Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 154...


__ADS_3

Setelah sholat isya Farel dan Ranty keluar kamar, mereka pun langsung menuju ruang makan, di atas meja makan sudah tertata makanan pesanan Ranty yang telah di siapkan oleh Edi. Ranty pun langsung duduk saat melihat makanan yang dia inginkan sudah tertata di atas meja sedangkan Farel saat akan duduk dia mencium aroma makanan yang membuatnya menjadi mual, karena tidak tahan akhirnya Farel pun langsung pergi meninggalkan ruang makan dan berlari masuk kedalam kamar mandi. Hal itu tidak membuat Ranty khawatir, dia hanya tersenyum senang merasa beruntung karena rasa mual dan muntah suaminya lah yang merasakan nya, sedangkan Edi yang melihat kakaknya dan kakak iparnya itu hanya berdiri terdiam melihat kejadian itu.


"Kamu kenapa kok diam saja, buruan duduk dan makan temani aku." Ucap Ranty yang sudah duduk dan akan menikmati makan yang sudah disiapkan adiknya itu.


"Mbak Ran, kamu gak khawatir om Farel lagi muntah-muntah di kamar mandi lho." Ucap Edi.


"Sudah duduk saja itu sudah biasa dialami saat hamil." Ucap Ranty dengan santai.


Edi yang mendengar jawaban kakak nya hanya heran karena mendengar kalau kakak iparnya sedeng hamil. "Mbak Ranty ini kenapa sih, masa' om Farel di bilang lagi hamil." Batinnya.


"Ayo makan kok bengong kamu."


Edi hanya menggeleng kepalanya, karena gak mau ambil pusing dia pun mengikuti perintah kakak dan langsung makan.


Tak lama Farel pun keluar dari kamar mandi, mukanya pucat, dia pun langsung membaringkan dirinya ke kursi yang berada di ruang tengah tanpa melihat Ranty dan Edi yang sedang asik menyantap makanan.


Ranty yang melihat suaminya hanya diam, dia hanya sibuk dengan makanan yang ada di atas meja makan, Edi yang melihat kakak iparnya yang sedang berbaring hendak memanggil tetapi di larang oleh Ranty.

__ADS_1


"Sudah biarkan saja kakak ipar mu istirahat, nanti aku yang akan urus dan gak usah banyak tanya sehabis makan akan aku jelaskan apa yang terjadi. Faham kan!." Ucap Ranty.


Edi yang mendengar ucapan Ranty itu hanya menjawab dengan anggukan kepalanya saja.


Setelah selesai makan Ranty meminta edi untuk membersihkan dan merapikan meja makan serta sisa makanan yang mereka makan, sedangkan Ranty menyiapkan teh hangat, susu hangat dan bubur yang akan di berikan untuk Farel. Setelah siap semua Ranty membawakan makanan dan minuman itu untuk Farel yang sedang berbaring di ruang tengah.


Setelah meletakkan nampan di atas meja, dia pun duduk di sebelah Farel serta memeriksa keadaan suaminya itu. Karena sentuhan tangan Ranty, hal itu membuat Farel membuka matanya dan menunjukkan senyum nya sambil menahan rasa mual nya.


"Masih mual." Tanya Ranty sambil mengelus perut Farel.


Dengan tingkat manjanya Farel pun mengangguk sambil merubah posisi tidurnya di pangkuan Ranty.


"Suapin." Ucap Farel manja.


Ranty pun mengiyakan permintaan suaminya itu.


Tiba-tiba Edi datang menghampiri mereka duduk di hadapan mereka melihat adegan Ranty menyuapi Farel.

__ADS_1


"Mbak Ranty sama om Farel ini kenapa sih?, Gak biasanya om Farel manja kayak gini." Tanya Edi heran.


"Ini semua karena mbak mu lagi hamil, jadi aku harus menerima keadaan ku saat ini untuk sementara waktu." Jawab Farel sambil menikmati bubur.


"Apa?, Alhamdulillah ya Allah akhirnya Om Farel bisa gol juga." Ucap Edi sambil menirukan adegan suporter bola.


"Apa sih kamu Ed." Ucap Ranty kesal.


"Maaf... Maaf..., Alhamdulillah akhirnya yang mbak Ranty dan om Farel inginkan terkabul juga. Apa Ayah dan ibu sudah tahu mbak?." Tanya Edi.


"Astaghfirullah, sampai lupa sayang kasih tahu keluarga, aku juga lupa gak bawa hp dan hp ketinggalan di rumah mas Billy karena buru-buru membawa mu ke rumah sakit tadi pagi." Ucap Farel.


"Sama mas, karena saking senangnya aku juga lupa." Ucap Ranty sambil tersenyum menunjukkan giginya.


Edi yang mendengar kelakuan suami istri itu hanya bisa geleng-geleng kepala saja.


TERIMA KASIH

__ADS_1


TUNGGU KELANJUTANNYA 😀🙏


__ADS_2