
"Le bagaimana kalau kita segera menikah," ajak Riana yang membuat Leo Shock untuk yang keberapa kalinya.
"Ri, menikah itu bukan permainan yang ketika kamu ingin kamu bisa memintanya. Banyak hal yang harus diperhitungkan sebelum menikah," jelas Leo
"Kita berbeda keyakinan, kita juga belum lama kenal jadi jangan buru-buru," imbuh Leo
Riana hanya diam menunduk karena malu, bisa-bisanya dia seagresif ini dan tidak tau diri seperti ini.
"Iya Leo maaf," kata Riana lalu dia menuju tempat tidur untuk tidur.
Leo yang lelah memutuskan untuk kembali ke kamarnya sedangkan Riana tidak bisa tidur karena memikirkan Leo
Lama dalam kegalauan hingga akhirnya Riana tidur juga.
Tiga hari berlalu, dua hari lagi mereka akan kembali ke tanah air dan ini membuat Riana sedih karena tidak bisa bertemu dengan Leo lagi.
"Kalau aku kangen gimana?" Riana bermonolog dengan dirinya sendiri di dalam kamarnya.
Leo yang ada meeting dengan Rara memutuskan untuk tidak ke kantor, dia memilih bertemu Rara untuk membahas hal-hal penting mengingat Rara akan segera kembali ke tanah air.
"Semua kamu atur Leo, untuk proyek yang di Timur tengah kamu benar-benar awasi jika proyek tersebut mangkrak kamu ambil alih dan kita lanjutkan tanpa adanya mereka," pesan Rara
"Siap bos," sahut Leo.
__ADS_1
"Memang rencananya begitu, jika mereka tidak memberikan lahannya kita akan terus menekan mereka hingga mereka menyerah," imbuh Leo
"Bagus Leo, tapi bagaimana dengan pemerintah di sana?" tanya Rara
"Tidak terlibat," jawab Leo
Usai membahas bisnis, Leo dan Rara membahas terkait Riana.
"Bagaimana kalau kamu menikah dengan kak Riana Le," kata Rara yang seketika membuat Leo meletakkan berkasnya.
"Apa maksud kamu?" tanya Leo dengan ekspresi yang datar
"Kalian kan sudah jadian jadi kenapa kalian tidak menikah," jawab Rara
"Ra, kamu sangat mencintai kamu dan aku juga menghargai kamu sebagai atasan aku jadi tolong jangan meminta hal yang diluar kemampuan aku," sahut Leo
"Sampai kapan seperti ini bukan urusan kamu Ra, asal kamu tau aku berpura-pura seperti juga tersiksa, aku membohongi Riana membohongi diriku sendiri, belum lagi aku harus berpura-pura bersikap mandi padanya," jawan Leo
"Lama-lama kamu bisa mencintainya Le," timpal Rara
"Berapa lama aku bersamanya tapi aku belum bisa menggantikan dirimu di hatiku," kata Leo
Di sisi lain Rafathar terus saja menangis sehingga Ray agak kewalahan.
__ADS_1
"Biar aku susulkan ke mamanya," kata Riana
"Dia lagi meeting bersama Leo," sahut Ray
"Nggak papa, sekalian aku ingin melihat Leo," timpal Riana dengan terkekeh.
"Kamu dan Leo memangnya pacaran?" tanya Ray
"Iya, dia tu sangat mencintai aku Lo Ray, sama seperti kamu mencintai Rara," jawab Riana
"Semoga saja Ri," timpal Ray
Kemudian Riana membawa Rafathar kecil yang menangis namun aneh saat dalam gendongan aunty nya Rafathar malah tenang.
"Lo alah sayang kamu kok tenang sekarang," kata Riana
Saat akan masuk tak sengaja dia mendengar pembicaraan Rara dan Leo.
"Kamu harus mencoba mencintai kak Riana dan lupakan aku," kata Rara
"Bagaimana kalau aku tidak bisa? bukannya aku akan membohonginya," sahut Leo
Riana bagai disambar petir saat mendengar obrolan Rara dan Leo.
__ADS_1
Dia tidak menyangka Leo membohonginya.
"Kalian membohongi aku?"