
Steven sangat merindukan Rara, apalagi Rara mengingatkannya akan istri atasannya yang bernama Rena.
Dulu Steven sangat mengagumi Rena yang tak lain adalah istri atasannya. Bagi Steven Rena adalah wanita yang manis, baik, bersosial tinggi serta pemberani.
Bisa melihat Rena sudah cukup bagi Steven, karena rasa yang begitu besar terhadap istri atasannya membuat Steven melajang dan sampai sekarang dia masih memendam perasaan untuk Rena.
************
"Paman Ken kapan datang? dan ada urusan apa?" tanya Rara.
Rara tidak tau kalau Ken Steven adalah pemilik empire Ra Grup yang terkenal di seluruh dunia. Ken sendiri tidak menyukai kamera sehingga jarang ada orang yang tau wajah Ken Steven.
"Anak paman, mau bertunangan," jawab Steven.
"Wah, Rara ingin sekali bertemu dengan anak paman," kata Rara.
"Oh ya siapa namanya paman?" tanya Rara
"Namanya adalah...." Belum sempat menjawab mama Rara memanggil semuanya untuk makan sekalian berbuka bersama.
"Maaf Sukma, saya harus pamit karena nanti malam saya diundang makan malam dengan kelaurga calon suami anak saya." Steven menolak ajakan makan mama Ray.
"OOO begitu pak Steven, ya sudah kalau begitu," ucap mama Rara dengan kecewa.
Sebelum pergi, pak Steven mengajak papa Rara untuk bicara empat mata.
"Ada apa pak?" tanya papa Rara
"Brawijaya, aku harap kamu menjaga Rara dengan baik," pesan Steven
"Tentu kami akan menjaganya dengan baik, kami sudah menganggapnya anak kami sendiri, bagaimanpun kami memiliki hutang budi yang amat sangat besar kepada Tuan dan Nyonya. Jika bukan dari harta warisan mereka, kami tidak akan seperti ini," ucap Papa Rara.
__ADS_1
"Baguslah kalau kamu bukan tipe orang yang lupa akan kulitnya," sahut Steven dengan lega.
Seusai berbicara Steven pamit pulang, dia rencana akan mengundang Rara di acara pertunangan anaknya nanti
Kini keluarga Rara berkumpul di meja makan untuk berbuka,
"Ray mana Ra? tumben nggak ngantar kamu," tanya papa
"Katanya dia ada acara makan malam penting pa, jadi harus bersiap," jawab Rara dengan memasukkan makanan ke dalam mulutnya.
"Kalau bisa, suruh dia melamar kamu secara resmi dan tentukan hari pernikahan kalian, papa takut kalian khilaf dan melakukan hal itu sebelum menikah," ujar papa
"Kami sudah pernah melakukan hal itu pa," batin Rara dengan menatap mama dan papanya.
"Kami sungguh minta maaf kepada kamu Ra, karena saat itu mama dan papa telah mengusir kamu," ucap papa Rara dengan menyesal.
"Iya pa, ini semua juga karena Raka brengsek itu," sahut Rara
Mendengar jawaban dari mama, membuat Rara baru sadar, apa Raka telah menikah dengan Sheryl apa belum?
"Entah ma, Rara udah nggak mau tau tentang Raka lagi, lagian mungkin kini dia sudah bahagia dengan wanitanya," jawab Rara.
Tanpa Rara ketahui, Raka dan Sheryl kini menjalani pengobatan karena kejiwaan mereka terguncang.
**********
Makanan sudah disiapkan, tinggal menunggu kedatangan Ken Steven dan orang-orangnya.
"Gak sabar ingin bertemu papa," kata Rea
"Tante juga, sungguh tidak sabar membahas hari pertunangan lalu pernikahan kalian, semoga lancar tanpa ada kendala dari pihak manapun," sahut mama dengan melirik Ray.
__ADS_1
Mama yakin kali ini Rara akan menerima kekalahannya.
"Akhirnya Ray, kamu menikah dengan wanita yang sepadan dengan kamu, bukan wanita dengan status rendah seperti Rara," kata mama Ray.
"Untung kamu langsung sadar dan merubah haluan kamu, coba kalau tidak mau ditaruh mana muka mama ini Ray," imbuh mama
"Jangan rendahkan Rara ma, jangan sombong. Di atas langit masih ada langit. Bahkan yang tadinya di atas bisa jadi di bawah, atau sebaliknya," kata Ray yang membuat mamanya kesal.
"Nggak mungkin Ray," ucap mama Ray tak terima dengan perkataan Ray.
"Mama pernah dengar berita apa nggak, seorang Crazy rich harus berakhir tragis karena kesombongannya," sahut Ray
"Ray, jaga ucapan kamu!" seru mama Ray
"Beraninya kamu menyamakan mama dengan OKB itu, bertahun-tahun bisnis keluarga kita terus meroket bagaimana bisa kamu menyamakan mama dengan crazy rich!" omel Mama
"Kan mama juga hampir sama seperti mereka," sahut Ray
Rea mencoba melerai namun, dia malah di teriaki Ray dan juga mamanya.
"Diam Rea!" teriak mama dan Ray barengan.
"Ya sudah lanjut," teriak Rea balik dengan kesal.
Saat asik berdebat dengan mamanya, ponsel Ray berbunyi dan dia pun menjauh untuk mengangkat panggilan telpon dari Revan.
"Pak ada kabar terbaru mengenai foto yang saat itu saya tunjukkan, dan ternyata benar Rara adalah cucu Jenderal besar Richard.
Dia memiliki satu orang anak yang bernama Rayan Richard dan menikah dengan Rena, merekalah yang ada di dalam foto yang waktu itu anda tunjukkan pada saya," kata Revan.
"Baik Revan, dua jam lagi kata berumah di tempat biasa," sahut Ray lalu dia memutuskan panggilannya secara sepihak.
__ADS_1
Ray nampak tersenyum, "Siapa kamu sebenarnya sayang?"