KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
New Chapter 126


__ADS_3

Malam hari di lereng gunung Hokaido.


Malam ini adalah malam lomba balapan ilegal tapi menjadi legal karena berada di wilayah Neo Japan. Wilayah dengan kejahatan tertinggi di dunia dan banyak mencetak penjahat.


Meski begitu semua gangster dan pembunuh bayaran harus tunduk di bawah kaki klan Tokugawa. Setelah era Sarutobi berakhir, karena Jiraiya Sarutobi pemilik sekolah assasin terkenal seantero dunia dan penguasa Neo Japan saat itu telah berhasil dibunuh oleh Agito dibantu Vera.


Tapi mereka tetap menakut-nakuti bahwa Jiraiya masih hidup dan sekolah assasin Sarutobi masih dipimpinnya. Sehingga pemerintah Sangakama tak berani macam-macam mencaplok wilayah tersebut.


Youki menatap jijik Ryuga dan Miku, lalu berkata, "Hai pecundang! Rupanya kau datang juga. Lebih baik kau mengaku kalah dan bersujud pada kami, satu persatu."


Ryuga dihina seperti itu diam saja dan terkesan acuh. Tapi Miku malah menantang kali ini tidak diam, "Hentikan omong kosongmu! Aku memang lemah dan miskin, tapi jika masalah balapan sebelum terbukti siapa yang melewati garis finish dahulu. Aku Hatsune Miku tidak akan mundur!" tegasnya.


"Dasar wanita bodoh, tidak tahu berhadapan dengan tuan Stevin, raja jalanan di Hokkaido ini."


"Cari malu dia. Aku yakin pembalap yang dia bawa itu kalah telak."


"Ya, kamu benar. Dari penampiannya saja tidak meyakinkan, lebih mirip babu."


"... ...."


Komentar-komentar negatif, terus riuh hingga sampai ke telinga Ryuga dan Miku. Ryuga mengeraskan rahang, dan ekspresi wajahnya sangat marah. Bagaimana tidak, dia sebagai raja jalanan dicap sebagai pembalap yang tidak bermutu bahkan seperti babu. Emosinya meluap-luap.


Entah sengaja atau tidak Miku memegang tangan Ryuga, untuk menenangkannya dan berkata, "Aku yakin dengan kemampuanmu. Tenanglah, kamu pasti bisa mengalahkan Stevin, ketua gangster di wilayah Hokkaido selatan ini. Aku sudah melihatmu." Lalu mengacungkan dua jempol pada Ryuga.


Miku dan Ryuga sebelumnya sudah melakukan latihan melewati jalan lereng pegunungan Hokaido. Untuk mengamati trek yang akan Ryuga lintasi nanti. Awalnya Miku meragukan kemampuan Ryuga menaiki motor, tapi setelah dilihat langsung Ryuga membuatnya berdecak kagum. Ryuga bukan pembalap kaleng-kaleng.


Michelin Yo yang baru tiba dan keluar dari mobilnya, langsung mengernyit menatap Ryuga. Pasalnya, hidup Michelin Yo, beberapa saat yang lalu diselamatkan olehnya. "Pemuda itu?! Kenapa dia ada disini?!"


Ryuga sudah mengganti bajunya, memakai jaket putih dengan dalaman kaos hitam. Beberapa saat kemudian rombongan anggota guild Emperor datang dan semua personilnya lengkap, kecuali Josephine yang bukan anggota guild Emperor.


Filza membawa mobil Lambhorgini Aventador berwarna hitam metalic bersama Angelina, dan Raras. Verel bersama Zhang Kuku membawa Lambhorghini Sesco Elemento berwarna merah metalic. Ryan bersama Reyna membawa Lambhorgini Aventator J berwarna merah terang dengan bagian atas terbuka. Terakhir Josephine tiba di tempat Stevin membawa mobil Lambhorgini Egoista berwarna hitam.

__ADS_1


Balapan kali ini, adalah balapan motor. Semua orang padat ingin melihat pertandingan motor Yamaha R1-M rongsokan yang sudah diperbaiki oleh Miku, mekanik nomor 1 di Hokkaido. Melawan Ducati Panigale 1199 RR milik Stevin yang dimekaniki Frochim, mekanik nomor satu di Japan.


Tapi kemampuan mekanik Miku dan Frochim hanya seujung kuku dengan kemampuan mekanik Ryuga. Tentu saja karena tiga skill learn, ultimate reading, dan copy miliknya.


Dalam balapan kemampuan mengemudi dan performa motor serta kualitas motor pun yang menjadi acuan untuk menang.


Stevin dan Ryuga sudah duduk di atas motor masing-masing. Saling menatap tajam dari balik helm mereka.


Stevin menatap jijik Ryuga dan berkata, "Hai sampah! Sebenarnya aku meladenimu, tapi karena taruhannya menarik. Aku menjadi semangat, siapkan dirimu untuk membersihkan setiap hari sepatuku yang mahal ini, cih!"


Ryuga hanya diam menanggapi ejekan Stevin dan menarik pegangan gasnya kuat-kuat, hingga asap dari knalpot motornya mengepul menghalangi semua pandangan ke motor Ryuga.


'Vroom-Vroom-Brooom!'


"Aku pikir kau yang akan menanggung malu seumur hidup," balas Ryuga mengejek dengan tatapan mata tetap ke depan.


Stevin tidak menanggapi ejekan Ryuga, malah tebar pesona ke arah Michelin Yo dengan mencium tangannya dan membentuk love di arahkam padanya. Michelin Yo adalah gadis yang ia sukai. Nyatanya Michelin Yo sangat jijik padanya, meskipun ayahnya York Yo dan ayahnya Stevin, Tifon Black teman dekat serta punya hubungan bisnis.


Sontak semua orang kaget kecuali anggot guild Emperor. Mereka menganggap Michelin Yo dalam hati mereka sudah tidak waras, tapi tak berani mengungkapkanya dengan jelas dari mulut mereka. Jika itu terdengar, kepala mereka pasti lepas dari lehernya.


"Aku yang akan melawanmu, nona Michelin Yo!" Josephine berteriak dan mendukung Stevin, anao rekanan bisnis ayahnya.


"Baik." Michelin Yo mendekati Josephine dan bertepuk tangan dua kali.


Pengawalnya langsung menaruh smartphone miliknya ke meja di depan Josephine. Meja yang memang disediakan untuk taruhan. Josephine juga meletakan smartphone-nya.


Filza terus menatap lekat Ryuga, ia sangat yakin jika itu Ryuga. Tapi takut salah jadi enggan mendekatinya. Jika itu Ryuga juga, takut mengacaukan misinya. Jadi Filza menyimpulkan untuk tetap diam.


"Aku juga bertaruh untuk pemuda jaket putih itu. 1 milyar yen." Filza menaruh smartphone miliknya di meja.


"Filza, apa-apaan kamu ini? Kamu sudah gak waras?" tanya Raras yang mencoba menghentikan Filza tapi tetap kukuh untuk melanjutkan.

__ADS_1


"Aku waras dan aku yakin dia akan menang. Jadi aku bertaruh besar padanya," tunjuk tegas Filza pada Ryuga. "Ayo, siapa yang mau melawanku?"


"Meski aku berubah wajah. Tapi cinta dan keyakinanmu, tetap mempercayaiku." Ryuga membatin dan tersenyum lebar dari balik helmnya.


'Vroom-vroom-vroom!'


Semua orang sudah menaruh smartphone masing-masing di meja untuk bertaruh dan terkumpul uang 2.5 milyar yen. Taruhan yang sangat besar malam ini.


Secara perorangan hanya Filza, Miku, dan Michelin Yo yang mendukung Ryuga. Anggota guild Emperor yang lain bersikap netral tidak mendukung siapapun, sisanya pasti mendukung Stevin.


"Ayo, tuan Stevin! Kalahkan sampah itu!"


"Kalau tuan Stevin menang. Malam ini tubuhku menjadi milikmu!"


"Hancurkan pemuda pecundang dan dungu itu tuan Stevin!"


"... ...."


Banyak teriakan dan riuh mendukung Stevin. Ryuga tetap santai meskipun hanya di dukung 3 orang.


Perempuan seksi dengan tank top dan hot pants mengibarkan syal. Ryuga dan Stevin bersiap dengan menarik-narik pegangan gas motor masing-masing.


'Vroom-vroom-vroom!'


"Are you ready?" tanya wanita seksi pada Stevin.


"Steady!" jawab dingin Stevin.


"Are you ready?" tanya wanita seksi pada Ryuga.


"Steady!" jawab Ryuga tersenyum hangat.

__ADS_1


"Go!" Wanita seksi mengangkat syal lalu menurunkannya.


__ADS_2