Jodoh KEDUA

Jodoh KEDUA
Eps. 24


__ADS_3

Moment seperti ini lah yang selalu Giyan tunggu setiap waktu, bisa berdua dengan sang pujaan hatinya walau hanya sebatas teman. Namun Giyan baru menyadari jika ucapannya yang terakhir membuat Naina diam seribu bahasa.


"Maksudku meminta syarat itu, biar kamu tak sembarangan cari wanita yang ingin kamu jodohkan dengan ku Nai, setidaknya wanita itu harus lebih cantik dari mu". Jelas Giyan buru-buru agar Naina tak menyadari jika Giyan keceplosan memberi Naina syarat seperti itu.


Karena jauh di dalam lubuk hatinya hanya Naina lah yang Giyan harapkan untuk menjadi pendampingnya. Dan jika Giyan rela dan menerima perjodohan itu karena Naina lah yang memilihkan wanita untuknya. Setidaknya Giyan tak mau membuat Naina kecewa atas apa yang telah dilakukan Naina untuk dirinya.


Naina mulai tersenyum lagi setelah Giyan berhasil menjelaskan maksud ucapannya.


"Tentu bos, dia lebih cantik dan juga sepertinya wanita yang baik. Namanya Salsa, dia anak rekan bisnisnya mas Reyhan". Jawab Naina spontan mengutarakan niatnya menjodohkan Salsa dengan Giyan.


"Baiklah, kamu atur saja seperti apa nantinya. Aku akan menuruti apa perintah mu, toh hati ku serasa sudah beku dan yang bisa mencairkan hati ku hanya wanita ku yang telah bersuami itu" Ucapnya seraya menunduk seakan sangat pilu jika teringat akan cintanya kepada sang wanita bersuami yang tak lain adalah Naina.


Melihat ekspresi Giyan yang tak bersemangat Naina pun berinisiatif menyentuh tangan Giyan dan menggenggamnya. Giyan tersentak, namun sangat nyaman rasanya berada dalam genggaman tangan Naina.


"Jangan patah semangat bos, bukalah hati mu, biarkan cinta lain masuk dan menggantikan posisi cinta mu yang menyakitkan itu". Ujar Naina seraya menatap Giyan.


Ucapan Naina tak dijawab Giyan secara lisan, hati Giyan lah yang bersuara, "Wanita yang kau sebut membuat cinta yang menyakitkan di hati ku itu kamu Nai, namun tempat mu dihati ku tak kan terganti siapa pun. Entah suatu hari kau bisa ku miliki atau tidak yang pasti kamu akan selalu ada di hati ku".


Kemudian mas Joko pun datang dengan membawa pesanan Naina dan Giyan.


Mereka pun mulai menikmati makan siangnya dengan obrolan santai yang membuat mereka terlihat lebih relaks setelah obrolan serius mereka tadi.


🌺🌺🌺

__ADS_1


Hari pun cepat berlalu. Malam jarinya Naina berusaha mencari informasi lebih lengkap mengenai Salsa lewat suaminya. Dan dengan berbagai alasan Naina berusaha menyakinkan Reyhan akan niatnya menjodohkan Salsa dengan Giyan, akhirnya Reyhan pun bersedia membantu sang isteri.


Pertemuan Giyan dan Salsa pun telah direncanakan oleh Naina. Dan Salsa pun begitu sangat menyukai karakter Giyan. Bagaimana tidak? Secara fisik Giyan sangatlah sempurna dengan wajah yang berbilang ganteng, pekerjaan mapan, dan dari keluarga yang sangat baik.


Hari demi hari pun Giyan berusaha lalui dengan mencoba mencintai Salsa sesuai permintaan sang pemilik hati sesungguhnya. Tak terasa 2bulan sudah Salsa hadir dan menambah warna di hidup Giyan. Walau sampai detik ini Giyan belum bisa mencintai Salsa namun karena permintaan Naina pula, akhirnya Giyanpun melamar Salsa dan mereka pun akan menikah secepatnya.


Tak ada yang bisa Giyan harapkan selain melihat Naina bahagia dan terus tersenyum. Apapun kemauan Naina akan dirinya lakukan walau harus mengorbankan hati dan perasaannya.


Sedangkan Naina sendiri merasa senang karena menurutnya berhasil membuat Giyan move on dari wanita bersuami yang Giyan cintai. Naina tak menyadari penderitaan yang Giyan rasakan karena mencintai dirinya dalam diam dan ketidakberdayaan.


πŸ€πŸ€πŸ€3 bulan kemudian...πŸ€πŸ€πŸ€


Semua keadaan telah berubah, banyak terjadi diantara Naina dan rumah tangganya bersama Reyhan, dan juga hubungan Naina dan Giyan yang terlihat semakin dekat. Giyan pun sudah berubah, tak seperti Giyan yang dulu. Pasalnya saat ini Giyan telah berstatus sebagai seorang suami.


Naina tetap melanjutkan kariernya setelah mendapat izin dari Reyhan. Reyhan sendiri sebenarnya lebih menginginkan Naina fokus terhadap kehamilannya, tapi siapa yang bisa menolak keinginan Naina yang selalu ingin menang dalam segala hal.


Serta kedua sahabat Naina pun, si Nita tengah mempersiapkan pernikahannya, sedang Tika sudah menikah selisih 1 hari dengan pernikahan Giyan dan Salsa.


Semuanya begitu cepat berubah dalam beberapa bulan saja. Namun seakan bertolak belakang cinta Giyan justru semakin kuat dan mendarah daging dalam dirinya. Giyan telah berusaha menerima dan mencintai Salsa dengan sepenuh hati, namun apalah daya? dirinya tak kuasa menyingkirkan perasaannya terhadap Naina.


Setelah pernikahannya, Giyan merasa kecewa dengan Salsa lantaran ada masa lalu Salsa yang disembunyikan darinya. Salsa telah ternoda sebelum dirinya menikah dengan Giyan. Fakta itu yang membuat dinding penghalang antara dirinya dan Salsa semakin tinggi.


Ditambah peringai Salsa yang semakin hari semakin ketahuan tabiat aslinya yang sering membuat Giyan jengkel dan kesal. Pasalnya Salsa itu tipe wanita yang susah diatur. Itu sebabnya Giyan sering bertikai dengan isterinya. Selain tak memiliki rasa cinta yang tulus, Giyan merasa tak cocok dengan sikap dan perilaku Salsa.

__ADS_1


Sedang Naina sangat setia mendengarkan keluh kesah Giyan, lantaran Naina merasa bertanggung jawab jika terjadi masalah dalam rumah tangga Giyan dan Salsa, karena semua orang tahu jika pernikahan Giyan dan Salsa tak lepas dari usaha Naina menjodohkan mereka.


🌺🌺🌺


"Ini untuk mu". Ucap Giyan seraya menyodorkan body bak berisi buah kesemek yang Naina inginka.


Melihat yang dibawa oleh Giyan, Naina terlihat begitu senang dan gembira. Pasalnya sudah 2 hari Naina menginginkan buah itu. Kata orang Naina sedang mengidam. Jadi susah payah Giyan mencari buah itu keseluruh penjual buah, hingga akhirnya berhasil mendapatkan buah kesemek tersebut.


"Waaaaah..,bos dapat buah ini dimana? Segar dan enak sekali kayaknya". Ucap Naina kegirangan melihat isi body bak yang Giyan bawa dan beri padanya.


"Makan lah, dan tak usah bertanya aku dapat dari mana. Yang penting kan buah itu sudah ada di depan mu". Balas Giyan tersenyum melihat tingkah Naina yang langsung memakan buah kesemek itu dengan lahab.


"Enak banget bos... makasih yah." Ucapnya dengan mulut yang masih mengunyah.


Giyan terus memandang Naina dengan penuh ketenangan. Giyan lega sudah bisa menuruti apa yang di inginkan Naina yang sedang ngidam itu. Dengan sebelumnya Naina menginginkan putu ayu buatan bu Ningsih, yang biasa Naina dapatkan dari temennya Aditya. Dan karena ulah Giyan waktu itu, Aditya tak pernah mau lagi berhubungan dengan Naina. Berkali-kali Naina mencoba menghubunginya untuk memesan putu ayu buatan ibunya selalu tak berhasil. Itu sebabnya Giyan berusaha mendapatkan itu dengan caranya sendiri.


🌺


🌺


🌺


🌺🌺🌺 Bersambung..!!🌺🌺🌺

__ADS_1


#Maaf yah guys.. sempet terlambat up episode.. Kali ini insyaalloh akan mulai lagi rutin up lagi demi kalian. Mohon saran, kritik dan dukungannya yah...😎😚


__ADS_2