KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
New Chapter 157


__ADS_3

Ryuga menghantarkan Vlidcky ke Gorce Steel, dan 10 menit kemudian 1 mobil kontainer besar tiba di dalam bagian dalam Gorce Steel.


Miku sedang bekerja keras membuat beberapa mesin conveyor otomatis untuk memilah dan memilih limbah rongsokan mobil yang masih bisa diperbaiki serta harus didaur ulang menjadi cairan logam.


"Kenapa, kaget?" tanya Ryuga pada Vlidcky yang terheran-heran dengan tempat kesukaannya yaitu mobil bekas dan barang rongsokan.


"Aku suka." Mata Vlidcky berbinar-binar dan melanjutkan, "Tak digajipun aku tak apa-apa tuan muda. Asal aku bisa makan, he-he-he."


"Tidak begitulah." Ryuga menggeleng pelan dan melanjutkan, "Kamu itu kerja padaku, tentu aku akan memberikan gaji yang sepadan. Aku ingin kamu mengurus tempat ini bersama Miku."


"Siap," sahut Vlidcky penuh semangat.


"Baik, aku pulang dahulu. Jika ada keperluan katakan saja pada wanita cantik itu," bisiknya sambil menaikan alis memberi isyarat menunjuk pada Miku dan melanjutkan, "Dia wanita yang baik dan juga masih jomblo, he-he-he."


"Aaaaah?" Vlidcky bingung dengan maksud Ryuga.


Ryuga hilang dari pandangan Vlidcky membuatnya ketakutan, "Tolong, tuan muda jadi hantu!" teriaknya.


Miku marah karena Vlidcky terlalu berisik dan mengganggu konsentrasinya, lalu berlari ke arah Vlidcky serta memukul kepalanya, "Berisik!"


"Aw!" pekik Vlidcky mengelus kepalanya dan cemberut pada Miku, "Kenapa kau memukulku wanita barbar? Hah!"


"Tuan muda itu bukan hantu, bodoh!" Miku mendorong kepala Miku kesal dan melanjutkan, "Tuan muda itu Divya kelas atas dan jangan berani mengatakan dia itu tuan muda hantu. Apakah kau ini bukan Divya, hah?!"


"Jangan katakan hal tentang Divya." Pandangan Vlidcky langsung dibanting ke bawah dan air matanya jatuh mengingat pengusiran dirinya.


Nasib Vlidcky hampir sama dengan Filza terusir karena bukan Divya. Begitu energi Vedanya bangkit malah ia menjadi Divya dengan kuasa bukan pada umumnya yaitu Forging.

__ADS_1


Tentu saja membuat bangsawan klan Vrefcarl murka terutama ayah dan ibunya. Lalu disusun rencana untuk membuang Vlidcky ke pasar budak, tapi nyatanya ia sengaja dibunuh dan dibuang di sungai Hokkaido Neo Japan agar tak ada yang menemukannya.


Beruntung Arigami yang sedang memancing menemukannya dalam keadaan sekarat. Arigami merawat Vlidcky tapi perawatan itu tidak gratis. Vlidcky dipaksa berjualan dipasar gelap dan Vlidcky setuju karena barang yang dijual adalah mesin rongsokan yang bisa ia perbaiki.


"Maaf, kalau aku membuatmu sedih. Aku tidak ada maksud untuk menyinggungmu." Miku spontan langsung memeluk Vlidcky membuatnya berhenti menangis dan tersipu malu.


"Ma-maaf, aku tidak sopan." Vlidcky melepaskan pelukan Miku karena canggyng dan malu, baru pertama kali ia di peluk wanita meski itu ibunya sedari kecil belum pernah memeluk Vlidcky.


"Jika kamu ingin menaikan level Divyamu, tuan muda akan melakukan penaikan level serentak untuk semua bawahannya esok hari. Kamu bisa mengikutiku, aku akan mendaftarkannya dan aku akan membawamu ke menara Insignius wilayah selatan," jelas Miku tersenyum.


"Terima kasih atas bantuannya. Izinkan aku bekerja dibawahmu nona. Namaku Vlidcky Aizure Vrefcarl mohon bantuannya," kata Vlidcky membungkuk Hormat.


"Tidak usah terlalu sopan. Namaku Hatsune Miku." Miku menegakan badan Vlidcky lalu tersenyum centil ke arahnya, membuat muka Vlidcky semerah kepiting rebus.


***


Keesokan paginya, Apartemen Hokkaido.


Filza juga setiap pagi menaruh kotak bento untuk Ryuga di depan kamarnya. Cukup dengan mengetuk lalu dia hilang bagai hantu.


Ryuga sudah membersihkan diri dan sarapan pagi. Pagi ini suasananya tenang tapi banyak langkah yang harus dilakukan, salah satunya mendapatkan informasi sebanyak dan seakurat mungkin.


"Bagaimana kalau aku masuk dunia mereka ya? Sepertinya seru, tapi aku harus menutupi wajahku. Tapi aku tidak tahu harus memulai darimana," gumamnya menopang dagu lalu menyesap cangkir berisikan teh hangat.


"Ah, lebih baik. Aku segera berangkat kuliah, untung saja semua tugas sudah kuselesaikan semalam. Menjadi King OF The King memang tidak mudah dan harus pandai membagi waktu." Ryuga segera pergi ke kampus dan keluar dari kamarnya.


Setiap hari selalu terbiasa bertemu dengan Rany, Filza, Raras, dan Angelina karena mereka di apartemen yang sama.

__ADS_1


Ryuga hanya tersenyum tipis membalas tatapan mereka sambil menganggukan sedikit kepalanya. Rany, Filza, Raras, dan Angelina selalu pergi dengan mobil mewah mereka, sedangkan Ryuga hanya berjalan kaki seperti biasanya, sambil menikmati cuaca pagi yang masih segar.


"Tuan muda, aku sudah mengumumkan pada semua staff UniverseRuler untuk melakukan kenaikan Divya. Tapi apakah tidak apa-apa?" tulis Miku dalam pesannya. Karena yang dia tahu, kenaikan Divya biasanya menimbulkan ledakan kuat.


"Tidak apa-apa. Kenaikan Divya menggunakan Evolution potion berbeda, dan tidak memberikan efek ledakan," balas Ryuga dalam pesannya.


Setelah itu Ryuga masuk ke dalam gerbang, Gladys juga sudah menunggunya di kelas. Bill masih dirawat di rumah sakit dan belum bisa masuk ke kampus.


Tapi anak buahnya tetap saja melakukan fitnah pada Ryuga, kali ini fitnahnya bahwa Ryuga menjadi simpanan Gladys, karena Gladys terlihat modis dan kaya.


"Dasar, tampan-tampan juga simpanan," cibir Melka.


Ryuga mengernyit dan tersenyum tipis, "Kalian bergosip apa lagi denganku?" tanyanya memicingkan mata.


Gladys sudah tak perduli gosip-gosip aneh pada Ryuga dan dirinya. Sekarang ia fokus untuk belajar, agar bisa lulus bersama Ryuga dengan nilai terbaik.


Gosip itu menyebar dan akhirnya membuat Ryuga dan Gladys dipanggil ke ruangan pengawas kampus.


"Ryuga, apa benar gosip itu dan kamu jika terbukti akan kami keluarkan dari kampu ini!" tegas kepala pengawas ketertiban Universitas Hokkaido bernama Stanley.


"Maaf, pak Stanley. Tuduhan anda dan gosip itu tidak beralasan," sergah Ryuga.


"Ya, pak Stanley. Aku saja baru masuk, bagaimana mungkin menjadikan Ryuga sebagai simpanan? Jika memang pak Stanley percaya dengan tuduhan itu, buktikan. Jangan cuma berspekulasi, misal dengan CCTV aku pernah bertemu Ryuga sebelum aku masuk," timpal Gladys serius.


Stanley terdiam dan berpikir dengan menopang dagu, "Maaf kami memang tidak ada bukti. Dan atas nama kampus akan menindat tegas pelaku pencemaran nama baik kalian. Kami pastikan kalian akan bersih."


"Sial, pasti ini ulah Bill dan anak buahnya. Lama-lama aku juga ingin ku hajar juga bapaknya, Asu!" batin Ryuga kesal.

__ADS_1


Ryuga dan Gladys keluar dari ruangan pengawas lalu mengambil jalan terpisah, agar Stanley tidak curiga. Ryuga ke perpustakaan dan Gladys ke toilet wanita.


Mereka akan bertemu di mobil yang sudah Miku sediakan di depan gerbang kampus, karena masalah itu Ryuga di sidang cukup lama dan keduanya tidak ikut pelajaran hingga waktu pelajaran habis.


__ADS_2