Keinginan Anastasya

Keinginan Anastasya
Bab 129


__ADS_3

Di kantor Aditama Grub Daniel sedang sibuk dengan berkas berkas yang sudah menumpuk di meja kerjanya, Daniel menghela nafas panjang melihat tumpukan berkas yang lumayan masih banyak.


''Kapan selesai nya sich ini kerjaan,'' keluh nya dan menyandarkan bahu nya ke


sandaran kursinya.


''Sabar Bos, sebentar lagi bakalan selesai kok, asal jangan cuma di liatin doang sich?'' ejek sang sekretaris yang emang tak punya akhlak itu.


''Kampert lu, sekretaris apa'an lu bukannya ngebantuin malah ngeledek kayak gini,'' Umpat Pak Daniel dan dia melemparkan bolpoin yang sedari ia pegang. Sang sekretaris hanya terkekeh mendengar umpatan sang Bos.


Namun kekehan sang sekretaris berhenti ketika mendengar suara pintu ruangan sang bos di dobrak seseorang.


''Kak Daniel! kenapa kakak begitu perhatian sama Putri sich! saudara kak Daniel itu aku? bukan Putri cewek penggoda itu!!'' pekik Agnes yang tiba-tiba mendobrak pintu ruangan nya.


Pak Daniel hanya diam saja seraya mendengar ocehan demi ocehan yang di lontarkan Agnes, saudara sepupu Pak Daniel sendiri, namun sifat sombong nya itu yang membuat Pak Daniel merasa jengah mendengar setiap ocehan yang keluar dari mulut Agnes. Agnes selalu semena mena pada karyawan lain karena menurut Agnes dia saudara yang ia sayangi.


''Sudah ngocehnya! kalau sudah selesai dengan ocehan kamu yang tak bermanfaat itu, sekarang juga keluar dari ruangan ku, dan jangan pernah mengatur ku karena kamu bukan siapa-siapa saya, dan ingat mulai detik ini, kalau kerjaan kamu nggak ada yang bener jangan harap saya mempertahankan kamu lagi di kantor ini,'' Ucap Pak Daniel menatap Agnes dengan tatapan dingin nya.


''Kak Daniel lupa, paman tak kan pernah mengijinkan aku untuk keluar dari kantor ini?'' nampak Agnes mengembangkan senyuman nya mengingat sang paman yang akan membelanya, walaupun paman nya tau sendiri, kalau Agnes di kantor nya hanya biang rusuh pada setiap karyawan lainnya, bukan cuma satu atau dua, para karyawan nya yang sudah melapor ke pihak HRD atas tingkah laku Agnes yang semena mena itu. Namun kepala HRD hanya diam menutupi setiap kesalahan yang di lakukan Agnes selama ini, karena Agnes sendiri yang mengancam kepala HRD tersebut.

__ADS_1


''Paman sudah lelah membela kamu selama ini Agnes, paman harap kamu bisa berubah menjadi lebih baik lagi dari tahun ke tahun, tapi nyatanya kamu membuat paman kecewa dengan tingkah laku buruk kamu pada setiap karyawan,apalagi pada karyawan baru, dan di tambah lagi, kamu selalu membuat ulah pada setiap para karyawan dan itu sangat meresahkan para pekerja yang bekerja di kantor ini, mulai sekarang paman tidak akan pernah membela kamu lagi, dan satu hal yang kamu harus ketahui dengan benar, paman dan Papa kamu tidak pernah punya ikatan saudara, meski itu saudara jauh sekalipun, paman dan Papa mu hanya berteman baik saja selama ini, jadi paman harap kamu bisa jaga sikap kamu mulai dari sekarang dan seterusnya!!'' jelas Pak Aries pada Agnes. Agnes sendiri masih terlihat sangat angkuh setelah mendengar penjelasan dari Pak Aries, Papa dari Pak Daniel.


''Sekarang kamu dengar sendiri kan, apa yang Papa katakan pada kamu, kamu bukan saudara saya ataupun teman saya, jadi rubah sikap sombong kamu itu, yang selalu berkata pada setiap karyawan kalau kamu itu adalah ponakan dari Papa!!''


''Heh! mana mungkin dia bisa berubah Pa? kalau dia masih berada di kantor ini yang ada kantor ini membayar orang pemalas dan kerjanya cuma main ponsel di setiap jam kerjanya, Papa bisa lihat buktinya di rekaman CCTV, karena Daniel sudah 4 bulanan ini memantau setiap gerak gerik dia di dalam ruangan nya?!'' jelas Pak Daniel pada Pak Aries dan menunjukkan rekaman CCTV pada Papa nya, pemilik perusahaan Aditama grub.


Pak Aries hanya geleng-geleng kepala melihat rekaman CCTV yang menampakkan perilaku buruk Agnes selama 4 bulan ini, dan Pak Aries tak menduga juga, setiap pekerja'an nya selalu di limpahkan pada semua karyawan baru(karyawan magang).


''Lihat perlakuan dia juga sama karyawan lainnya, dan ini perilaku dia pada anak Papa?'' ungkap Pak Daniel yang membuat Agnes membulatkan matanya lebar lebar, seakan-akan mau copot dari teman tempat nya.


''Apa yang kak Daniel katakan, anak?'' tanya Agnes dengan keterkejutan nya. Dan bertanya tanya siapa yang di makasih anak oleh Pak Daniel barusan.


''Sudah berapa kali saya bilang, kalau saya bukan kakak kamu, saya harap anda menjaga sikap kamu dengan atasan kamu,'' Ucap Pak Daniel dengan tegas dan masih dengan nada dingin nya, untuk menghadapi Agnes yang ada di depan nya sekarang.


''Tapi paman?'' Ucap Agnes ingin menghampiri Pak Aries, namun Rijal sang sekretaris dengan sigap menghadang Agnes untuk mendekati Pak Aries.


Rijal yang sudah memanggil keamanan pun mencekal tangan Agnes, yang masih berusaha untuk mendekat pada Pak Aries.


''Pagi Pak? ada yang bisa saya bantu,'' tanya kepala keamanan yang ia panggil barusan.

__ADS_1


''Bawa dia pergi dari kantor ini, dan kalian harus ingat, jangan pernah perbolehkan dia masuk lagi ke dalam kantor ini, kalian mengerti,'' Ucap Pak Rijal tegas kepada kepala keamanan.


''Baik Pak, akan saya ingat semua perkataan Bapak,'' jawabnya tegas.


''Baik, kalian boleh pergi!'' kata Pak Rijal lagi dan menyuruh mereka membawa Agnes yang masih meronta ronta, karena ia tidak mau pergi dari kantor ini.


''Kalian akan menyesal, membuat aku seperti ini sekarang,'' kata Agnes dengan emosi nya yang mulai meletup letup.


Di luar ruangan sudah banyak sekali para karyawan yang melihat kejadian tadi, bagaimana Agnes mengaku kalau dia adalah ponakan dari Pak Aries, pemilik perusahaan Aditama grub.


Semua karyawan mulai berbisik setelah melihat dan mendengar sendiri apa yang di katakan Agnes selama ini.


''Nggak nyangka ya, ternyata dia hanya seorang sampah yang meresahkan setiap karyawan lainnya,'' bisik karyawan yang melihat adegan Agnes dan kedua bigboss nya.


''Iya, ternyata dia hanya sampah yang ngaku sebagai ponakan Pak Direc kita!''


''Iya benar, dia juga nggak punya rasa malu sudah ngaku ngaku kalau dirinya ponakan Pak Aries pemilik perusahaan ini,'' sahut yang lain, dan masih banyak lagi ejekan dan umpatan lainnya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


Makasih buat kakaknya yang selalu dukung karya receh ku ini, makasih banyak dukungannya, Allah akan membalasnya semua kebaikan kakak cantik ini semua.


Berkah selalu dan tetap semangat 💪💪🙏🙏😘💕💕💕


__ADS_2