KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 215


__ADS_3

Kotak-kotak berisi botol Evoution Potion melayang di dalam bola pelindung berwarna ungu transaparan.


Zio terus meminum satu persatu botol tersebut dan diserapnya cairan jingga itu oleh lambungnya dengan sangat cepat.


Namun, inti energi Veda dalam wadah energi yang terletak di antara bawah pusat dan organ intimnya.


"Padahal sudah meminum 100 botol, tapi belum juga naik Divya? Apakah harus 100.000 botol? Ini bisa merugikanku, aku harap harga 100.000 botol itu bisa menutupi kerugianku ini. Syukur-syukur bisa untung walaupun sedikit," pikir Ryuga menyipitkan mata menatap Zio.


Lama-kelamaan setelah meminum banyak Evolution Potion, urat otot di sekujur tubuhnya menonjol dengan ruam warna hitam, lalu berubah ungu dan terakhir emas.


"Lebih baik, aku membawanya jauh. Firasatku efek ledakannya akan sangat kuat dan bisa menghancurkan Bloodfallen City. Trickser Transportation!" kata Ryuga menatap tajam Zio.


Ryuga berteleportasi membawa bola pelindung berisikan Zio dan beberapa kotak besar berisikan botol Evolution yang masih tersisa.


Kecepatan Zio yang penuh semangat meminum botol jingga tersebut dan didorong oleh hasrat ingin menjadi Divya tergolong sangat cepat.


Hal ini karena Zio ingin membalas dendam pada keluarga Ziya yang telah membunuh kedua orangtuanya yang dianggap pembawa petaka atas kematian kakek mereka.


Zio sedari kecil selalu diburu oleh keluarga Ziya, ia harus terus berpindah-pindah tempat menjadi gelandangan.


"Aaaargh ... aaaargh!" Zio meraung keras dengan suara menggelegar setelah 2 jam lebih melayang di ketinggian 10.000 meter meminum 100.000 botol Evolution Potion.


Tubuh Zio mengeluarkan gelombang kejut dalam skala besar disertai deru angin dan gelombang petir. Membuat awan putih berubah menjadi gelap dan petir menyambar bersahutan.


Fluktuasi udara dan suhu di sekitarnya juga meningkat pesat. Bahkan suhu udara kota di bawah wilayah Zio dan Ryuga yang sedang membangkitkan energi Veda Zio, meningkat tajam.


"Kenapa gelap tapi sangat panas dan petir bersahutan?"


"Apa yang terjadi?"


"Apakah ini kiamat?"


"Apa akan terjadi lagi Gate Break!"


"Oh tidak. Aku belum menikah, aku mohon jangan hancur dahulu dunia ini. Sebelum burungku masuk sarang."


"... ...."


Para warga berlarian dengan penuh kepanikan, karena kejadian tersebut dan merupakan fenomena langka.

__ADS_1


[Blangtungpak Blaem-Blaem]


----------¤----------


Nama: Zio Aiolos


Level: 12 (0/1.000.000 Evolution Potion)


Kuasa: Legion (Fusion Force Kuasa Ligt dan Kuasa Dark)


Ras: ???


Job: -


----------¤----------


Setelah Zio berhasil membangkitkan dirinya menjadi Divya, Awan hitam yang menggulung yang disertai petir menyambar bersahutan tersebut juga ikut mereda. Berganti cuaca yang sangat cerah.


Ziyo menyeringai, kepribadian dan karakternya seperti berganti. Tapi rasa hormatnya pada Ryuga tetap tinggi, karena telah menyelamatkan hidupnya dengan membangkitkan energi Vedanya.


Ryuga melayang mendekati Zio dan menepuk pundaknya, "Kamu hebat. Bola pelindungku pun hancur oleh ledakan energimu, he-he ...." katanya terkekeh pelan. "Ayo kita pergi! Kita masih ada urusan untukmu dan untukku."


"Curse: Archangel Demon! Trickster Trapnsportation!" seru Ryuga.


Kutukan malaikat iblis tercetak di dada Zio dan sedetik kemudian keduanya hilang dari pandangan. Lalu tiba di dalam ruangan kantor Vergil dan Vergil menyuruh Zio duduk.


"Evolt, buka mythril chest keduanya!" titah Vergil di dalam batinnya.


[Blangtungpak Blaem-Blaem. Baik, juragan. Mulai membuka Mythril chest]


[Selamat, juragan mendapatkan batu logam Excalium]


[Selamat, juragan mendapatkan satu set Chaos Armor]


"Hadiah yang sangat beruntung. Aku telah kehilangan ahli pedang ganda yaitu Zhang Kuku. Mungkin aku akan melatih Zio menjadi ahli pedang ganda dan akan membuat batu logam itu menjadi pedang ...," batin Vergil terdiam memikirkan keinginanya untuk memiliki Dagnas Fang.


Kemudian melanjutkan dengan termenung bimbang, "Ah, sudahlah. Lagipula dengan kemampuanku dan batu logam Excalium aku bisa membuat pedang yang lebih hebat dari Dagnas Fang."


Zio hanya melihat Vergil melongo saja, sikapnya yang gugup kembali dan bingung harus memulai darimana untuk bicara pada Vergil.

__ADS_1


Tatapan mata Vergil sangat tajam saat ini. Saat ia mengeluarkan batu logam berwarna putih susu berkilau.


Dengan Arc Of Embodimen, batu logam Excalium itu dalam sekejap dibentuk menjadi pedang Ninjato bergagang putih susu dengan bagian pegangan berwarna merah darah, ring pedang berwarna hitam legam, sisi bilah pedang berwarna merah darah dan punggung pedang berwarna putih susu seperti sarungnya.


Setelah selesai menjadi dua pedang ninjato, Vergil melemparka kedua pedang itu ke arah Zio dan menangkapnya. "Itu untukmu, aku beri nama Twin Emperor dan aku akan memasukan ini. Eternal Extraction!" serunya.


Ryuga mengekstraksi mayat Chaos Emperor Dragon menjadi sebuah Core Crystal dan menyatukannya dengan Twin Emperor, cukup dengan melemparnya ke arah kedua ninjato itu dan terserap langsung.


Zio gemetar memegang kedua pedang tersebut, "Tapi, tuan. A-aku bukan ahli pedang," ucapnya gugup.


Vergil mendekati Zio dan menatapnya lekat lalu melepaskan kacamata yang terpasang menutupi matanya, "Kamu itu tampan. Jangan minder, selama ada aku. Kamu bisa menjadi ahli pedang dengan mudah."


"Ba-baik, tuan. Aku mohon bantuan tuan, apapun yang tuan inginkan, aku akan melakukannya dengan penuh semangat." Zio membungkuk hormat.


"Baik, jika itu maumu. Sekarang kamu aku beri wilayah di sektor Giwa Pranala sebagai Vice Leader Guild Emperor cabang sektor Giwa Pranala. Tapi aku akan mentransfer Sword Style khusus untukmu, transfer skill!"


Vergil mengetuk dahi Zio dan mentransfer Chaos Divinity Sword Style pada otak Zio. Tubuh Zio sangat responsif dan menyesuikan dengan mudah, hanya 3 detik setelah Vergil mentransfernya.


[Blangtungpak Blaem-Blaem]


[Selamat, Zio Aiolos berhasil mendapatkan Job Abyss Eterna]


[Selamat, Zio Aiolos berhasil menguasai Chaos Divinity Sword Style bisa menggunakan Skill Battle Stance: Light Dark Power, Hyper Bloodfallen, Light Dark Chaos, Darkness Eterna, Divine Blaze Impact]


"Tapi sebelum itu. Aku ingin memberikan tes untukmu, jika lulus aku akan memasukanmu ke anggota inti untuk ikut kompetisi Guild lusa. Aku yakin kamu sudah tak sabar ingin menghajar wanita itu bukan?"


Ryuga tersenyum tipis dan mengeluarkan Armor Cyborg Suit Chaos Emperor yang sudah ia simpan pada jam tangan ruang cadangan miliknya.


***


Menara Imperial Black.


Vergil muncul tiba-tiba membawa Zio, disaat kesepakatan antara Four Lord dan Belucci menemui jalan buntu.


"Halo tuan Belucci. Masih tidak mau menyerah disaat seperti ini?" tanya Vergil tersenyum sinis pada Belucci yang hanya duduk seorang diri duduk di meja kerjanya.


"Sampah, kau ingin menantangku, hah!" Belucci melepaskan aura Primordial untuk menekan Vergil.


"Battle Stance: Light Dark Power! Aura Heaven!" Mimik wajah Zio berubah dan menekan balik aura Belucci. Mimik wajahnya menyeringai seperti seorang psikopat. "Jika kau ingin melawan tuan, cukup aku saja yang akan menghajarmu."

__ADS_1


__ADS_2