
Ranty langsung masuk kedalam apartemen nya, karena waktu sudah menjelang magrib dia pun masuk kedalam kamar untuk melaksanakan sholat magrib. Dilihat nya di dalam kamar ibu Dewi sedang khusuk melaksanakan sholat. Ranty tanpa mengganggu ibunya masuk kedalam kamar mandi mengambil air wudhu dan langsung melaksanakan sholat di sebelah ibunya. Setelah selesai ibu Dewi dan Ranty berjalan keluar kamar menuju ruang tamu untuk bersantai bersama.
"Memang buat acara besok ibu mau masak apa?." Tanya Ranty yang baru saja membuat teh untuk ibu Dewi dan dirinya.
"Edi minta di buatkan soto." Jawab ibu Dewi.
"Memang berapa orang yang kesini bu?." Tanya Ranty.
"Lima orang mbak yang aku undang, gak banyak kan." Ucap Edi yang baru saja keluar dari dalam kamar.
"Gak banyak kalau cuma lima orang, siapa saja yang kamu undang kesini?." Tanya Ranty.
"Empat orang teman baru ku di kampus dan satu lagi Sasa mbak, hari ini dia ke Surabaya dan sekarang lagi di rumah kakak nya mbak Yayuk." Jawab Edi.
"Oh iya Ran, sampai lupa ibu, kamu juga sudah kasih tahu nak Farel untuk datang ke sini besok." Ucap Ibu Dewi.
"Sudah bu, besok pak. Farel akan datang bersama Rafi." Ucap Ranty.
__ADS_1
"Ya sudah kalau begitu, Ibu mau cek dulu yang ada di dalam kulkas mu. Jadi kalau ada yang kurang ibu bisa belanja sekarang." Ucap Ibu Dewi yang mulai memeriksa kulkas.
**********
Keesokan harinya ibu Dewi dan Ranty sudah sibuk mempersiapkan makanan untuk acara nanti sedangkan Edi mempersiapkan ruangan yang akan di gunakan. Bunyi pintu di ketuk membuat mereka sedikit kaget, Edi yang paling dekat dengan pintu langsung berjalan ke arah pintu dan membukakannya. Ternyata yang mengetuk pintu adalah Rafi dan Farel.
"Assalamualaikum." Ucap Farel dan Rafi.
"Waalaikumsalam, eh Rafi dan Om Farel sudah datang, masuk dulu pak maaf kami belum siap soalnya acara nanti habis dhuhur." Ucap Edi yang menjelaskan dan mempersilahkan masuk.
Ranty yang melihat kedatangan mereka langsung menghampiri mereka. "Pak Farel sudah datang, maaf pak kemarin malam aku lupa memberi kabar jam berapa acaranya." Ucap Ranty.
"Baik dok, kalau makan belum, kata papa tadi pagi kita akan makan enak di apartemen dokter, jadi papa hari ini gak membuatkan aku sarapan." Jawab Rafi dengan polos.
Farel yang mendengarkan pernyataan Rafi hanya tersenyum malu. "Aduh anak bikin malu saja." Batin Farel.
Ranty, Ibu Dewi dan Edi yang mendengar ikut tertawa.
__ADS_1
"Ya sudah kalau kalian belum makan, ayo sarapan dulu." Ucap Ibu Dewi mengajak semuanya untuk sarapan bersama.
"Maaf Ran gak bisa kasih apa - apa, tadi sempat delivery Pizza untuk camilan acara nanti." Ucap Farel sambil memberikan empat buah kotak Pizza berukuran besar.
"Ya ampun pak gak usah repot - repot ini cuma acara makan - makan sederhana saja, lagian Edi juga gak mengundang banyak temannya." Ucap Ranty merasa tidak enak kepada Farel.
"Gak apa kok." Ucap Farel.
"Makasih ya Om." Ucap Edi yang menerima Pizza itu.
"Edi." Ucap Ranty kesal.
"Makasih ya pak, maaf sudah merepotkan bapak."
"Iya sama-sama atas undangan." Ucap Farel.
Ranty membalasnya dengan senyuman manisnya, yang membuat Farel sedikit salah tingkah. Ranty memepersilahkan Farel untuk sarapan bersama.
__ADS_1
TERIMA KASIH
TUNGGU KELANJUTANNYA.