Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 59...


__ADS_3

Siang itu Farel, Ranty dan Rafi sudah sampai Surabaya, sebelum menuju apartemen mereka menyempatkan diri untuk makan di salah satu rumah makan sederhana. Setelah mobil di parkirkan Rafi dan Ranty buru - buru masuk karena Rafi sudah tidak tahan ingin ke toilet.


"Ayo bun cepat Rafi sudah gak tahan." Ucap Rafi yang terburu - buru masuk kedalam.


"Iya sebentar sayang. Mas aku antar Rafi dulu ke toilet ya." Ucap Ranty yang langsung mengejar Rafi.


"Iya." Jawab Farel.


Sambil menunggu Ranty dan Rafi, Farel mencari tempat duduk dan saat itu keadaan rumah makan cukup ramai. Setelah mendapatkan tempat Farel langsung memesan makanan yang sekiranya Ranty dan Rafi suka.


"Selamat siang pak ini menunya." Ucap salah satu pelayanan yang memberikan buku menu dan selembar kertas.


"Makasih mbak." Ucap Farel menerima itu.


Farel melihat menu itu dan memilih beberapa makanan yang tertulis di dalam buku menu dan akhirnya dia memilih tiga porsi menu ayam panggang dan nasi, dua pedas dan yang satu tidak pedas, cah kangkung, urap - urap dan tidak lupa peyek untuk pelengkapnya. Setelah selesai menulis pesanan Farel langsung memberikan selembar kertas berisi pesanannya kepada pelayan itu.


"Ini mbak". Ucap Farel kepada pelayan itu.


"Iya pak di tunggu pesanannya." Ucap pelayan tersebut setelah memastikan pesanan Farel.


Sedangkan Ranty sedang menunggu Rafi yang sedang berada di dalam toilet, tak lama dia keluar dengan wajah yang merasa lega.


"Bukannya bunda sudah tanya waktu kita berhenti di rest area apa kamu mau ke toilet atau gak?." Tanya Ranty sambil merapikan baju Rafi.

__ADS_1


"Tadi pipis nya belum mau keluar bun." Jawab Rafi.


"Ya sudah yuk ke tempat papa, pasti papa sudah memesankan kita makanan."


"OK bun." Jawab Rafi.


Setelah dari toilet mereka pun berjalan menghampiri Farel yang sudah menunggu di meja makan, saat akan ke sana Rafi tidak sengaja bersenggolan dengan lelaki, Ranty melihat lelaki itu tampak tidak asing di pikiran nya.


"Astagfirullah, mas Rasid." Batin Ranty.


Lelaki yang telah lama dia lupakan sekarang berada tepat di depannya. Ranty yang merasa kesal akhirnya memutuskan pergi setelah meminta maaf.


"Maaf pak, anak saya tidak sengaja menyenggol bapak." Ucap Ranty tanpa melihat wajahnya Ranty pun langsung pergi meninggalkan Rasid yang berdiri di depannya.


Rasid hanya terdiam melihat kepergian Ranty.


"Cantiknya kamu Ranty, sudah lama tidak melihat dirimu, sekarang terlihat sudah dewasa dan bodohnya aku meninggalkan mu demi sebuah pangkat dan kedudukan, benar-benar aku menyesal dan sangat iri karena kamu telah mempunyai anak sedangkan aku tidak." Ucap Rasid dalam hati.


Ranty mengandeng Rafi berjalan cepat menuju tempat Farel dengan wajah yang terlihat kesal dan menahan amarahnya.


"Astagfirullah, kenapa dengan aku ini." Batin Ranty.


"Maafin bunda ya sayang tiba-tiba menggandeng mu dengan kasar." Ucap Ranty.

__ADS_1


"Iya bun gak apa kok." Ucap Rafi.


Setelah sampai tempat mereka langsung duduk bersama dan di saat bersamaan makanan yang Farel pesan pun datang. Farel yang melihat wajah Ranty sedikit berbeda akhirnya mulai bertanya kepada calon istrinya.


"Kamu kenapa Ran? habis dari toilet seperti habis melihat hantu." Ucap Farel.


"Kalau bisa di bilang lebih dari hantu mas." Ucap Ranty yang terlihat kesal.


"Ya sudah kita makan saja yuk, aku sudah pesankan ayam panggang, kamu suka kan Ran?." Tanya Farel.


"Iya aku suka, maaf ya mas tiba-tiba aku kurang mood." Jawab Ranty.


"Memang kenapa, ingat aku gak mau ada hal yang di sembunyikan dari ku." Ucap Farel.


"Iya tapi gak sekarang ya ceritanya aku lagi gak mau bahas ini." Ucap Ranty.


"Ya sudah kita makan dulu." Ucap Farel.


Mereka semua menikmati makanan yang Farel pesan. Setelah selesai Farel segera membayar dan mengajak mereka untuk pulang karena Rafi sudah kelihatan mengantuk. Mereka bertiga berjalan menuju parkiran mobil mereka berjalan bersamaan karena Rafi mengantuk dan sedikit rewel akhirnya Farel memutuskan untuk menggendongnya.


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA

__ADS_1


__ADS_2