KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 204


__ADS_3

"Dari lokasi terakhir dan data yang aku temukan di sektor Martapura. Tempat persembunyian klan utama Vercraft Perancis," jawab Miku lalu mengirimkan koordinat terakhir Jindu pada jam tangan ruang Vergil.


Jindu berhasil kabur, walau tubuhnya babak belur dan sekarat oleh geng Imperial Black, geng Chaos Emperor, dan geng Storm Titan.


Mereka mencari penelitian lanjutan Floux yang berhasil menghilangkan sisi monster dalam tubuh manusia.


Akibat efek virus Zerocity. Dengan hasil penelitian tersebut, Signas memang ingin membentuk pasukan manusia berkekuatan monster setara ras Ancient.


Tentu akan sangat mudah mengendalikan manusia yang tidak kehilangan akal sehatnya. Hanya dengan mempermainkan emosi, maka manusia akan mudah ditundukan.


"Baik, tolong bawa juga Vlidcky. Aku akan membantunya balas dendam, lagipula hanya dia yang tahu persembunyian klan utama Vercraft," titah Vergil melalui sambungan telepon dan langsung diputusnya setelah kalimat perintah terakhir.


Setelah mematikan telepon, Vergil langsung membayar makanan yang ia makan dengan selebaran 10000 yen. Padahal ia hanya memakan senilai 4888 yen.


"Tuan, kembaliannya!" Pemilik kedai memanggilnya, tapi Vergil melambaikan tangan saja. Lalu berlari cepat ke arah bandara International Hokkaido. "Manusia yang aneh, tapi sangat baik hati."


***


Pesawat Jet Pribadi milik Bloodfallen.


Vergil duduk santai sambil makan cemilan, di depannya ada Vlidcky yang begitu gugup. "Tu-tuan, kita akan kemana?" tanyanya.


"Ke rumahmu, tentunya. Kita selesaikan semua masalahmu dan juga aku mencari seseorang di tempat persembunyian klanmu," jawab Vergil tersenyum tipis.


Seketika Vlidcky membanting pandangannyan ke bawah penuh kesedihan dan nestapa.


"Tapi ... aku takut jika klan cabang akan menghabisiku lagi nanti. Bukan hanya aku tapi semuanya, karena aku hanya anggota klan sampah. Karenaku mereka malah menyingkirkan semua anggota klan Utama. Bahkan kedua orangtuaku ingin membunuhku," katanya.


Pesawat jet pribadi mulai melaju cepat menuju Perancis. Karena Vergil memintanya untuk cepat sampai di Bandara Internasional Charles de Gaulle Paris.


"Aku akan membereskan semua masalahnya. Aku yakin ada yang disembunyikan kedua orang tuamu tentang dirimu, Vlidc. Satu hal lagi, kamu bukan sampah, ingat itu!"

__ADS_1


Vergil berdiri dan mengacak-acak rambut Vlidcky, agar membuatnya tetap tegar dan tak perlu bersedih. Dengan senyum manisnya, Vergil mampu membuat kesedihan orang lain memudar, bahkan hilang seketika akibat skill pasif Lovelust.


***


3 jam Kemudian, Bandara Internasional Charles de Gaulle Paris.


Vergil dan Vlidcky datang ke Paris, juga diawasi oleh mata mata Asosiasi Rinbo. Bukan hanya itu, Dimitri pun juga memata-matainya.


Bahkan ingin membunuh Vergil, karena dituduh menjadi duri dalam daging bagi Lord Viktor melebarkan sayap bisnis Floux dibawah naungan Signas, dan Rinbo.


"Mereka selalu saja mengikutiku. Ditambah lagi SSE dari sektor Giwa Pranala, ada apa mereka mengikutiku? Atau sedang mengawasi Vlidcky," pikir Vergil mengamati sekeliling.


Dan benar saja, baru saja ia keluar dari pintu keluar Bandara. Langsung disambut oleh peluru dari senapan SVD.


'Stang!' Ryuga membelokan peluru tersebut, hanya dengan tangan kanannya yang sudah diubah menjadi molekul diamond.


[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa earth, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa Manipulation Molecul. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2.500 poin experience kuasa earth]


Sasarannya buka Vergil tapi Vlidcky dan yang menembak adalah pasukan SSE sektor Giwa Pranala yang disuruh oleh Quiela untuk menghabisinya.


"Berikan aku 1 menit, bos. Aku akan merubah batu logam dengan kuasa Masterpiece milikku. Arc Of Master!"


Vlidcky memunculkan Magin Rune di telapak tangan kirinya dan tangan kanannya mengeluarkan batu logam Titanium.


Lalu memasukannya pada Magic Rune berwarna putih tersebut, untuk membuat suatu senjata, kendaraan perang, atau juga alat yang berguna.


'Stang-stang!' Ryuga terus melindungi Vlidcky dengan terus membelokan peluru-peluru ke udara. Agar tak mengenai warga yang lain.


"Ada penyerangan, kabur!"


"Bandara mengalami penyerangan dari penyusup, cepat menjauh!"

__ADS_1


"... ...."


Suasana Bandara menjadi kacau balau, semua orang panik. Untung saj Vergil mampu menghalangi serangan tersebut agar sampai jatuh korban jiwa.


"Kalian pikir hanya kalian yang punya serangan jarak jauh. Aku pastikan akan kuhabisi kalian semua. Great Wind Bullet!"


Tangan kanan Vergil terus menghalau peluru tanpa bergeming, sedangkan tangan kirinya mengeluarkan peluru angim dari telunjuknya secara cepat, beruntun dan tepat sasaran.


'Shua! Jleb-jleb!' Hanya dalam sekejap mata, Vergil berhasil menumbangkan 10 penembak jitu yang berada di atas gedung, pohon dan juga pesawat yang memiliki teknologi stealth.


Tapi skill atau teknologi stealth tidak berguna, setelah Vergil mendapatkan sedikit energi Evolt dan juga Excalibur Soul. Karena sense dan intuisinya meningkat tajam.


Hal yang tak bisa dilihat dan dirasakan oleh mata biasa juga sense biasa, sangat mudah diraskan oleh Vergil.


[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa Wind, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa Stom. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2.500 poin experience kuasa Wind]


"Bos, sudah selesai!" Vlidcky berhasil membentuk sebuah bola seukuran kelereng, lalu dibantingnya kuat-kuat ke permukaan tanah. "Cyborg Hypercar!"


'Boof!' Kepulan asap menghalangi pandangan. "Ayo bos, cepat masuk! Mobil ini tanpa perlu pengemudi, hanya membutuhkan Artificial Inteligence (A.I.) yang aku kendalikan dengan energi Vedaku."


Mereka berdua pun langsung mobil, setelah pasukan SSE sektor Giwa Pranala tak ada yang selamat.


Maka Asosiasi Rinbo yang mulai menyerang Vlidcky dan Vergil. Karena kemampuan mereka membuat mereka merasa direndakhkan.


"Habisi saja tanpa ampun! Tuan Sasuke senang jika kita bisa membawa kepala mereka berdua!" Haniwa melambaikan tangan lalu terjun dari pesawat X-Zero milik Asosasi Rinbo.


Pesawat X-Zero hanya digunakan oleh mata-mata setingkat Platinum di asosiasi Rinbo. Untuk melakukan peretasan informasi dari pihak musuh, dan jarang mendapatkan misi pembunuhan.


Tapi kapten tim mereka adalah Haniwa yang terlalu berambisi masuk tingkat Mythril di Asosiasi Rinbo.


Kembali ke Vlidcky dan Vergil, dengan jari jemari dewanya. Vlidcky mengetik cepat papan ketik digital di depan dadanya dan memakai Headset Reploidz berbentuk headset huma gear berwarna hitam kemerahan disertai dua lensa kacamata Scouter berwarna merah gelap.

__ADS_1


"Vlidc, ayo cepat. Mereka akan mengejar kita! Aku tak mau berurusan dengan mereka." Vergil agak panik, bukan karena takut. Tapi karena tak mau berurusan dengan Asosiasi Rinbo, SSE sektor Martapura dan bala bantuan SSE sektor Giwa Pranala.


"Tenang, bos. Aku sedang mencari tempat persembunyian klan Utama Vercraft. Kita juga tidak tahu arah harus pergi kemana, bukan?" Vlidcky malah tersenyum lebar dan begitu tenang.


__ADS_2