KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 30


__ADS_3

Pintu baja berkode sandi jebol terkena serangan kombinasi Ryuga dan Azula.


Deg!


Ryuga terpana dan jantungnya berdegup kencang, ketika masuk ke dalam ruangan rahasia, ada foto ayahnya Agito Himura memakai jubah dokter berwarna putih dengan Ryuga yang masih berumur 5 tahun disampingnya. Dalam foto Ryuga memakai topeng dewa dengan tersenyum manis.


"Jadi benar, aku pernah kemari!" Ryuga bergumam sambil mengambil foto itu dan menyobeknya, "kau seperti bukan ayahku yang selalu berbohong padaku!"


Azula yang melihat Ryuga penuh emosi hanya diam memperhatikannya. Ryuga mengambil beberapa berkas penelitian dari komputer di ruangan rahasia dan menyimpannya pada flashdisk.


Ryuga membaca setiap berkas, ada foto dirinya yang sedang berbaring di tempat tidur dengan banyak selang dan berkas itu bertuliskan, subyek 01 level Divya : ??? sumber segala bahan untuk membuat ancient god weapon.


Lagi-lagi kemarahan Ryuga semakin naik dan berapi-api, ia tak menyangka bahwa Agito Himura yang dianggapnya ayah, tega menggunakan tubuhnya sebagai obyek penelitian.


Didalam foto selanjutnya juga ada Gemusha dan Inusha yang telah diimplankan pada tangan kanan Gemusha sarung tanga dewa dengan kuasa fire dan Inusha pada tangan kiri dengan kuasa water. Mereka berdua menjadi subyek penelitian 02 dan 03.


Pemerintahan Sangakama hanya boneka dari Agito Himura yang berdiri tegak di atas trophaeum regalia. Total ada 9 subyek termasuk Ryuga yang diimplankan senjata dewa kuno.


Kesembilan subyek penelitian di tempatkan di laboratorium yang berbeda-beda, Ryuga, Gemusha dan Inusha ditempatkan di sektor Majapahit serta lainnya tidak ada informasi di dalam berkas yang Ryuga temukan.


***


Di kantin Akademi Maung School, Josephine, Rany, Vanya dan Kira sedang makan siang.


"Guru, Ryuga sudah satu bulan lebih belum pulang juga. Apakah kita bisa menyusulnya?" tanya Rany.


"Ya guru, aku khawatir Ryuga terjadi apa-apa. Benar kata Rany, kita susul saja kesana dan menjemputnya," imbuh Josephine.


"Aku juga gelisah guru, ditambah Ryuga tak menghubungi siapapun diantara kita, untuk memberikan kabarnya," imbuh Vanya.


"Ya aku juga khawatir tapi kita tidak bisa menyusul Ryuga, apalagi untuk membantunya. Ryuga sedang dalam ujian ASSAT, kita tidak bisa menolong Ryuga," tolak Kira dengan mengelus dagunya.


"Jika guru tidak mengizinkan, kami akan kabur menggunakan pesawat milik Josephine untuk menyusul Ryuga!" ucap Rany.


Josephine dan Vanya mendorong kepala Rany dengan telapak tangan kanannya, "dasar bodoh! Kenapa memberitahukannya pada guru tentang rencana kita?!" umpat Josephine.


"Ya nih Rany, dasar lemes!" imbuh Vanya.


"Maaf-maaf aku tak sengaja, hehehe," balas Rany yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


"Baiklah, baiklah aku akan mencari misi untuk kalian dan aku akan mengawasi kalian juga, agar kalian bisa menyusul Ryuga. Tapi selesaikan misinya dahulu siap?" tanya Kira.


"Siap guru!" ucap serentak Josephine, Vanya dan Rany.


"Aku akan mencari misi dahulu untuk kalian, di ruangan misi. Seharusnya kalian sudah mendapatkan misi karena sudah satu bulan di Akademi, aku akan mencarikan misi yang penyelesaiannya bisa 2-3 hari," Kira bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah ruangan misi. "Josephine siapkan semuanya!"


Kira memberikan kode dengan tangan kanan yang diacungkan, untuk Josephine menyiapkan pesawatnya jauh dari akademi. Josephine dengan wajah sumringah langsung mengganggukan kepala pada Kira yang sudah jauh dari mereka bertiga.


***


Di kota Mangaung Metropolitan.


Ryuga yang sudah keluar dari laboratorium penelitian Sangakama telah ketahuan oleh para naga. Ryuga dikejutkan oleh serangan para naga yang cepat dan tiba-tiba, untung saja Azula berhasil menahan serangan para naga dengan ekornya untuk menangkis semburan api, angin, air, dan petir.


Groaar!


"Benar-benar membuatku naik pitam, akan kuhabisi kalian semua meskipun kalian monster berlevel diamond!"


Ryuga berteriak dan mengeluarkan redblackball lalu mengubahnya menjadi mode enam red fang. Para naga yang terbang ke arah Ryuga terus menyemburkan elemen mereka dari mulutnya untuk membunuh Ryuga.


"Gravity!"


Boom!


"Jet X!"


Ryuga menebas secara diagonal membentuk huruf X, memunculkan 10 siluet huruf X berwarna biru meluncur ke arah para naga dan membelah tubuh para naga menjadj empat.


Swush!


Slash!


[Selamat juragan mendapatkan 10 poin experience karena berhasil membunuh monster level diamond] x 100.


"Setan alas, kenapa poin experience-nya cuma 100 poin?" umpat Ryuga dalam batinnya.


[Semakin tinggi level semakin sedikit pula poin experience yang di dapatkan]


"Berat, kalau terus seperti ini, untuk naik ke level selanjutnya," batin Ryuga dengan raut wajah murung.

__ADS_1


Para naga itu datang lagi dan lebih banyak. 10 naga langsung menerjang Ryuga, dengan secepat kilat Ryuga berguling ke kanan dan ke kiri untuk menghindari terjangan 10 naga.


Swush!


Dari arah belakang Ryuga, 10 naga api menyemburkan api yang sangat panas. Ryuga melompat tinggi untuk menghindari semburan api, 10 naga api dan semburan itu mengenai apartemen kosong berlantai 10, hingga membuat gedung apartemen terbakar hebat.


"Gluk!" Ryuga menelan salivanya. "Hampir saja, kalau terlambat sedikit saja, aku sudah menjadi manusia panggang."


Ryuga yang melayang dengan skill gravitasi, tiba-tiba disambar oleh naga petir dan membuatnya terpental hingga menabrak dinding gedung.


Bang!


Shua!


Boom!


[Selamat juragan mendapatkan 10 poin experience karena berhasil membunuh monster level diamond] x 500.


Azula berjibaku dengan para naga dan berhasil membunuh 500 naga elemen dalam waktu kurang dari 30 menit. Kekuatan Azula sebagai salah satu ancient god beast memang tidak diragukan lagi.


Ryuga bangkit dengan menahan sakit, perutnya sedikit koyak dan darah mengalir deras dari dada dan perutnya, karena terkena sambaran kuku naga petir. Ryuga langsung meminum heal potion untuk menyembuhkan lukanya yang cukup parah, kurang dari 1 menit koyakan luka itu menutup sempurna.


"Bedebah! dasar T-Rex ompong berani-beraninya menyerangku secara tiba-tiba," gumam Ryuga. "Tapi kenapa aku mendapatkan poin experience tambahan padahal baru membunuh 100 monster?"


[Setiap pet juragan yang sudah dikontrak permanen, juragan juga berhak mendapatkan poin experience, setiap kali pet juragan membunuh monster]


Wajah Ryuga sumringah setelah mendapatkan pencerahan dari Kokobot, dengan begini ia bisa mendapatkan poin experience tanpa perlu berusaha keras melawan monster.


"Gravity!"


"Crazy storm!"


Ryuga menarik 500 naga ke dalam gravitasinya yang sudah ia lebarkan sampai radius 200 meter. Lalu Ryuga menebas para naga dengan sangat cepat, menggunakan enam red fang milik Kira.


Boom!


Slash!


500 naga langsung tewas seketika, terkena sabetan enam red fang milik Kira yang dipinjamkan pada Ryuga.

__ADS_1


__ADS_2