
Usia kandungan Ranty pun sudah menginjak tujuh bulan, acara syukuran pun mulai di persiapkan oleh keluarga mereka. Ranty sudah mulai mengurangi kesibukannya sebagai dokter sedangkan Farel sudah tidak mengalami mual semenjak kehamilan Ranty yang mulai menginjak usia lima bulan. Di ruang tengah keluarga inti telah berkumpul termasuk juga orang tua Natasya yang sudah dianggap sebagai keluarga inti. Sedangkan Ranty dan Farel yang sedang melakukan persiapan di dalam kamar. Ranty yang sudah selesai di rias lalu di dekati oleh Farel yang senantiasa menunggunya.
"Cantik." Ucap Farel.
Ranty hanya diam, dia pun memberikan jawaban dengan senyumannya yang manis. Farel berdiri di sebelah Ranty memegang pundak lalu duduk berjongkok menghadap Ranty memegang dan mengelus perut milik istrinya itu yang sudah mulai membesar.
"Bismillahirrahmanirrahim, ....." Ucap Farel sambil membacakan surat Yusuf dan Maria.
Ranty pun juga ikut melantunkan ayat-ayat tersebut bersama Farel.
"shadaqallahul adzim." Ucap mereka berdua.
"Alhamdulillah, makasih ya sayang sudah menjaga calon anak kita." Ucap Farel.
"Iya mas, sama-sama. Aku juga ngucapin terima kasih karena mas Farel juga menjaga kita semua." Jawab Ranty.
Tak lama terdengar suara pintu kamar di ketuk, Farel pun berjalan mendekati pintu lalu membukanya, di depan pintu terlihat seorang MOU yang memberitahukan kepada mereka kalau acara syukuran akan segera di mulai. Mereka berdua pun keluar untuk malaksanakan acara syukuran tersebut.
Acara syukuran tersebut selesai pada malam hari. Di kediaman keluarga bersama Hermawan sudah sepi karena beberapa tamu sudah pulang termasuk keluarga inti mereka seperti orang tua Ranty yang langsung kembali ke Semarang karena ayah Ranty yang harus kembali bekerja dan juga orang tua Natasya.
__ADS_1
Karena acara syukuran tersebut di adakan di rumah Pak Hermawan yang membuat mereka beberapa hari harus menginap di sana. Di dalam kamar, Ranty yang baru saja membersihkan badan nya melihat anak dan suaminya sedang bercanda dan tertawa di atas tempat tidur, Ranty pun mendekati mereka lalu ikut bercanda bersama mereka.
"Bunda malam ini Rafi bobok sini ya?." Tanya Rafi sambil memeluk erat lengan Ranty.
"*****h....." Ucap Ranty yang terhenti karena Farel memotong perkataan Ranty.
"Gak boleh." Jawab Farel dengan cepat.
"Kok gitu, tadi mama mau jawab boleh, gara-gara papa jadinya mama gak jadi jawab boleh, ya kan ma?." Ucap Rafi.
Ranty hanya mengangguk kepala saja.
Ranty pun hanya menjawab dengan mengangkat bahunya sambil tersenyum melihat wajah suaminya yang kecewa.
"Wek papa kalah." Sindir Rafi.
"Sapa juga yang kalah. Wek." Jawab Farel yang gak mau kalah.
"Ini papa gak mau ngalah sama anaknya, sudah... sudah. Anak bunda boleh kok tidur di sini." Ucap Ranty.
__ADS_1
"Makasih bun, bunda baik deh, beda sama papa gak mau ngalah sama anaknya." Ucap Rafi penuh kemenangan.
"Oh ya bun kenapa acara syukuran adik Rafi kok beda sama Yaki adik Yoga?, di acara budhe Ayana bisa tahu laki-laki atau perempuan dari kotak yang berisi balon." Tanya Rafi.
Ranty mengelus anaknya itu lalu menjawabnya. "Karena bunda dan papa mu ingin buat kejutan nanti yang keluar laki-laki atau perempuan. Memang Rafi maunya apa adiknya nanti." Tanya Ranty.
"Perempuan, biar paling cantik sendiri di keluarga Hermawan, soalnya aku liat anaknya om Rico dan tante Lesti cantik jadinya aku ingin adik ku besok harus perempuan." Jawab Rafi dengan polosnya.
"Good, kalau yang ini papa setuju dengan kamu." Ucap Farel spontan yang membuat Ranty dan Rafi langsung melihat kearahnya.
"Idih papa, bunda kan ngomong sama Rafi kok papa mesti ngomong sih." Ucap Rafi.
"Sudah... Sudah... Sudah malam ini jangan berisik, kenapa sih kalian semenjak aku hamil kok kayak Tom and Jerry aja. Ayo tidur, besok kamu harus sekolah dan yang satunya harus kerja cari uang yang banyak." Ucap Ranty yang mulai menata tempat tidur untuk mereka beristirahat.
Mendengar perintah Ranty Farel dan Rafi pun langsung membarikan badan mereka. Ranty yang berbeda di posisi tengah hanya bisa pasrah karena kedua jagoan nya memeluk dirinya di saat mereka sedang tidur.
TERIMA KASIH DAN
TUNGGU KELANJUTANNYA 🙏😀
__ADS_1