
Grandark Chaeruvrim omelemparkan Chaerubim Heaven ke arah Ryuga dengan nafsu membunuh yang sangat kuat dan menggebu-gebu.
"Devil Armor Bringer: Reloaded!" Disaat terdesak seperti ini, Ryuga mencoba tenang dan menyerap energi Evolt. "Haaa ...!"
Ryuga memperkuat bola pelindung di lapisan terakhir dan menekan jam tangannya. Untuk mencoba teknologi Vektorio yang memiliki skill Legendary Enchantment Tier 7.
Ryuga mencoba meningkatkan kepadan molekul energi Evolt seperti energi Veda. 7 molekul energi menjadi 1 energi molekul.
Nephilim Revolt melesat cepat di udara seperti memijak angin, langkah kakinya seperti ada pijakan batu yang kuat.
Sentinel Jade, Magnus Fang, dan Nephilim Revolt tertahan di lapisan bola pelindung terakhir.
Tapi dari atas langit, Chaerubim Heaven meluncur cepat diselimuti gelombang petir dan gelombang panas ke arah Ryuga yang masih tetap tenang.
'Boom!' Nephilim Revolt mundur, Sentinel Jade, Dagnas Fang dan Chaerubim Heaven berhasil menghancurkan bola pelindung Ryuga dengan meledakannya.
Ledakan itu terjadi karena Hantaman Chaerubim Heaven yang meluncur cepat dari atas.
Kepulan debu tebal menghalangi pandangan, "Kali ini kau pasti mati, ha-ha-ha ...." Grandark Chaeruvrim tertawa puas karena tidak merasakan lagi hawa kehidupan Ryuga.
Dan benar saja, setelah kepulan asap mereda. Tidak ada tubuh Ryuga di awal tempatnya berdiri.
"Kini waktunya aku mengambil energi Evolt dari Draco Crystal Core dan Levi Crystal Core. Untuk membangkitkan Awakening Gear dan aku, Grandark Chaeruvrim akan menguasai dunia bahkan seluruh alam semesta, ha-ha-ha ...," sambungnya.
"Kak, bagaimana ini?" Di luar portal, semua anggota Guild Emperor mulai khawatir melihat Ryuga yang hilang selama 5 menit di dalam portal.
Setelah dihantam Vedra Anihillation serentak. Apalagi Ryuga menceritakan kalau tidak bisa menggunakan Sword Style dan juga semua kuasanya pada mereka waktu di rumah sakit.
Gemusha juga mulai gusar, jika Ryuga mati maka akan menjadi pukulan telak bagi Guild Emperor dan Universe Ruler.
__ADS_1
"Ma-maaf, nona. Tenanglah, aku yakin tuan masih hidup. Aku memang anggota baru dan belum sepenuhnya tahu tentang tuan. Tapi, pertarungan terakhirku bersama tuan kami juga sudah hampir sekarat. Di saat itu pula tuan menemukan jalan keluar untuk lolos dari maut." Zio berkata dengan sisi terangnya penuh keyakinan dan dengan manik mata setajam mata elang.
Semua orang yang berada di kamar perawatan yang sama mulai tenang akibat pernyataan Zio.
"Aku sependapat denganmu Zi. Bos selalu punya cara untuk lolos dari kematian," timpal Vlidcky tersenyum dengan bibir mengambang.
Kembali ke dalam portal, mata Grandark Chaeruvrim berkeliling dan menggerakan kepalanya ke kanan serta ke kiri untuk mencari keberadaan Ryuga. Namun tak mendapatinya masih hidup dan hasilnya tetap sama, hawa keberadaannya hilang.
"Kamu yakin, aku sudah mati?" Ryuga muncul di belakang tubuh Grandark Chaeruvrim.
Suara Ryuga membuat Grandark Chaeruvrim melebarkan mata dan mengeluarkan Sentinel Jade dari kehampaan.
Lalu menebas ke kanan dan memutarkan tubuhnya, tapi Ryuga tidak ada. Tebasan itu hanya mengenai ruang kosong.
"Silverball: Vigilante Break!" Dari partikel-patikel emas tubuh Ryuga terbentuk.
Dagnas Fang dilemparkan untuk menebas siluet tubuh Ryuga yang baru terbentuk perlahan. Tapi sebenarnya itu adalah skill Stealth yang lebih tinggi, sebab menggunakan energi Evolt dengan kepadatan 7 Tier. Jadi hawa keberadaannya juga tidak dapat dirasakan oleh sensor apapun.
"Dan ini serangan terakhirnya!" Melihat Grandark Chaeruvrim sudah terluka parah, Ryuga menyatukan kedua belatinya untuk membentuk busur panah dan memunculkan tali busur energi, "Final Anihilation!"
'Swush! Boom!' Ryuga menarik busur panah sekuat tenag dan melesatkan anak panah energi berwarna merah pekat. Tubuh Grandark Chaeruvrim tertembus dari belakang dan meledak.
[Selamat, juragan berhasil membunuh monster level Epic dan mendapatkan 250 poin Evolt]
Tubuh Grandark Chaeruvrim berubah perlahan menjadi partikel dan membentuk menjadi kristal berwarna emas. Itu adalah Angel Crystal Core.
"Huff ... huff ... huff ...!" Ryuga melayang dengan berlutut satu kaki, permukaan pulau Sky Phantasma kehilangan gravitasinya setelah Grandark Chaeruvrim tewas oleh Ryuga. Kemudian melanjutkan, "Untung saja hipotesisku berhasil. Kalau tidak. Aku pasti mati tertusuk 4 senjata ras Phantasma."
[Selamat, Guild Emperor berhasil menyelesaikan Piramida Pusara Phantasma Den]
__ADS_1
Mata penonton di seluruh dunia membelalak. Pasalnya, Ryuga hanya seorang diri menyelesaikan raid di dalam Piramida Pusara yang dikategorikam rank SSS dan status: ??? oleh pemerintah Sangakama.
"Sial, dia berhasil menyelesaikan raid ini. Aku harus menghubungi Rinbo untuk menghabisinya setelah ini," batin Lord Victor kesal dan menekan tombol smartphone untuk menghubungi Sasuke dengan kode tertentu.
Kode itu hanya bisa dipecahkan oleh anggota Asosiasi Rinbo saja. Lord Victor sendiri merupakan seorang tetua di Asosiasi Rinbo dan jarang terekspos.
[Selamat, Guild Imperial Darkness telah menyelesaikan Piramida Pusara Vistamp Den]
[Selamat, Guild Infernal Darkness telah menyelesaikan Piramida Pusara Warbeast Den]
Anggota Guild Imperial Darkness hanya tersisa Akira saja, Josephine, Angelina, Quiela dan Niz terluka parah.
Anggota Guild Infernal Darkness juga hanya tersisa Ziya, lainnya tewas dimakan monster.
Setelah keluar dari pintu portal masing-masing Eye Drone menteleportasikan mereka kembali ke arena Velodrome Bloodfallen.
Sudah 7 hari mereka di dalam, dan tak ada satu pun penonton yang beranjak dari tempat duduknya selama itu. Demi menyaksikan pertarungan yang penuh kematian tersebut.
"Ha-ha-ha ...." Ryuga menertawakan mereka semua dan melanjutkan, "Hai Josephine, Ziya, Akira! Kemana anggota kalian? Mati kah?"
"Diam kau brengsek!" Ziya mengeraskan rahang dan memegang erat gagang Dagnas Fang. "Sekali lagi kau mengatakan seperti itu, aku akan membunuhmu!"
"Oh, iyakah? Aku yakin kau takan mampu menyentuh seujung bulu ketekku ini." Ryuga mengangkat ketiak kanan dan menyodokannya ke arah Ziya.
"Hyper Sonic Step!" Ziya sudah menghilang dari tempatnya berdiri dan berpindah di belakang Ryuga dengan menghunuskan salah satu Dagnas Fang ke lehernya. "Apa kau bisa menghindar? Hah!"
"Uuuh ... takut ...." Ryuga berpura-pura takut dan menyentuh ujung bilah Dagnas Fang. "Aku rasa bilah ini takan mempan, karena yang memegangnya adalah orang yang telah mencuri 6 pet milikku."
"Tapi tetap saja sih, sampah. Tidak bisa memaksimalkan level keenam pet milikku itu," sambungnya menyunggingkan senyum dan tidak ada rasa khawatir sama sekali dengan Ziya yang bersiap membunuhnya.
__ADS_1
"Warp Hole!" Regalia King berpindah tempat dan memegang tangan Ziya yang menghunuskan Dagnas Fang pada leher Ryuga, "Apakah kamu berani membunuh di depanku yang memiliki peraturan ini?"
"Mohon maaf, My King. Aku tidak ada maksud, tapi dia terus memprovokasiku," kata Ziya menunduk hormat dan menurunkan Dagnas Fang dari leher Ryuga.