
Tiga episode terakhir
"Pekerjaannya adalah menjadi pendampingku dan menjadi ibu anak-anakku. Jujur Ri, aku nggak mau jauh dari kamu lagi," jawab Leo.
Riana membolakan matanya, dia menatap Leo dengan lekat. Terselip keraguan akan Leo karena menurutnya ini terlalu cepat untuk melamar.
"Le, kamu yakin ini murni hasil ide kamu?" Riana mempertanyakan.
"Iya ini hasil karya hati aku yang menciptakan cinta untukmu," jawab Leo.
"Bukan hari ide Rara kan?" tanya Riana lagi.
"Bukan," jawab Leo.
"Kamu tidak percaya padaku?" tanya Leo.
"Percaya, tapi ini terlalu cepat buat aku, dua Minggu yang lalu jelas-jelas kamu bilang kalau kamu mencintai Rara tapi mengapa saat ini kamu ingin menikah dengan aku," jelas Rara.
"Aku sendiri juga tidak tau Ri, kenapa aku begitu ingin bersama kamu," sahut Leo.
"Sudahlah, jangan terus bertanya. Sekarang apa kamu mau menerima pekerjaan dari aku atau tidak?" tanya Leo.
"Aku tidak punya pilihan Leo selain menerima kamu karena aku tidak ingin tersiksa lagi karena virus ini," jawab Riana.
"Makasih Ri," kata Leo lalu memeluk Riana.
__ADS_1
Riana yang agresif bertemu dengan Leo yang sebenarnya agresif jadi munculah dua insan agresif.
Tak mau banyak bicara lagi, Leo dan Riana langsung berpaut. Nafas mereka berdua saling memburu untuk mengobati rasa rindu yang selama dua Minggu ini menyiksa mereka.
"Mau lebih?" tanya Leo.
"Jangan, dalam keyakinan aku kita tidak boleh melakukan hal lebih," jawab Riana.
Leo memaklumi dan menghargai keyakinan Riana, berbeda dengan dirinya yang tidak memiliki itu semua. Hidup di US semua bebas termasuk melakukan hubungan badan tanpa pernikahan terlebih dahulu tak hanya itu menikah dengan sesama jenis juga legal di sana.
"Tapi kalau kamu ingin melakukan DP boleh kok." Leo bingung dengan kata-kata Riana yang menurutnya ambigu.
"Dp? aku tidak ingin melakukan kredit apapun RI, aku bisa beli secara cash tanpa harus kredit," sahut Leo.
"Dp aku Le," timpal Riana.
Akhirnya Leo paham apa yang dimaksud Riana dan dia tertawa ngakak.
"Astaga, astaga," ucap Leo lalu melanjutkan pekerjaannya melakukan DP.
Bagaimana bentuk DP dan berapa banyaknya hanya Leo dan Riana yang tau.
*************
Di Algeria Sherly dan Riad memiliki anak yang tampan, Sherly dan Riad sangat bahagia dengan hadirnya buah hati mereka apalagi keluarga Riad sangat menyayangi Sherly.
__ADS_1
Bisnis Sheryl dan Riad juga berkembang pesat bahkan kini mereka memiliki dua cabang.
"Terima kasih sayang kamu telah mendampingi aku," kata Riad.
"Aku yang seharunya berterima kasih sayang karena kamu mau kembali ke Indo lagi untuk menjemput aku," sahut Sherly.
"Kejadian yang lalu kita buat pelajaran ya sayang, aku janji akan setia padamu hingga maut memisahkan kita," imbuh Sheryl.
"Iya sayang," sahut Riad.
"Meskipun dulu aku adalah wanita yang sangat jahat tapi Tuhan masih sayang padaku, Tuhan masih mengirim kamu kembali untuk sama-sama membesarkan Adzriel Benbrahim," kata Sheryl.
"Bagiamana kalau kita ke negara kamu sayang, aku ingin berterima kasih pada seseorang," ucap Riad.
"Ayo, aku juga ingin menemui Rara mantan istri Raka," kata Sheryl setuju.
Sheryl dan Riad saling peluk, Riad menyimpan baik-baik kerjasamanya dulu dengan Ray dan Revan untuk menghancurkan Sheryl dan Raka. Dia tidak ingin Sheryl tau kalau Ray lah dibalik rempeyek selama ini.
Tak hanya Sherly dan Riad yang ingin ke Indonesia, Raka juga memutuskan untuk pulang ke indo karena sebuah urusan bisnis.
Dia kini juga sukses dengan bisnis yang dia geluti di negeri orang oleh sebab itu dia ingin melebarkan sayap di negaranya.
Dua hari kemudian Raka telah sampai di bandara Internasional, saat ingin mengambil koper tiba-tiba seorang wanita menabraknya.
"Maaf, maaf," kata wanita tersebut.
__ADS_1
Mata Raka melihat si wanita dari atas kebawah.
"Lain kali hati-hati ya," kata Raka lalu pergi meninggalkan si wanita.