun keluar dan masuk kedalam warung milik pak Koko. Mereka di sambut ramah oleh bu koko yang sedang berada di depan warung.


"Waalaikumsalam. Eh nak Ranty, datang juga sama suami, Ibu kira lupa. Makasih ya sudah mengundang ibu dan bapak ke acara nikahan Nak Ranty." Ucap Ibu Koko.


"Iya sama-sama." Ucap Ranty.


"Yo opo to bu, nak Ranty di suruh duduk biar mereka bisa melihat menu makanan kita." Ucap Pak Koko yang tiba-tiba datang.


"Maaf, sampai lupa aku. Silakan duduk dulu." Ucap Ibu Koko.


"Lho gak pesan dulu di sini?." Tanya Ranty.


"Gak usah kalian duduk saja dulu, nanti biar bapak yang ke sana untuk melayani kalian berdua." Jawab ibu Koko.


Ranty pun menganggukkan kepalanya dan mengucapkan terima kasih. Ranty langsung menggandeng tangan Farel untuk masuk kedalam warung dan duduk di tempat favorit nya di sebelahnya terdapat kolam ikan. Farel yang terkejut melihat dalam warung yang terlihat seperti rumah makan besar bukan seperti warung seperti yang dia banyangkan.


"Sayang ini sih namanya bukan warung, bisa - bisa orang yang makan ke sini tertipu depan seperti warung biasa tetapi di dalamnya wah....." Ucap Farel kagum.


"Tenang saja mas walau pak Koko memiliki konsep warung nya seperti ini tadi harganya masih bersahabat untuk kalangan menengah kebawa kok. Itu lihat menu makannya yang ada di sana." Ucap Ranty sambil menunjuk menu makanan yang di tempel di dinding warung itu.

__ADS_1


"Gak rugi pak Koko dengan harga yang di tawar?." Tanya Farel heran.


"Alhamdulillah, kami gak rugi kok pak, kami senang bisa membantu yang orang kecil yang belum pernah merasakan makan di tempat makan mewah. Jadi kami memilih konsep seperti ini." Ucap Pak Koko.


"Bisa di coba sayang di Surabaya kita bikin seperti ini." Ucap Farel.


"Ya bisa kita bicarakan itu nanti, boleh saya minta menunya pak." Ucap Ranty yang tahu akan panjang kalau Farel sudah membahas bisnis.


"Oh iya ini nak Ranty sampai bapak lupa." Ucap Pak koko memberikan menu makanan nya.


"Mau pesan apa mas?." Tanya Ranty.


"Terserah kamu saja." Jawab Farel yang sedang menikmati suasana warung.


"Kalau gitu kami pesan Mie Kopyok dua, es tehnya dua itu saja pak Koko, oh iya sekalian saya pesan lumpia nya yang sudah di frozen sepuluh bungkus ya pak, sekalian tolong di packing." Ucap Ranty.


"OK di tunggu pesanannya." Ucap Pak Koko.


"Terima kasih, pak." Jawab Ranty.


Sambil menunggu pesanan makanan diantar, mereka pun saling berbicara dan bercanda. Dan tak lama apa yang mereka tunggu pun datang Mie Kopyok. Ranty dan Farel langsung menikmatinya setelah makanan itu diantar. Setelah selesai makan mereka pun langsung melanjutkan untuk menikmati jalan - jalan mereka. Tetapi tak lupa terlebih dulu mereka membayar makanan yang mereka beli dan nikmati tadi.


Ranty dan Farel berjalan menelusuri jalanan Kota Lama Semarang tak lupa mereka mengambil beberapa foto mereka. Setelah puas berjalan - jalan di sana mereka pun langsung melanjutkan ke tempat lain. Tujuan selanjutnya mereka akan pergi ke Setia Aji Flower Fram sebuah taman bunga yang menarik dan indah untuk dikunjungi. Di sama mereka melihat berbagai macam jenis bunga yang bermekeran dan tak lupa mereka mengambil beberapa foto yang indah sebagai kenang - kenang. Karena waktu sudah dhuhur akhirnya Ranty dan Farel beristirahat sebentar untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu sebelum melanjutkan jalan - jalan mereka. Karena Ranty berhalangan dia lebih memilih menunggu Farel di dalam mobil. Setelah Farel selesai sholat mereka pun melanjutkan perjalanan terakhir yaitu pergi ke Pantai Marina untuk menikmati matahari terbenam.


Tak di sangka waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam mereka baru sampai ke hotel di mana tempat mereka menginap. Setelah memberikan kunci mobil kepada pelayan hotel mereka langsung menuju ke kamar mereka.


Setelah masuk dalam kamar, Farel dengan buru - buru langsung masuk ke dalam kamar mandi karena sudah tidak tahan menahan untuk buang air kecil. Ranty yang melihat hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya.


"Sekalian mandi saja mas, akan aku siapkan pakaian sholat dan pakaian ganti mu." Ucap Ranty.


"Iya makasih sayang. Habis gini kita mau kemana lagi?." Tanya Farel.


"Kamu mau makan di restoran hotel atau kita mana di kamar saja akan aku minta pelayan hotel untuk mengantar makanan ke kamar." Tanya Ranty.


"Iya kita makan di kamar saja ya sayang, aku sudah lama gak pernah jalan - jalan lama seperti ini, capek juga ya." Jawab Farel.


"Mas mandi saja dulu biar capek ya hilang." Ucap Ranty.


"Siap nyonya Farel." Ucap Farel langsung menutup pintu kamar mandi nya.


Saat Farel sedang mandi, Ranty langsung menelepon bagian pelayanan hotel untuk memesan makanan. Setelah itu dengan cepat dia merapikan barang belanjaannya yang telah mereka beli dan merapikan pakaian kotor lalu memasukkan kedalam koper, agar saat mereka keluar dari hotel tidak ada yang tertinggal. Farel yang baru saja keluar dari kamar mandi melihat istrinya sedang sibuk merapikan sangat kagum. Di dalam hatinya dia sangat bersyukur kepada Allah karena sudah memberikan pengganti Nata untuk dirinya dan anaknya Rafi.

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2