Jebakan Indah My Husband

Jebakan Indah My Husband
Pesta pertunangan


__ADS_3

"Kok bersamaan sekali ya ma, Ray juga bertunangan di hotel itu juga," batin Rara.


Berbagai asumsi muncul di kepala Rara, apa mungkin anak paman Ken Steven adalah Rea? atau hanya tempatnya saja yang kebetulan sama?


Mama yang melihat Rara melamun pun menepuk bahu anaknya.


"Kok melamun?" tanya mama


"Nggak papa kok ma, nanti apa Rara kesana sendiri atau bersama mama dan papa?" jawab dan tanya Rara.


"Kamu datang sendiri saja ya sayang, mama dan papa ada acara penting lainnya, titip salam saja buat paman Ken Steven," jawab mama dengan tersenyum.


"Oh ya sudah ma, Rara berangkat sendiri," sahut Rara.


Keesokannya di Ray Grup, mama Ray datang menemui Rara karena kebetulan Ray dan Revan ada meeting di luar.


"Halo nona Rara," sapa mama Ray basa basi


"Ada apa nyonya Toretto?" tanya Rara yang sudah curiga dengan kedatangan calon mama mertuanya.


"owh, galak sekali," sahut mama Ray


"Katakan apa tujuan anda nyonya?" tanya Rara

__ADS_1


"Aku secara pribadi ingin mengundang kamu untuk menghadiri pesta pertunangan Ray dan Rea besok kamis malam," jawab nyonya Toretto.


"Aku masih peduli dengan perasaan kamu lo, sehingga aku mengijinkan kamu untuk melihat kebahagiaan Ray dengan Rea, namun aku harap kamu menjaga kesehatan jantung kamu terlebih dahulu dan ingat minum obat darah tinggi karena hotel efg jauh dari rumah sakit," imbuh Mama Ray dengan tersenyum penuh kemenangan


Rara nampak menyeringai, ingin sekali dia tertawa ngakak di depan mama kekasihnya tersebut.


"Baiklah calon mama mertua sayang, saya akan menjaga kesehatan jantung saya, dan meminum obat darah tinggi sebelum pergi kesana," sahut Rara yang membuat mama nampak kesal.


"Baguslah, supaya kamu tidak merepotkan orang-orang yang ada di sana," timpal mama Ray


"Oh ya dan satu lagi jangan panggil aku mama mertua karena kamu nggak pantas jadi menantu aku," ucap mama Ray


"Andalah yang tidak pantas menjadi mertua saya nyonya," sahut Rara


"Nyonya nyonya, anda selalu mencari gara-gara dengan saya namun akhirnya anda sendiri yang kesal, untuk kedepannya lebih baik pikirkan lagi untuk mencari gara-gara dengan saya, dan lebih baik anda yang meminum obat darah tinggi serta menjaga kesehatan jantung siapa tau nanti anda yang shock," ucap Rara dengan tersenyum.


"Oh ya terima kasih atas undangannya, saya tau anda sangat perhatian dengan saya sehingga bersusah payah mengundang saya pribadi," imbuh Rara.


Mama Ray yang kesal memilih untuk pergi dan meninggalkan Rara, dia tak menyangka Rara terlihat tegar meski jelas-jelas Ray akan bertunangan.


Sebelumnya Ray sudah konfirmasi kepada Rara kalau dia akan bertunangan pada Kamis malam, Rara sangat sedih namun Ray mengatakan yang sebenarnya sehingga Rara nampak lega. Ray juga memintanya untuk hadir dalam pesta pertunangannya nanti meski Rara sempat menolak dan tidak setuju dengan rencana Ray namun akhirnya dia bersedia untuk datang.


Hari yang ditunggu-tunggu telah datang terlebih Ray dan mamanya, mama Ray yang tidak sabar untuk acara pertunangan Rea dan anaknya serta tamu penting dari Ken Steven, sedangkan Ray tidak sabar untuk acara tunangannya yang akan menjadi surprise untuk mamanya.

__ADS_1


Rehan dan Revan juga hadir dalam acara pertunangan Ray, Rehan nampak gugup sekali dengan rencana Ray namun dia harus membuktikan kalau dia benar-benar ingin bertanggung jawab atas perbuatannya di malam panas itu.


Ray bersiap dengan setelah jas warna hitam miliknya, begitu pula dengan mama Ray yang memakai dress warna merah dengan rambut yang disanggul modern.


Meski telah berusia namun mama Ray masih sangat cantik, untuk pertunangan ini suaminya Toretto tidak dapat hadir karena pekerjannya tidak dapat ditinggal lagipula beliau juga kurang setuju akan rencana istrinya yang memaksakan kehendak kepada anaknya.


Toretto lebih bijak dari Raina, dia tidak begitu memaksakan kehendak pada Ray, asal anaknya bahagia dia akan ikut bahagia.


Di sisi lain, Ken steven juga bersiap dengan setelan jas warna hitam, begitu pula dengan Rea yang memilih warna merah untuk gaunnya.


Rea nampak cantik dengan gaun miliknya, Raina Toretto lah yang memilihkan gaun itu untuk Rea.


Kini Rara telah sampai di hotel efg tempat dimana Ray akan bertunangan, dia lebih memilih acara pertunangan Ray, dia sudah konfirmasi pada Steven kalau dia tidak bisa datang karena ada acara uang lebih penting lainnya dan Steven memakluminya.


Rara melihat Ray dan Rea di depan dengan Ray maupun Mama Ray.


Nampak Ray dan Rea sangat cocok


"Apa aku pergi saja dari sini? meskipun Ray hanya pura-pura namun aku cukup sakit melihat mereka berdua," batin Rara.


Rara yang galau akhirnya memutuskan untuk mencari minum, dan tak sengaja matanya melihat Steven.


"Paman Ken Steven?"

__ADS_1


__ADS_2