
Hari ini sungguh sangat membahagiakan sekali, untuk keluarga besar Aditama dan juga keluarga Kyai Haznan, karena kedua anak anak mereka sedang mengadakan acara lamaran dan sebentar lagi, mereka juga akan mengadakan pernikahan dan resepsi. Tuan Daniel tak begitu sedih, karena sudah di langkahi kedua adik nya? yang saat ini sudah memiliki pasangan masing-masing.
Aku dan mas Erlan menghampiri kak Daniel yang sedang sendiri di dekat kolam renang, aku melihat nya dengan sedihnya tapi aku mencoba untuk tetap tersenyum di hadapan kak Daniel. Kakak yang sangat menyayangi ku dan kedua anak anak ku selama ini, mungkin kita emang bukan saudara kandung, tapi sikap kak Daniel melapaui dari sikap saudara kandung.
Keluarga Aditama adalah keluarga terus the best pikir ku. Di mana dari sanalah aku belajar tentang hidup berkeluarga, yang membuat suatu hubungan sangat harmonis dan jauh dari kata jelek, dengan tanda kutip mencari wanita lain setelah sukses, kebanyakan orang orang seperti itu, tapi yang ku di keluarga ini beda dari yang lain nya.
Semua anak anak nya di didik dengan keras, sehingga menjadi orang yang sukses di masa depan nya, seperti tuan Daniel sekarang, dia sudah menjadi orang sukses dalam berkarir? namun di dalam percintaan nya dia nol besar. gatot segatot gatot nya. (Maksud author sich gagal total) karena sifat dingin yang ia pelihara selama ini, tapi mungkin juga belum ada jodoh yang srek juga buat tuan Daniel.
Aku dan Mas Erlan melepaskan tangan yang sedari tadi menuntun si kembar, si kembar pun mengerti setelah aku lepaskan pegangan ku.
''O'om kok sedih gitu, jangan sedih ya? kan ada kita berdua di samping O'om,'' Ucap Azzura lembut, Azzura menggenggam tangan kak Daniel.
__ADS_1
''O'om nggak sedih kok sayang? justru O'om senang melihat tante Sandra bahagia di dalam?'' jawab nya.
''Tapi kenapa O'om menyendiri di sini?'' sambung Azzam menatap lekat manik mata tuan Daniel.
''Tadi O'om ke sini untuk menerima panggil dari bawahan O'om saja.
''Kakak nggak bohong kan?'' tanya Putri menatap kakak angkat nya.
''Iya benar, lagian ngapain juga aku harus berbohong, anak buah ku menelpfon? dia mengatakan kalau kantor yang ada Swiss bermasalah, dia meminta ku untuk datang malam ini, karena sangat darurat,'' jelas tuan Daniel pada ku.
''Ya sudah, biar Putri yang mengatakan ini pada Bunda dan juga kak Sandra.
__ADS_1
sekarang kakak siap siaplah untuk segera berangkat, Putri akan memberikan pengertian pada semua orang, kalau ini mendadak,'' Ucap Putri menepuk punggung tangan kakak nya.
''Pergilah kak?'' suruh nya. Putri melangkah kan kakinya masuk ke dalam rumah yang saat ini sudah banyak orang yang datang ke acara lamaran kak Sandra.
Pertama Putri mencari Bunda dan juga Ayah nya, yakni pak Aries. Putri berbisik pada kedua nya dan langsung di angguki oleh kedua nya.
''Selesai,'' Gumam Putri, menuju ke tempat kakak nya yang sedang duduk bersama tunangan nya.
''Maaf kak mengganggu sebentar?'' ucap Putri sebelum nya.
Putri membisikkan sesuatu pada sang kakak. ''Apa nggak bisa di tunda dulu Putri?'' seru kak Sandra, aku menggeleng pelan.
__ADS_1
''Sudah lah kak, biarkan kak Daniel pergi. ini bukan hal yang di rencana kan kok dia, tapi ini benar-benar emergency menyangkut perusahaan kak Daniel yang ia rintis sendiri dari nol,'' jawab Putri dengan penuh kelembutannya.
Akhirnya kak Sandra mengiyakan apa yang di ucapkan adik angkat nya barusan walau dengan berat hati.