
"Menurut kamu, aku mencintai kamu atau tidak?"
Leo malah melemparkan pertanyaan balik pada Riana.
Tentu mendengar pertanyaan balik Leo, Riana tersenyum senang.
"Tentu kamu mencintai aku Leo, kan siapa lagi wanita indonesia yang kamu kenal dengan inisal R selain aku," jawab Riana dengan polos dan percaya diri.
Leo nampak terdiam, dia sungguh bingung harus bagaimana. Apa dia berkata terus terang kalau yang dicintainya adalah Rara atau berpura-pura mencintainya seperti keinginan Rara.
Riana yang merasa bahagia memeluk Leo dan Leo sangat kaget dengan pelukan dari Riana.
"Aku mencintai kamu Leo," kata Riana
Leo serba bingung kini, menerima pelukan Riana, menolak atau membiarkannya.
"Kamu tau Leo, aku sangat bahagia. Memang benar apa kata Rara kalau cinta dan benci beda tipis," ucap Riana.
"Dulu kita seperti tom and Jerry yang selalu bertengkar tiap bertemu namun kini kita malah saling cinta," imbuh Riana.
"Iya betul," sahut Leo lalu mengurai pelukan Riana.
"Kamu kenapa nggak bilang kalau kamu mencintai aku?" tanya Riana
"Cinta nggak usah diucapkan, yang penting kamu tahu perasaan aku bagaimana," jawab Leo yang membuat Riana tersenyum.
"Benar sih Le," sahut Riana.
Riana yang senang memeluk Leo lagi dan kali ini mau nggak mau Leo juga membalas pelukan dari Riana.
"Maafkan aku Ri karena berbohong," batin Leo
Riana nyaman dalam pelukan Leo sehingga dia terbuai dan enggan untuk melepas pelukannya.
__ADS_1
"Le," panggil Riana
"Apa," balas Leo
"Kamu pernah berciuman?" tanya Riana
"Pernah, lagipula masak kamu nggak tau kalau berciuman itu hal yang biasa di Amerika," jawab Leo yang membuat Riana melepas pelukannya.
"Pasti banyak wanita yang tergila-gila padamu," terka Riana.
"Banyak, ada yang mengejar karena cinta ada juga yang mengejar aku karena mereka tau kalau aku adalah tangan kanan pemilik R.A Grup," kata Leo
"Semua kamu cium?" tanya Riana
"Mereka yang mencium aku dulu, sealim alimnya kucing kalau disuguhi ikan pasti akan tergoda begitu pula dengan aku, kalau ada cewek yang mencium aku ya sikat," jawab Leo dengan terkekeh.
"Kamu bisa saja Le, aku ini nanya serius," protes Riana.
"Aku hanya benar-benar mencintai satu wanita namun aku tidak pernah menciumnya," ucap Leo yang lagi-lagi membuat Riana salah paham.
Riana nampak kesal tapi dia juga tidak bisa menyalahkan Leo.
"Tadi saat aku mencium pipi kamu kenapa kamu nggak bereaksi?" tanya Riana
"Aku hanya menghargai kamu Ri, kamu kan kakak dari atasan aku," jawab Leo
"Tapi Le....." belum sempat melanjutkan kata-katanya Leo sudah menyela
"Apa kamu mau aku mencium kamu juga?" tanya Leo
"Iya eh nggak. Haduh," jawab Riana dengan plinpan karena bingung.
Leo tersenyum dan ini membuat Riana gemas dan dia langsung saja mencium bibir Leo.
__ADS_1
Leo yang shock hanya diam saat Riana mencium bibirnya dan ini membuat Riana malu lalu melepas ciumannya.
"Maafkan aku Le," kata Riana dengan menunduk
"Nggak apa-apa kok, kamu agresif juga ya," ucap Leo dengan tertawa.
"Kenapa kamu hanya diam saja?" tanya Riana
"Aku shock saja," jawab Leo
Leo yang tidak ingin Riana menciumnya lagi mencoba mengganti topik pembicaraannya dia bertanya bagaimana sekolah Riana.
"Aku dulu saat lulus kuliah sempat bekerja di kantor papa selama dua tahun sebelum melanjutkan kuliah kembali ke Jepang. Pernah ditawari mama dan papa untuk menikah tapi aku menolak karena aku ingin menggapai cita-cita aku dulu." Riana bercerita panjang kali lebar pada Leo
"Kalau kamu?" tanya Rara
"Aku hanya membutuhkan waktu dua tahun untuk lulus kuliah lalu bekerja di sebuah perusahaan properti sambil melanjutkan studi dan saat lulus aku ditarik Ken Steven untuk menjadi Asisten Rara," jawab Leo
Lama mengobrol tiba-tiba hujan turun dengan lebat sehingga mau nggak mau Riana menginap di apartemen Leo.
"Kamu tidur di kamar tamu ya," kata Leo
"Baik Le," ucap Riana.
Leo mengantar Riana ke kamar tamu, dia menata tempat tidur untuk Riana.
"Benar-benar lelaki idaman," gumam Riana dengan mata yang tidak mau lepas dari Leo.
"Kamarnya sudah siap Ri," kata Leo
"Terima kasih, kamu benar-benar lelaki idaman ya Le," puji Riana
"Kamu bisa aja, lagipula cuma membersihkan dan menata tempat tidur," sahut Leo
__ADS_1
"Le bagaimana kalau kita segera menikah,"