Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 113


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul enam sore dan sudah waktunya untuk menjalankan sholat magrib. Farel sudah menghubungi Ranty setelah dia menjalankan sholat Farel akan langsung menjemput mereka. Rafi dan Ranty turun ke bawah setelah mereka sholat dan menyelesaikan membuat hadiah kejutan untuk Farel.


Saat mereka turun Yoga dan Billy sedang asyik menonton acara di TV di ruang tengah sedangkan Ayana sedang sibuk menyiapkan makan malam di ruang makan.


Yoga yang melihat Rafi masih berada di rumahnya langsung menghampiri dan mengajaknya untuk duduk bersama dengannya di ruang tengah.


"Berdua sama Rafi saja, Farel mana lho Ran?." Tanya Billy.


"Iya hanya berdua saja mas, mas Farel masih di kantor sebentar lagi juga akan ke sini kok." Jawab Ranty.


"Oh iya selamat ya, tadi Ayana sudah memberitahukan kalau kamu sedang ha...." Ucap Billy yang di potong oleh Rafi.


"Pakdhe ini rahasia jadi jangan ngomong cukup tahu saja." Ucap Rafi.


"Memang Tante lagi ha.... apa Raf?." Tanya Yoga penasaran.


"Gak apa apa-apa. Bunda ku lagi haus benarkan Bun?." Ucap Rafi yang menjaga rahasia.


"Iya bunda haus." Jawab Ranty.


"Maaf ya mas tadi Rafi langsung memotong ucapan mas Billy, hal yang di beritahukan mbak Ayana tolong di rahasiakan dulu ya." Ucap Ranty.


"Ok. Siap maaf aku gak tahu." Jawab Billy.


Ranty menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapan Billy.

__ADS_1


"Makasih ya mas, aku ke dapur dulu bantuin mbak Ayana menyiapkan makan malam." Ucap Ranty lalu pergi ke dapur.


Ranty berjalan ke dapur menghampiri Ayana yang sibuk merapikan dan menata meja makan. Ranty pun langsung membantunya.


"Farel ke sini kan untuk menjemput mu dan Rafi?." Tanya Ayana.


"Iya mbak, mas Farel dalam perjalanan kok." Jawab Ranty.


"Terus kapan kamu memberitahukan kehamilan mu kepada Farel? kenapa gak hari ini saja kamu kasih tahu dia? sudah kamu siapkan kado kejutannya bukan?." Tanya Ayana.


"Gak hari ini mbak aku sudah merencanakan membuat kejutan bersama Rafi di rumah dan untuk kadonya aku titipkan dulu di sini ya." Jawab Ranty.


"Ya sudah kalau gitu." Ucap Ayana.


Farel pun tiba saat Ranty dan Ayana selesai menyiapkan makan malam, Billy pun langsung berjalan ke ruang makan dan mengajak mereka semua untuk makan malam. Setelah selesai makan malam Farel meminta Ranty dan Rafi untuk segera pulang karena malam itu Farel terlihat sangat lelah.


Ranty keluar kamar untukmembuat susu hangat untuk Farel dan Rafi. Seperti biasa Ranty akan naik ke atas untuk melihat keadaan Rafi dan Edi sebelum dia kembali ke dalam kamarnya. Setelah itu Ranty pun masuk ke dalam kamar dan melihat Farel duduk di sofa bad. Ranty berjalan kearah Farel dan duduk di sebelahnya. Perlahan dia memegang kepala dan badan Farel lalu menidurkannya ke pangkuannya. Farel yang saat itu sedang memejamkan matanya pun terkejut dia hanya diam dengan apa yang di lakukan istrinya. Ranty mulai memijat pelipis Farel perlahan agar lelahnya hilang dan membuat Farel rileks. Setelah di rasa oleh Farel cukup, Farel pun menghentikan kegiatan Ranty lalu duduk dan menghadap istrinya.


"Makasih ya sayang." Ucap Farel.


"Sudah enakan mas? mas Farel pernah bilang gak boleh ada rahasia jadi apapun masalahnya harus mas ceritakan." Ucap Ranty.


"Aku gak kenapa-kenapa kok sayang, cuma badanku tiba-tiba lemas mungkin setelah istirahat akan baik-baik saja." Jawab Farel.


"Kalau gitu mas istirahat lebih cepat saja ini susu hangat nya mas minum habis itu langsung tidur." Ucap Ranty.

__ADS_1


"Iya makasih ya sayang." Ucap Farel.


**********


Di ruang makan Rafi dan Edi sudah selesai makan dan bersiap untuk berangkat beraktivitas. Ranty meminta Edi untuk mengantarkan Rafi ke rumah Billy karena pagi itu Rafi ingin berangkat bersama dengan Yoga. Setelah mereka berdua berangkat, Ranty pun langsung masuk ke dalam kamarnya untuk melihat dan memeriksa keadaan Farel karena setelah selesai sholat subuh tadi Farel mengeluh kalau kepalanya sakit.


"Gimana mas apa masih sakit kepalanya? Apa kita ke dokter saja memeriksa keadaan mu." Tanya Ranty.


"Gak perlu sayang aku sudah enakan." Jawab Farel.


"Mas Farel makam dulu ya habis gitu minum obat." Ucap Ranty.


Farel menganggukkan kepalanya,


"Makanannya aku bawa ke sini atau mas makan di ruang makan saja?." Tanya Ranty.


"Di ruang makan saja, sekalian menggerakkan badan biar gak lemas dan kaku." Jawab Farel.


"Kalau gitu ayo kita ke ruang makan. Mas Farel ke kantor apa gak?." Tanya Ranty.


"Aku harus ke kantor Ran, hari ini ada meeting yang gak bisa Rico gantikan." Jawab Farel.


"Akan aku siapkan pakaian kerja, hari ini mas Farel akan aku antar dan pulangnya akan aku jemput. Siang nanti akan aku bawakan makan siang." Ucap Ranty.


"Makasih ya sayang." Ucap Farel sambil mengecup bibir Ranty.

__ADS_1


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA


__ADS_2