Jebakan Indah My Husband

Jebakan Indah My Husband
Tidak boleh


__ADS_3

"Kamu tau apa yang harus kamu lakukan," jawab Rara


Leo pamit dengan senyuman yang merekah di bibirnya, entah dia harus bahagia atau tidak karena Rara tidak melarang Ray untuk menemuinya.


"Apa yang telah aku pikirkan, sadar Leo sadar," batin Leo lalu dengan menggelengkan kepalanya.


Seringnya bersama Rara membuat Leo memiliki perasaan berlebih namun Leo bukan tipe lelaki egois yang harus mendapatkan atau meladeni perasannya karena dalam hal ini Leo cukup profesional.


Dalam perjalanannya Ray sangat cemas karena Rara sama sekali tidak bisa dihubungi.


Dan Ray bingung darimana dia harus mencari istrinya tersebut.


"Kamu dimana sayang," gumam Ray dengan bingung.


Selama melakukan perjalanan selama dua puluh jam Ray sama sekali tidak bisa memejamkan matanya, pikirannya selalu menuju ke Rara.


Tepat pukul sembilan pagi waktu US, jet Ray mendarat di bandara internasional setempat.


Ray memulai mencari Rara ke rumah Ken Steven terlebih dahulu tentu sebelumnya Rara meminta Ken Steven untuk tidak memberi tahu keberadaannya.


"Bos, ada yang mencari anda." Anak buah Ken Steven melaporkan kedatangan Ray.


Ken Steven tersenyum, dia sudah menduga kalau Ray lah yang datang menemuinya.


"Suruh dia masuk," titah Ken Steven.


Anak buah Ken Steven keluar lalu menyuruh Ray untuk masuk.


"Paman Rara dimana?" tanya Ray


Ken hanya tersenyum


"Dia istri kamu mengapa kamu bertanya pada paman Ray," jawab Ken Steven


"Aku tau paman tapi dia pergi dengan membawa anak kami," kata Ray

__ADS_1


Bughhh


Ken Steven melayangkan pukulan di wajah Ray


"Apa-apaan paman ini!" teriak Ray


"Ini balasan untuk kamu yang tidak becus menjaga Rara, mana janji manismu dulu yang bilang akan mencintai dan menyayanginya dengan sepenuh hati kamu," sahut Ken Steven


Ray terdiam mendengar penuturan Ken Steven


"Kamu bilang tidak akan menyakitinya bahkan seekor semut tidak kamu biarkan menggigitnya namun kenyataannya apa! apa kurang puas kamu hampir saja membunuhnya tak hanya Rara tapi bayi yang tidak berdosa hampir saja jadi korban keegoisan kamu," imbuh Ken Steven


"Maafkan aku paman," ucap Ray dengan lirih.


"Jika minta maaf mu berguna semua orang di dunia tidak akan kena karma," sahut Ken Steven.


"Saya ingin menebus semuanya paman, bisa tolong beritahu saya dimana Rara?" tanya Ray


"Aku tidak tau, kamu cari saja dimana Rara," jawab Ken Steven


Ray tertawa mendengar jawaban Ken Steven


"Kamu cari saja sendiri," ucap Ken Steven lalu menyuruh anak buahnya untuk membawa Ray pergi.


Ray kini harus berjuang sendiri untuk mencari dan mendapatkan maaf dari Rara.


Seusai dari rumah Ken Steven Ray pergi ke rumah almarhum orang tua Rara namun rumah itu nampak kosong.


"Dia tidak di sini," kata Ray


Ray kini bingung harus mencari kemana, dia kini ingat kalau Rara memiliki rumah di Beverly hills dan Ray mulai mencari kesana.


Rara bingung alamat Rara, lalu dia meminta Revan untuk mencari tau alamat Rara.


Beberapa saat kemudian Revan mengirimkan daftar list pemilik rumah mewah di Beverly hills.

__ADS_1


Dan dia menemukan alamat Rara.


Dengan senyum merekah Ray pergi ke rumah Rara, dia berharap Rara mau memaafkannya dan membawa Rara kembali.


Setibanya di rumah Rara, Ray melihat banyak sekali yang menjaga rumah Rara.


"Aku kesini ingin bertemu dengan Rara istriku," kata Ray


"Mohon maaf, nyonya tidak mengijinkan siapa pun masuk termasuk Raymond Toretto," sahut penjaga di sana


"Apa-apaan kalian bagiamana bisa kalian melarang aku masuk!" protes Rara


"Sudah lah, pergi sana!" usir penjaga Rara


Ray yang tidak terima membogem penjaga tersebut sehingga terjadilah perkelahian antara Ray dan penjaga Rara.


Ray yang sendiri tentu kalah dengan penjaga Rara, dia kini yang babak belur karena dihajar balik.


"Pergilah jangan memaksa masuk, tak peduli siapa anda kami hanya menjalankan perintah jadi mohon kerja samanya," kata penjaga


Ray yang kesakitan memilih pergi dari sana karena percuma dia melawan.


Ray mencari hotel untuk tempat tinggal sementara, dia mengobati lukanya sendiri lalu istirahat sambil berfikir bagaimana bisa bertemu sang istri.


"Leo, iya Leo," kata Ray


Rencananya Ray akan membujuk Leo untuk bisa menemui Rara.


Sore ini Ray datang ke perusahaan Rara namun Dewi fortuna tidak berpihak padanya karena Leo tidak ada di kantor.


Ray mulai frustasi


"Kenapa sih sayang," katanya.


Ray mencoba datang ke rumah Rara lagi dia berusaha berbicara baik-baik pada penjaga supaya mengijinkan Ray masuk namun mereka tetap bersikeras melarang Ray masuk.

__ADS_1


Mau nggak mau Ray kembali ke mobilnya, dia menatap rumah Rara dengan mata yang basah.


"Segitu bencinya dirimu padaku? sehingga tidak mengijinkan aku untuk masuk rumah kamu,"


__ADS_2