KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 100


__ADS_3

"Ryuga, maafkan ayah! Ini semua demi menyelamatkan kakek kita yang terjebak di portal situs gunung padang. Akibat kejadian itu nenekmu Ryuna Himura, jatuh sakit dan akhirnya meninggal, kamu adalah kunci untuk membuka portal itu," batin Regalia King atau Agito Himura.


Kira Yamato berdiri di podium, "Selamat pagi para kadet semuanya!" sapa Kira tersenyum ramah.


"Pagi!" sahut serentak para kadet.


"Perkenalkan saya Kira Yamato, kepala pengawas ujian kelulusan dan kenaikan jabatan tahun ini. Ujian pertama adalah ujian eliminasi monster di portal virtual, 25 tim tertinggi nilainya akan lolos. Peraturan ujiannya mudah bunuh sebanyak-banyaknya monster di portal buatan yang telah disiapkan, semua monster bernilai sama yaitu 1 poin kecuali bos monster bernilai 100 poin dan dilarang menyerang tim lain, jika kedapatan melakukan maka akan didiskualifikasi," jelas Kira.


"Kalian akan dibekali setiap tim 10 botol stamina potion dan 10 botol heal potion. Kalian juga boleh menggunakan pet monster yang kalian punyai dan menggunakan skill support apapun, waktu dalam ujian ini adalah 2 jam" imbuh Kira. "Silahkan bubar dan bersiap, kalian diberi waktu 15 menit untuk melakukan persiapan."


Ryuga yang berbaris di barisan paling belakang tersenyum mendengar penjelasan Kira. Dalam ujian ini semua kadet boleh amemakai pakian bebas, Ryuga memakai pakaian putih dengan garis lengan biru dan celana putih dengan garis pinggang biru serta sepatu sneakers putih.


15 menit kemudian, semua kadet sudah bersiap masuk ke dalam portal buatan berwarna putih, ada 20 portal yang sudah siap dipergunakan. "Baik, ujian dimulai! Ingat kumpulkan sebanyak-banyaknya poin, waktu kalian dua jam!" teriak Kira Yamato.


"Ryu, semoga kau lolos sampai ujian akhir," batin Kira.


Semua kadet masuk ke dalam portal, field ujian kali ini adalah dessert, jutaan monster buatan di dalam portal virtual telah muncul. Ryuga menyeringai licik lalu mengeluarkan Yamato dari dalam eternal gear.


"Judgement cut end!"


Ryuga mengumpulkan energi veda pada bilah Yamato, lalu menarik gagang Yamato dan menebas satu kali dengan cepat ke arah kawanan monster.


Slash!


Muncul bulatan gelombang kejut radius 2 km, 100.000 monster langsung tewas seketika, tim Ryuga langsung masuk dalam top ranking pertama.


"Hah?! semua kadet menjatuhkan rahangnya, termasuk semua pengawas ujian dari berbagai akademi yang melihat dari monitor ujian.


Teet!

__ADS_1


Teet!


Setelah Ryuga membantai 100.000 monster dalam sekali tebas, alarm boss monster berbunyi, setiap 1000 monster yang dibantai 1 boss monster akan muncul. Gara-gara Ryuga membantai 100.000 monster maka 100 boss monster muncul serentak. "Filza, Ryan, Reyna, habisi mereka dengan cepat. Aku akan menambah pundi-pundi poin untuk tim kita!" titah Ryuga. "Sumoner, ancient beast god!"


Sriing!


Grooar!


Ryuga memanggil Duelly, Kazedogh, dan Azula, semuanya sudah berada di level titanium. Dalam 9 bulan Ryuga sudah menghabiskan semua kapsul kristalnya untuk memperkuat Azula dan Kazedogh ke level titanium.


Semua kadet tambah bersemangat setelah melihat Ryuga memanggil pet monster miliknya, mereka juga memanggil pet monster masing-masing, bagi para kadet yang memiliki pet.


Azula, Kazedogh, dan Duelly melakukan serangan pamungkasnya, dalam sekejap 500.000 monster habis dibantai oleh mereka bertiga. Poin tim Ryuga masih terus kokoh dipuncak klasemen, dengan total poin 600.000 disusul tim Verel 900 poin, tim Josephine 850 poin, ranking 4,5,6, dicapai oleh 3 tim sektor Trunyan dengan poin 190, 210, dan 280 poin.


Azula, Kazedogh, dan Duelly kembali ke eternal gear, "Terima kasih sahabatku!" tubuh Ryuga berkedip dan muncul di garis depan kawanan monster, ia serasa belum puas dengan poin yang di capai saat ini dan ingin lebih. "Vengeful sword! Ultimate angry sword! thousand Infernal spear, on rush!"


Shua!


Jleb!


Magic circle berwarna merah kehitaman muncul, berdiameter 100 meter dari permukaan tanah, ribuan bilah pedang muncul menusuk 300.000 monster dalam sekejap.


Josephine yang melihat Ryuga menggunakan skillnya bahkan sepuluh kali lipat dari kekuatan yang ia gunakan membulatkan mata. "Darimana Ryuga mendapatkan kuasa shadow sepertiku? Bahkan kekuatannya melebihi kuasa dusk bringer miliku, level Ryuga bukan lagi level 7 atau setara sangakama tapi level dewa," gumam Josephine.


Semua kadet juga terkejut, apalagi Ryuga sama sekali tidak kelelahan sedikit pun setelah mengeluarkan skill area of effect yang membutuhkan banyak energi veda. Tim Ryuga masih bertengger di puncak klasemen dengan poin 810.000 poin, Filza dan twin Vandesilk dalam sekejap berhasil membantai habis 100 boss monster.


"Benar-benar gila tim kadet dari sektor Siliwangi itu, ujian baru di mulai 10 menit sudah tidak mendapatkan poin sebanyak itu. Tim itu seharusnya tidak lagi mengikuti ujian, dan setidaknya mendapatkan jabatan minimal Comander Elite Soldier," gumam Rishinki dari tim sektor Martapura. "timku juga harus masuk 10 besar."


Tubuh Ryuga berkedip lalu muncul di atas bukit dengan batu datar, Ryuga merebahkan tubuhnya lalu memejamkan mata. "Filza, Ryan, Reyna, aku serahkan sisanya padamu. Tugasku mengumpulkan poin yang banyak untuk kemenangan tim kita sudah selesai, kalau tembus 1 juta poin, aku berikan kalian 1 milyar/orang," titah Ryuga melalui sambungan handsfree.

__ADS_1


"Siap, bos!" balas Filza, Ryan, dan Reyna melalui sambungan handsfree. Dalam 9 bulan guild storm gravity berkembang sangat pesat, Ryuga menyerahkan kepengurusan pada Prio dan Garword untuk memimpin guild storm cabang sektor Siliwangi.


"Xenocider lancer!"


Ryan melompat tinggi dan mengumpulkan energi veda di storm spike miliknya, lalu melemparnya ke arah kerumunan monster.


Shua!


Boom!


500 monster langsung tewas seketika, Ryan masih melayang di udara dan kembali mengumpulkan energi veda di tubuhnya, aura hijau kekuningan menyelimuti tubuhnya, "Furious storm!"


Swush!


Boom!


Ryan mengeluarkan gelombang kejut dari tubuhnya muncul bulatan siluet magic circle berwarna kuning kehijauan, semakin lama semakin membesar dan menghempaskan 2500 monster lalu meledak, 5000 monster tewas seketika.


Tim Ryuga bukan lagi Divya biasa, bisa dikatakan mereka sudah setara dengan dewa. Vanya, Josephine, dan Rany, nampaknya sangat menyesal melihat tim Ryuga begitu sangat kuat dalam setahun terakhir. Meskipun mereka di level 6 dan itu berkat bantuan Ryuga tapi gaya bertarungnya jauh berbeda dari tim Ryuga.


Ryan turun dengan meluncur cepat lalu mengambil storm spike miliknya, Ryan berlari cepat ke arah kerumunan monster, misi dari Ryuga baginya hal yang mutlak sekaligus bisa menambah pemasukam baginya.


"Mach blow!"


Ryan menebas horizontal dengan kuat, muncil siluet sabit besar berwarna biru, lalu memotong setiap monster yang dilewatinya sejauh 200 meter, 4500 monster terpotong dua bagian.


Swush!


Slash!

__ADS_1


__ADS_2