
Farel yang baru saja kembali dari minimarket merasa senang karena saat dia masuk kedalam kamar hotel, Ranty berada di depan pintu untuk menyambutnya dengan senyum manisnya yang membuat kekesalan Farel hilang begitu saja. Ranty pun langsung menghampiri Farel.
"Sayang mana?." Tanya Ranty meminta.
Farel pun langsung memberikan satu kantong plastik penuh dengan beberapa jenis pembalut kepada Ranty. "Ini pesanan mu." Jawab Farel.
"Apa gak kebanyakan kamu beli ini? Aku hanya perlu satu saja mas, kalau segini banyaknya bisa buat sampai beberapa bulan." Ucap Ranty menerima kantong plastik dari Farel.
"Habis aku bingung beli yang mana, ya jadi aku beli saja apa yang di sarankan oleh penjaga toko di minimarket tadi, jadinya aku beli saja semua." Ucap Farel.
Ranty hanya bisa menarik dan menghembuskan nafas panjangnya, karena dia tahu kalau Farel sedang kesal karena rencana bulan madunya gagal karena datang bulan ku yang tiba-tiba datang dan akhirnya Ranty lebih memilih mengalah.
"Makasih ya sayang, untuk hari ini maaf belum bisa membuat mu bahagia dan merasa senang." Ucap Ranty.
Sebelum masuk kedalam kamar mandi lagi Ranty berjalan menghampiri Farel memberikan ciuman di bibir Farel tanda permintaan maaf dari dirinya. Farel yang sedang duduk di sofa merasa terkejut mendapatkan perlakuan itu dari Ranty, dirinya pun merasa senang.
Setelah mencium Farel, Ranty langsung berlari pelan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya lagi dan menggunakan pembalut lalu buru - buru keluar. Saat keluar Ranty melihat Farel yang sibuk mengganti acara yang ada di TV sambil menikmati camilan yang dia beli di minimarket tadi. Ranty berjalan di depan Farel menuju meja rias, untuk mongeringkan rambutnya yang basah dan menggunakan pelembab wajah agar wajahnya tampak cerah di depan suaminya.
__ADS_1
Farel yang dari tadi diam melirik ke arah istrinya yang begitu menarik hasrat nya karena saat itu Ranty menggunakan pakaian tidur yang begitu menggoda dirinya. Tetapi apa daya keinginannya untuk menikmati harus pupus karena Ranty sedang datang bulan.
"Kamu sengaja ya?." Tanya Farel.
"Memang aku sengaja apa mas?." Tanya Ranty heran balik ke Farel.
"Ya sengaja menggoda ku memakai pakaian seperti itu." Jawab Farel.
Ranty yang sudah selesai dengan perawatan wajahnya lalu berjalan mendekati Farel, duduk dipangkuan Farel dan melingkarkan tangannya keleher suaminya mencoba menggoda Farel dengan senyuman manisnya. Menatap wajah Farel dengan tatapan ingin memangsa, yang membuat Farel terkejut dan terdiam melihat perlakuan Ranty terhadapnya.
"Iya aku gak marah dan aku tahu itu kok, walau bukan hari ini aku bisa menikmati mu lain hari." Ucap Farel membalas pelukan Ranty.
"Makasih sayang." Tanya Ranty lalu mencium kening Farel.
"Terus apa yang akan kita lakukan malam ini?." Tanya Farel bingung.
Ranty terdiam memikirkan sesuatu. Ranty pun langsung melepaskan pelukan yang dari Farel, berdiri dan berjalan membuka lemari lalu mengambil selimut yang ada di dalamnya. Mengambil repot untuk mengatur sofa agar bisa diatur menjadi sofa bed. Ranty pun kembali duduk disebelah Farel lalu mengambil repot TV yang di pengang oleh Farel.
__ADS_1
"Malam ini kita nonton film saja ya, lagian di hotel ini fasilitasnya lumayan lho, jadi kita bisa nonton film gratis, anggap saja sekarang kita lagi nonton di bioskop. Aku akan melihat apapun film yang mas Farel suka." Ucap Ranty.
"OK janji ya, apa pun film nya kamu akan menemani ku menontonnya. Walau film yang gak kamu suka seperti saat pertama kali kita nonton film di bioskop waktu itu?." Tanya Farel dengan senyum lebar nya.
Ranty hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis.
Malam itu mereka berdua menikmati malam pertama mereka dengan menonton film bersama. Mereka berdua terlihat senang walau ada perasaan kecewa pada diri mereka. Kerana malam sudah semakin larut Farel pun tertidur di pangkuan Ranty yang sedang serius menikmati film yang dia tonton bersama Farel. Ranty yang menyadari kalau suaminya sedang tertidur akhirnya memutuskan untuk ikut tidur karena dia pun merasa sangat lelah. Setelah mematikan TV dan merapikan cemilan yang ada di sekitar mereka akhirnya Ranty pun ikut merebahkan tubuhnya di sebelah suaminya. Inilah hal yang pertama kali dia lakukan dengan laki-laki selain ayah dan Edi adiknya lakukan yaitu tidur bersama . Tak lupa sebelum sebelum tidur dia mengucapkan selamat malam dan ucapan terima kasih kepada Farel.
"Selamat malam sayang, maaf untuk hari ini, dan terima kasih banyak." Ucap Ranty lalu mencium Farel.
Walau Farel sudah tertidur dia pun masih bisa mendengar ucapan istrinya itu, dia pun langsung memeluk tubuh istrinya yang sudah berbaring di sebelahnya.
Dan di malam pertama ini mereka lewati hanya dengan menonton film dan tidur di sofa bed bukan di atas tempat tidur yang sudah di siapkan.
TERIMA KASIH
TUNGGU KELANJUTANNYA
__ADS_1