KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 212


__ADS_3

"Dilihat dari mimik muka mereka yang penuh kepura-puraan. Kemungkinan besar mereka berdua yang menyiksa Vina, benar-benar kakak yang tak bisa diandalkan," batin Ryuga dengan raut muka datar.


"Saya Ryuga Himura,Guild Leader Emperor," jawab Ryuga dingin dan sengaja menunjukan identitasnya pada mereka berdua agar jangan menindas Vina lagi di belakang Ryuga.


"Guild Leader Emperor? Bukankah itu adalah salah satu Guild yang masuk jajaran 10 peringkat atas dunia," batin Joe berdecak kagum dan melanjutkan, "Aku sama sekali tidak boleh menyinggungnya. Apalagi tuan Ryuga adalah teman Vina, aku bisa memanfaatkan Vina untuk mengeruk uangnya, he-he ...."


"Mari masuk, tuan Ryuga!" ajak Hilma.


"Tidak perlu. Aku hanya menghantar nona saja. Permisi, aku izin pamit." Ryuga berwajah dingin lalu masuk ke dalam mobil.


Ia sengaja melakukannya dan pergi secepat mungkin, lalu memarkirkan mobilnya di gang terdekat untuk mengawasi Vina juga kedua kakaknya.


"Lihat saja. Jika kedua kakaknya memang terbukti menyakiti Vina. Akan aku hajar sampai babak beklur, hmph ...!" Ryuga mengepalkan tangan dengan mendengus kesal. "Reverse Gravity!"


Ryuga melayang di atas ketinggian 50 meter di atas rumah Joe yang sedang memaksa masuk Vina.


"Hai, gadis bodoh. Bagaimana hasil jualanmu hari ini? Apakah lebih banyak kemarin?" bentak Joe mencengkram tangan Vina dan melemparkannya ke dinding.


Sungguh tenaga yang kuat, diam-diam juga Joe terlibat peredaran narkoba Floux dan masukan anggota luar geng Imperial Black.


"Suamiku, jual saja dia pada tuan Ryuga. Mungkin bisa memberikan kita uang yang sangat banyak. Gadis buta bodoh sepertinya hanya menyulitkan kita saja, sial!"


Hilma menendang perut Vina hingga, kemudian menginjak-nginjaknya hingga meringis kesakitan dan mengeluarkan seteguk darah.


Ryuga tidak diam, tapi sedang mendekat dan menghilangkan hawa keberadaannya sambil merekam adegan penganiayaan Hilma juga Joe terhadap Vina.


"Sudah selesai. Aku tak mau mengotori tanganku dengan bajingan seperti mereka." Ryuga menekan tombol 'STOP' pada smartphone miliknya dan mengirimkan video pada Kiyu.


Untuk melanjutkan ke polisi sektor setempat. Karena Kiyu cukup disegani di seluruh antero Neo Japan di departemen Kepolisian.

__ADS_1


Ryuga tidak langsung turun tangan, malah akan menambah kerepotan. Jika ia diketahui oleh Rinbo dan Signas berbuat onar di wilayah Neo Japan. Jadi menggunakan tangan orang lain itu untuk meminimalisir masalah yang terjadi di masa yang akan datang.


[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa Earth, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa Gravity. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2.500 poin experience kuasa Earth]


Joe dan Hilma terus menganiaya Vina hingga babak belur. Karena ia hanya membawa uang 5000 yen, padahal memang hanya segitu penghasilan Vina hari ini dengan membawa 500 tangkai bunga.


5 menit kemudian mobil polisi tiba, bukan hanya mobil polisi tapi White Wolf bersama Kiyu dan Miku juga datang.


Walau wilayah distrik East Sider masih dibawah kekuasaan Imperial Black, Ryuga berani mengambil alih keamanan tersebut tanpa izin dari Asvilin, Storm, Higo, Juza dan juga Halmein.


Begitu ada sirine polisi, Joe dan Hilma langsung mencoba kabur, "Trap Earth!" tapi di cegah oleh Ryuga dengan kedua kaki mereka dijerat oleh tangan tanah yang keluar dari permukaan aspal.


[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa Earth, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa Earth. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2.500 poin experience kuasa Earth]


Polisi yang melihat kejadian perkara langsung menangkap mereka berdua dengan tuduhan penganiayaan dan menggelandang mereka ke kantor polisi terdekat.


Kondisi Vina pingsan dengan luka lebam di sekujur tubuhnya. Ryuga menyuruh Kiyu untuk menahan Vina agar tak dibawa ambulan.


"Bos?!" Mereka bertiga kaget dan menunduk hormat.


"Tak perlu formal begitu." Vergil menggeleng pelan dan melanjutan, "Miku apa yang kamu temukan tentang Joe dan Hilma?"


"Dia menjadi pengedar Floux bos," jawab tegas Miku dan melanjutkan, "Jika Hilma hanya wanita biasa dan sampah saja."


"Baik, Good Miku." Vergil mengacungkan jempol pada Miku. "Kiyu, buat kerusuhan dan tantang Belucci agar mau menyerahkan wilayah West Hokkaido hari ini juga. Jangan takut, jika ada perang terbuka antar wilayah Barat, kita pasti akan menang."


"Baik, bos." Kiyu menunduk hormat dan langsung menekan nomor telepon di smartphone miliknya agar pasukannya segera bergerak ke menara Imperial Black.


"Zaka, Zaki, dan Gladys!" panggil Ryuga dan memunculkan mereka bertiga dari bayangannya.

__ADS_1


"Siap, bos! Kami siap menerima perintah." Zaka, Zaki, dan Gladys menunduk hormat.


"White Wolf dan kalian bertiga berpencar tahan pasukan geng Chaos Dragon di Timur dan geng Griffon King di Utara. Buat mereka sesibuk mungkin sampai aku berhasil merebut West Hokkaido," titah Vergil menyeringai tajam.


"Siap, bos!" Zaka, Zaki, dan Gladys serta White Wolf menunduk hormat dengan menyilangkan tangan kanan di dada kiri.


"Psycho Teleportation!" seru Gladys menteleportasikan mereka berempat dan hilang dari pandangan Ryuga.


"Miku, Jiro, dan Sam, persiapkan transaksi pembelian Imperial Black. Bagaimana pun caranya harus kita dapatkan hari ini juga," titah Ryuga menyeringai tajam.


"Siap, bos." Miku menunduk hormat lalu menelepon Jiro dan Sam secara bergantian untuk menuju West Hokkaido juga mempersiapkan segalanya.


Vergil sendiri menggendong tubuh Vina dan berteleportasi ke sektor Sriwijaya, tepatnya Sydney, Australia untuk bertemu Vanya. Agar menyembuhkan mata Vina yang buta permanen.


Vergil segera mengubah dirinya menjadi Ryuga kembali. Agar Vanya tak bingung ketika menemuinya.


Vanya sudah mendaftarkan keanggotaan cabang Guild Emperor ke Asosiasi Guild sektor Sriwijaya atas perintah Ryuga.


Tapi belum ada tanda-tanda satu pun peserta yang ingin mendaftar masuk guild Emperor.


Vanya membuat iklan di media sosial Australia dengan promosi, 'Ingin menjadi kuat dalam sekejap? Cukup mendaftar anggota Guild Emperor, naik level 10 hanya 1 hari. Ayo, sekarang juga mendaftar!'


Kalimat tersebut menurut para Divya tak masuk akal. Apalagi Guild Emperor memang tidak dikenal di sektor Sriwijaya.


Vanya lesu dan cemberut duduk di meja dengan kepala miring ke kanan di taruh pada atas permukaan meja.


"Permisi! Vanya!" panggil Ryuga dari luar pintu ruko berlantai 4.


"Sepertinya ada yang memanggilku. Suaranya tidak asing, hmm .... Aku akan melihatnya." Vanya bangkit dengan muka ditekuk dan tak bergairah sama sekali.

__ADS_1


Pasalnya, sudah dari pagi-pagi buta buka. Tapi tak ada satu pun yang datang. Setelah rapat pagi di Hokkaido, Vanya langsung berteleportasi dan mencari ruko untuk disewa, lalu langsung membuka pendaftaran.


__ADS_2