
Ryuga mengetuk pintu berwarna perunggu, pemilik toko pasar gelap membuka pintu. Begitu dibuka malah berisi pria kekar hanya memakai underwear saja.
"Tuan, ayo tuan."
"Aku masih perjaka tuan."
"Main bersamaku tuan."
"Buju busrak." Mata Ryuga melebar ternyata para pria pelangi. Ryuga seger berlari cepat menjuah, "Ah sial! Kenapa ada tempat seperti itu di pasar gelap."
Ryuga bingung, matanya berkeliling mencari toko gelap suku cadang mobil balap. Langkah terus masuk ke dalam, semakin dalam cukup ramai.
Semua pedagang yang menjajakan barangnya memakai jubah hitam menutupi kepala mereka. Mata Ryuga tertarik pada satu laki-laki yang memakai jubah hitam lusuh dan compang-camping.
"Kokobot, analisa orang itu!" gumamnya bertitah.
----------¤----------
Nama: Vlidcky Aizure Vrefcarl
Level: 1
Kuasa: Forging level 1: Forging (5.000/10.000)
Ras: Human
----------¤----------
Ryuga mengernyit melihat panel hologram biru di depannya, "What the Mock?! Kuasa Forging?!" gumamnya.
[Blangtungpak Blaem-Blaem]
[Betul, Juragan. Memang ada beberapa Divya kuasanya aneh bin ajaib. Salah satunya di depan juragan]
[Kuasa level Forging terdiri dari kuasa Forging, Blacksmith, Enginering, Desainer, Programmer, Machinist, dan Masterpiece]
__ADS_1
"Sepertinya dia orang yang sangat berguna untukku nanti?" pikir Ryuga.
Langkah kakinya menuju tempat penjualan Vlidcky, jualannya juga tentu membuat Ryuga tergugah. "A-ada yang bisa dibantu, tu-tuan?" tanya Vlidcky canggung dan malu dengan badan agak gemetar.
"Hei kawan. Santai, aku seperti orang yang memakanmu saja." Ryuga tertawa dan menepuk-nepuk pundak Vlidcky membuat para pedagang lain menatap ke arahnya. "Maaf, maaf. Aku terlalu senang."
"Ma-maaf, tuan. Aku ... aku belum terbiasa. Ini baru pertama kali berjualan di-disini," sahut Vlidcky masih malu.
"Apa yang kamu jual? Sepertinya barang bagus." Ryuga tersenyum tipis.
"Ya, tuan ini barang yang cukup langka. Cocok untuk anda yang suka balapan." Dipuji barang yang dijualnya bagus, langsung hilang rasa malunya dan membuka tudung yang menutupi mukanya.
Vlidcky telah melakukan pelanggaran berat, karena di pasar gelap, pedagang dilarang membuka tudung yang menutupi wajahnya. Hukumannya diusir dari tempat jualan dan denda 10 juta yen. Kejam memang berjualan di pasar gelap.
"Vlidcky!" teriak salah satu penjaga keamanan pasar gelap memakai topeng tengkorak, badannya kekar. Teriakan penjaga keamanan tersebut langsung membuat Vlidcky ketakutan dan memegang tudungnya.
"Oh tidak." Vlidcky raut wajahnya pucat pasi dan gemetar.
Penjaga keamanan mendekati Vlidcky dan melayangkan pukulan tapi ditahan oleh Ryuga, "Tahan bro, santai," katanya tersenyum tipis.
"Maaf, aku tidak ingin ikut campur. Tapi aku tidak bisa melihat orang lemah ditindas di depanku. Apalagi dia adalah orang yang sedang bertransaksi denganku." Ryuga menyipitkan mata dan menurunkan tangan penjaga kemanan.
"Jangan jadi sok pahlawan!" Penjaga kemanan melalukan pukulan straigh cepat dan bertubi-tubi. Pukulan itu hanya mengenai ruang kosong, karena Ryuga sudah berada di belakangnya.
"Cukup dengan ini saja." Ryuga menyentilkan jari ke ke tengkuk penjaga keamanan dan membuatnta terpental menabrak salah satu ruangan berpintu emas, hingga membuatnya jebol.
"Kyaaak!" para wanita yang tidak memakai sehelai benang di dalam ruangan sedang menjajakan diri berteriak keras.
Penjaga keamanan lain datang dan mengepung Ryuga setelah mendengar ribut-ribut. "Tuan, sudah. Biar aku menerima hukumannya," kata Vlidcky menyeka air matanya.
Vlidcky menutupi semua barang di tokonya itu dengan kain hitam dan melanjutkan, "Bawa aku saja tuan-tuan. Masalah ini aku memang yang salah, tapi berikan aku waktu untuk membayar hukumannya. Barang-barangku adalah jaminannya, aku mohon." Vlidcky menangkupkan tangan mengiba.
"Mana mungkin bisa membayar denda tersebut, Vlidcky Aizure Vrefcarl sang bangsawan sektor Martapura yang terbuang!" bentak pria setelan berjas merah dengan topeng merah motif naga hitam.
Vlidcky ketakutan dan menunduk, "I-iya tuan. Aku siap dihukum."
__ADS_1
"Tunggu, tuan ...."
"Arigami Mieramen," potong Arigami tegas dan melanjutkan mengeluarkan aura Lord untuk menekan Ryuga, "Apakah kau mau jadi pahlawan kesiangan?"
Ryuga tertawa terbahak-bahak dan menekan kembali dengan aura Emperor, semua penjual dalam radius 500 meter tertekan aura emperoro Ryuga. Tubuh mereka tertelungkup, bukan hanya berlutut satu kaki. Bahkan Ryuga sengaja mengarahkan auranya itu ke Arigami hingga terpental jauh.
"Guhak-guhak!" Arigami terkapar dan memuntahkan banyak darah.
"Aku tidak suka ditekan." Ryuga menunjuk tegas Arigami dengan tatapan tajam, bahkan aura emperornya menekan semua orang hingga membuat tanah yang di telungkupi retak. "Berapa biaya yang harus mengurusi semua tuan Vlidcky Aizure Vrefcarl?"
"Ja-jangan pa-panggil aku tuan, tuan." Vlidcky Aizure Vrefcarl tidak terdampak aura Emperor Ryuga karena sengaja Ryuga melewatkannya.
Ryuga melepaskan aura emperornya dan mendekati Arigami lalu menekan badannya, "Regeneration Cyborg!"
Luka-luka Arigami pulih dengan cepat, "Te-terima kasih tuan muda. Tapi peraturan tetap peraturan, biayanya 20 juta yen dan kami akan melepaskannya," jelas Arigami masih agak limbung dan segera di tahan oleh penjaga kemanan yang sudah sadar si dekatnya.
"Baik." Ryuga mengeluarkan uang 50 juta yen dari jam tangan ruang dan melanjutkan, "Aku anggap ini impas dan satu hal lagi. Kalau ada yang aku temukan salah satu anak buahmu masih mengejar tuan Vlidcky Aizure Vrefcarl, aku tak segan-segan membuat kalian menderita selamanya."
"Satu hal lagi, bawa semua barang tuan Vlidcky Aizure Vrefcarl ke Gorce Steel. Kalian tahu kan?" sambungnya menatap tajam Arigami.
"Ba-baik, tuan kami berjanji," sahut Arigami dan melanjutkan, "Kami akan mengirimnya sekarang."
"Siapa sebenarnya pemuda ini? Apakah dari dunia bawah? Aku sama sekali tidak boleh menyinggungnya auranya itu adalah aura emperor. Aura yang sama dimiliki tuan Belucci," batin Arigami penasaran.
Ryuga segera meninggalkan gang pasar gelap, tapi langkahnya dihentikan oleh Vlidcky. "Tunggu, tuan. Terima kasih banyak, sekarang badan ini milik tuan dan aku siap bekerja pada tuan," katanya berlutut di depan Ryuga.
"Checkmate," batin Ryuga tersenyum smirk.
"Baik, tapi aku mau tahu cerita masa lalumu, mungkin aku bisa membantumu. Kita pulang ke Gorce Steel, kamu nampaknya juga lelah," kata Ryuga tersenyum tipis.
Vlidcky Aizure Vrefcarl, pemuda berumur 19 tahun dengan tinggi badan 180 cm, badan cukup kekar dengan perut kotak-kotak.
Mempunyai manik mata merah dan rambut raven berwarna merah, kelopak mata dan alisnya sangat tajam. Tentu saja tampan dengan hidung mancung, layaknya orang eropa pada umumnya.
Vlidcky Aizure Vrefcarl terkejut ketika melihat Ryuga masuk mobil Buggati Bolide, "Ma-maaf, tuan. Aku ... Aku ..."
__ADS_1
Ryuga keluar lagi dan mendorong tubuh Vlidcky, "Sudah masuk. Apa kau pikir aku juga bangsawan? Sekalipun aku bangsawan, aku bebas dan tak punya peraturan seperti bangsawan di sektor Martapura sana," candanya.