Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 87...


__ADS_3

Farel dan Ranty sudah di dalam mobil menuju kantor Farel. Mereka berdua langsung di jemput oleh supir kantor yang sudah di siapkan oleh Shanti untuk menjemput Farel dan Ranty. Di dalam mobil Farel tampak sibuk dengan hp dan tablet nya untuk memeriksa pekerjaan yang sedang dalam masalah.


Farel diam - diam melihat Ranty yang berada di sebelahnya, dia merasa bersalah kepada Ranty di saat hari bahagia mereka tiba-tiba ada masalah di kantor yang membuat acara yang mereka rencana menjadi berantakan.


"Sayang maaf ya. Setelah kamu antar aku ke kantor kamu bisa langsung pulang ke rumah mas Billy. Karena kata mama apartemen kita sedang di renofasi." Ucap Farel sambil menggenggam tangan Ranty.


"Aku akan ikut ke kantor saja dengan kamu, hanya ingin memastikan kamu baik-baik saja setelah itu aku akan menjemput Rafi dan Yoga pulang sekolah dan aku tadi sudah memberi kabar kepada mbak Ayana kalau aku yang menjemput mereka." Ucap Ranty sambil membalas genggaman tangan Farel.


"Apa kamu yakin. Apa gak lebih baik pulang saja dan beristirahat?." Ucap Farel.


"Kamu gak usah mengkhawatirkan aku, lebih baik mas mengkhawatirkan diri mas sendiri dari tadi kelihatan seperti orang bingung saja." Ucap Ranty.


"Takutnya kamu akan bosan dan aku gak akan bisa sepenuhnya mempedulikan dan memperhatikan mu, kalau aku sudah kerja akan fokus dengan pekerjaan ku." Ucap Farel.


"Iya aku tahu, aku akan pergi setelah memastikan kamu baik-baik saja di kantor dan hari ini aku juga sudah janji akan bertemu dengan Lesti di rumah mama Cici untuk melihat gaun yang akan aku pakai di acara resepsi nanti." Ucap Ranty.


"Ya sudah begitu." Ucap Farel.


Mobil pun tiba di depan lobi kantor Hermawan Group, Farel dan Lesti keluar dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam kantor. Farel dan Ranty masuk ke dalam lift khusus menuju lantai kantor Farel berada. Setelah tiba di lantai tujuh tempat kantor Farel berada mereka langsung masuk ke dalam ruangan Farel. Shanti yang melihat Farel dan Ranty tiba langsung berdiri dan memberi hormat kepada mereka berdua. Farel pun hanya menganggukkan kepala sedangkan Ranty tersenyum membalas senyuman Shanti.

__ADS_1


Setelah masuk kedalam ruang kerja, Farel langsung menuju mejanya dan memeriksa pekerjaan yang yang sudah di siapkan oleh Shanti. Sedangkan Ranty masuk kedalam ruang ganti Farel yang di dalamnya terdapat tempat tidur kecil lemari pakaian serta kamar mandi. Tempat itu di gunakan sebagai tempat sholat dan istirahat Farel apabila dia sedang lembur di kantor.


Ranty langsung membuka lemari dan menyiapkan pakaian kerja yang di minta oleh Farel saat mereka berada di dalam mobil. Setelah menyiapkan 7 pakaian Farel, Ranty langsung keluar ruangan Farel untuk menyiapkan segelas kopi dan mengambil makanan yang sudah dia pesan.


Saat Ranty kembali ke ruang kerja milik suaminya, Ranty melihat Farel sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian yang sudah di siapkan oleh Ranty. Ranty berjalan masuk menaruh nampan yang berisi makanan dan secangkir kopi diatas meja tamu lalu berjalan menghampiri Farel yang sedang sibuk mengancingkan bajunya.


"Sini aku bantu mas." Ucap Ranty membantu Farel mengancingkan baju dan memasangkan dasi.


"Makasih sayang, kamu dari mana kok tiba-tiba gak ada di dalam ruangan?." Tanya Farel.


"Maaf tadi aku keluar tanpa memberitahu mu, aku membuatkan mu kopi dan mengambil makanan yang sudah aku pesan." Jawab Ranty.


"Kalau aku bisa melayani suami ku kenapa meminta orang lain untuk melayaninya." Jawab Ranty.


"Itu yang membuat aku semakin sayang sama kamu." Ucap Farel lalu mencium bibir Ranty.


"Idih mas ini." Ucap Ranty terkejut.


"Ha... Ha... Ha... Sarapan pembuka sebelum benaran sarapan." Ucap Farel yang berjalan ke meja yang terdapat nampan berisi makanan yang di siapkan oleh Ranty.

__ADS_1


Ranty mengikuti Farel berjalan kearah meja tamu yang berada di dalam ruangan Farel. Ranty memesan sarapan ringan sebelum Farel melakukan aktivitasnya sebuah sandwich untuk mengganjal perutnya.


"Kelihatannya meeting nanti tidak terlalu lama, gimana kalau kamu tunggu saja aku di sini setelah itu kita sama-sama ke tempat ibu dan menjemput Rafi dan Yoga?." Tanya Farel.


"Terserah mas saja, aku sih gak masalah. Yang penting urusan mas selesai dulu." Jawab Ranty.


"OK lima menit lagi aku akan meeting kalau ada apa-apa kamu hubungi Shanti saja di luar atau kamu suruh saja dia masuk untuk menemani mu di sini." Ucap Farel yang berjalan menuju meja kerjanya mengambil tablet dan beberapa berkas.


"Memang mbak Shanti gak ikut meeting? Kok dia mas suruh menemani ku?." Tanya Ranty heran.


"Aku akan meeting dengan staf yang memegang proyek ini mereka lebih faham mengenai masalahnya. Jadi Shanti bisa santai menemani mu. Tapi ingat jangan kamu ajak keluar kantor. Dia masih aku butuhkan untuk memeriksa pekerjaan yang masuk." Jawab Farel.


"OK." Ucap Ranty.


Setelah sarapan bersama Farel pun meninggalkan Ranty di dalam ruangannya untuk pergi meeting.


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA

__ADS_1


__ADS_2