
''Kak Sandra begitu cantik dengan hijab ini,'' kata Putri menyunggingkan senyum nya, setelah membenarkan hijab yang di kenakan Sandra.
''Makasih Putri, kamu juga cantik kok.'' Putri dan Sandra tertawa bersama.
''Kayaknya kalian begitu senang hari ini,'' tanya Bu Widya yang menghampiri nya, Bu Widya sendiri tadinya asik mengobrol dengan Ibu Ibu muslimat yang di bentuk oleh ketua majlis di masjid Al-jami' yang di tempati sekarang.
''Ya sudah, ayo Ibu Ibu kita masuk, pak ustadz nya sudah datang itu Bu?'' Ucap salah satu Ibu Ibu fatayat yang berada di dalam masjid.
''Ach iya Bu, kami ke asyikan ngobrol nya.
Akhirnya mereka yang berada di luar masjid segera masuk dan duduk tertib di tempat yang sudah di sediakan.
Sandra menoleh ke samping kanan dan kirinya, semua Ibu Ibu memegang beberapa amplop di tangan nya, mereka semua sudah menyiapkan amplop amplop yang akan di kasih kan kepada anak-anak yatim yang di datang kan.
Sandra awalnya tidak tau, kalau dia pergi ke sana harus membawa uang, tapi ternyata setelah bertanya tanya pada putri lewat WA di perjalanan menuju ke rumah Putri, dia mengatakan tidak harus membawa uang dengan nominal tersebut, namun Putri menjelaskan pada Sandra hanya untuk sekedar berbagi pada anak yatim, yang tidak seberuntung dengan kita.
-''Seikhlasnya saja kak?'' balas Putri.
-''Kata Mama harus bawa ya Putri?'' tanya Sandra lagi, karena belum juga mengerti penjelasan dari Putri.
-''Ibu Ibu di sini menyiapkan amplop, untuk di bagikan kepada anak-anak yatim yang kami datangkan saat ini kak, terserah kak Sandra amplop nya di isi berapapun, asal kak Sandra ikhlas saja ngasihnya,'' balas Putri lagi.
-''Ya sudah kalau gitu aku mau mampir ke Bank dulu Putri, acaranya belum di mulai kan?'' Sandra bertanya lagi.
-''Belum kak, masih nunggu Pak ustadz dan anak-anak yang belum datang.''
Sandra menyuruh sopirnya untuk berhenti sebentar di Bank guna mengambil uang di rekeningnya.
Setelah nunggu beberapa menit kak Sandra keluar dari Bank, Bu Widya tersenyum melihat puteri nya memakai baju panjang serta memakai hijab.
Di perjalanan menuju ke rumah Putri, Sandra dan Bu Widya memasukkan uang yang di ambil barusan ke dalam amplop amplop yang ia beli tadi.
*-*-*-*-*-*-*
__ADS_1
Pak ustadz mulai berceramah mengenai 10 Muharram, mulai dari keistimewa'an nya. Amalan apa saja yang harus di amalkan. Keutama'an puasa di bulan 10 Muharram dan masih banyak lagi lainnya.
Keistimewa'an di bulan Muharram?
Apa bulan Muharram itu Ibu??'' tanya ustadz.
''Bulan Muharram adalah bulan Allah,
Keutama'an bulan Muharram selanjutnya, yaitu disebut-sebut sebagai bulan nya Allah SWT. Hal ini disebutkan dalam kutipan hadis berikut: "Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram." (HR.Muslim).
Keutama'an puasa 10 Muharram?
Keutama'an puasa Asyura (10 Muharram) sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu Qatadah, bahwa puasa asyura tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita selama setahun yang telah lalu (HR Muslim 2/819)
Dan amalan apa saja yang paling utama dilaksanakan pada hari Asyura?
Kesimpulan-nya, amalan sunnah di hari Asyura yang dilaksanakan masyarakat di Indonesia begitu beragam.
...
-Menunaikan salat.
-Berpuasa.
-Menyambung silaturahim.
-Bersedekah.
-Mandi.
-Memakai celak mata.
-Berziarah kepada ulama' (baik yang hidup maupun yang sudah meninggal), dan.
__ADS_1
-Menjenguk orang sakit.
''Itu semua sebagian dari pengertian bulan Muharram, subhanallah bersyukur sekali orang yang bisa melaksanakan puasa Asyura tersebut, dan di bulan Muharram ini kita bisa berkumpul kembali seperti bulan Muharram sebelum sebelum nya, dan semoga bulan Muharram di tahun depan kita masih bisa bertatap lagi dengan Ibu Ibu sekalian, sudah kalau begitu saya akhiri dengan bacaan Alhamdulillah,'' Ucap Pak ustadz yang sudah mengakhiri ceramah nya.
''Assalamu'alaikum,''
''Waalaikum salam,'' jawab Ibu Ibu dan Bapak Bapak yang menghadiri acara di masjid Jami' tersebut.
Seorang yang di tunjuk untuk menjadi MC mulai berkata kembali setelah sajg ustadz selesai berceramah.
''Sekian dari ustadz Bukhari, dan setelah ini acara kita lanjutkan dengan berbagi rezeki bersama anak anak kami dari Yayasan Bu Hilmy,'' Ucapnya.
Semua anak anak mulai berbaris rapi, menjadi 5 barisan. Dan Ibu Ibu fatayat pun mulai beranjak dari duduknya, mereka terlihat mengeluarkan amplop amplop yang akan di bagi rata pada 200 anak yatim.
Ibu Ibu fatayat dan yang lainnya, termasuk Bu Widya, kak Sandra dan juga Putri melangkah menghampiri anak anak yang sudah berbaris rapi, mereka sangat bahagia ketika semua Ibu Ibu memberikan amplop amplop tersebut pada mereka semua, tak perlu harus berwarna merah, biru, hijau, karena warna ungu dan juga coklat asal mereka ikhlas, akan menjadi barokah pada orang yang memberikan nya, dan berguna juga untuk anak anak yang kurang mampu.
Percuma ngasih yang warna merah, namun setelah acara bubar, semua orang pada tau kalau dia habis sekian juta untuk di berikan kepada anak-anak yatim, itu bukannya mendapatkan pahala, hanya saja dia ingin mendapatkan pujian dari setiap Ibu Ibu komplek, namun Alhamdulillah Ibu Ibu komplek lingkungan Putri tidak begitu, dia sadar bahwa sebuah pujian layak nya sebuah pisau yang sewaktu-waktu bisa memutuskan.
Makanya Author nggak mau thu di kalungi clurit🤭🤭🤭.
kembali ke Putri.
Putri memberikan sebuah amplop ke seorang anak dan mengeluarkan kepalanya pelan, namun dia sesekali mengelus perut nya yang agak sedikit membuncit. Sandra begitu senang melihat semua anak-anak kecil itu tersenyum, di tambah lagi ada yang sedari tadi menangis, Ibu asuh nya begitu telaten mendiamkan anak tersebut. Sandra sekilas merasakan kesedihan yang mendalam, dia memikirkan dirinya kalau sampai salah satu dari orang tuanya meninggalkan dia, atau malah semua nya.
''Betapa hancur nya hatiku, kalau itu semua sampai terjadi. Ya Allah, berilah umur panjang pada kedua orang tua Sandra, dan semoga di beri kesehatan, keberkahan dan juga selalu di lancarkan rezekinya, agar kami sebagai umatmu bisa terus berbagi rezeki pada semua umatmu yang sedang membutuhkan, Amiiin??'' gumam pelan kak Sandra seraya memejamkan matanya.
Bu Widya juga bersyukur sekali bisa bertemu dengan Putri, yang selalu mengajarkan arti berbagi pada setiap orang membutuhkan, karena yang di bilang ustadz atau Kyai itu nyatanya benar adanya, harta tidak akan pernah di bawa mati, dan harta juga tak akan pernah membawa kita ke surga nya Allah. Hanya amal dan anak anak yang sholeh dan solehah yang bisa membawa kita ke surga nya Allah.
Sedekah tidak akan menjadi kan kita miskin, namun dengan sedekah rezeki kita akan di lipat gandakan, dan harta kita menjadi bersih.
BERSAMBUNG
Maaf kakak kalau ada salah kata author minta maaf sebesar-besarnya.
__ADS_1
Makasih🙏🙏🙏😍😍😘😘💕💕