KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 237


__ADS_3

[Blangtungpak Blaem-Blaem. Terdeteksi monster berbahaya, sebaiknya juragan menjauh]


----------¤----------


Nama: Zulong Angel


Level: Grand Master


Elemen: Legiun


Ras: Phantasma


Type: Legendary


----------¤----------


Badan Zulong Angel terus keluar dari pusaran galaksi dan tak ada habis-habisnya. Bukan hanya tubuhnya yang begitu panjang, tapi juga sangat besar, bahkan setara luas pulau Phantasma yang melayang di ruang angkasa.


Di atas punggung Zulong Angel ada ribuan malaikat yang memiliki 10 sayap sampai 16 sayap. Semakin banyak sepasang sayapnya, semakin kuat pula levelnya.


"Groaaar ...!" Zulong Angel meraung keras, menggetarkan pulau Sky Phantasma.


----------¤----------


Nama: Giordio Angel


Level: Grand Master


Elemen: Xerebros


Ras: Phantasma


Type: Legendary


----------¤----------


----------¤----------


Nama: Zardosen Angel


Level: Grand Master


Elemen: Xerebros


Ras: Phantasma


Type: Legendary


----------¤----------


----------¤----------


Nama: Barrel Angel

__ADS_1


Level: Grand Master


Elemen: Xerebros


Ras: Phantasma


Type: Legendary


----------¤----------


----------¤----------


Nama: Rein Angel


Level: Grand Master


Elemen: Xerebros


Ras: Phantasma


Type: Legendary


----------¤----------


Satu Giordio Angel yaitu malaikat bersayap 10 terbang melesat secepat cahaya dan mengayunkan pedang besarnya.


'Klang!' Bilah pedang langsung terpotong dua ketika di adu dengan bilah tombak Sky Pierce.


"Banyak sekali." Ryuga menaruh tongkat tombaknya ke pundak kanan dan menatap sinis, "Woy ... apa kalian tidak malu mengeroyokku seorang diri?"


Pedang Giordio Angel yang patah itu kembali tubuh dan membuat Ryuga melebar, "Aku akan mencoba hipotesisku mengenai pedang Giordio Angel itu bisa beregenerasi. Giant Sweep!"


'Swush!' Siluet berbentuk sabit yang sangat besar melesat ke atas langit. Targetnya adalah Giordio Angel yang sedang melesat ke arah Ryuga untuk menusuknya.


'Klang-klang!' Tusukan itu berubah haluan menjadi mode menangkis. Tapi bilah pedang yang dipegang 100 Giordio Angel langsung patah menjadi dua bagian.


Bukan hanya itu 100 Giordio Angel, tubuhnya menjadi dua bagian terkena tebasan horizontal jarak jauh Ryuga.


[Selamat, juragan berhasil membunuh monster level Grand Master dan mendapatkan 100 poin Evolt]x110


[Untuk naik level selanjutnya dibutuhkan 738.000 poin Evolt]


Mayat-mayat 100 Giordio Angel itu lenyap menjadi aura emas dan masuk ke dalam pedang. Bilah pedang yang sebelumnya patah, tumbuh kembali dan bersinar terang.


"Groaaar ...!" Zulong Angel meraung keras, 100 pedang yang bersinar terang tersebut melesat cepat ke arah Ryuga.


'Trang-trang!' Ryuga menangkis cepat 100 pedang Giordio Angel dan mementalkannya ke berbagai arah.


Pedang-pedang itu berputar di udara. Tapi kembali melayang cepat terhunus ke arah Ryuga, "Hipotesisku kali ini benar. Pedang itu tumbuh kembali, tapi kenapa pedang itu bisa bergerak sendiri seperti punya kesadaran sendiri?" pikirnya.


Bukan hanya pedang, sekarang Giordio Angel yang lain dan tidak diketahui jumlah pastinya berapa, juga ikut menyerang ingin mengeroyok Ryuga.


"Silverball: Aegis Erudon!" seru Ryuga mengubah Sky Pierce menjadi Aegis Erudon sebuah senjata berbentuk perisai perak dengan pedang di tengahnya yang bisa di tarik keluar.

__ADS_1


Sementara itu para Vice Leader guild Storm Emperor yang sedang menonton kompetisi dari Televisi LCD yang berada di kamar mereka, hanya bisa menjatuhkan rahang. Pasalnya, Ryuga melawan monster yang sangat banyak itu seorang diri.


"Kak, apa tidak apa-apa? Membiarkan Ryu seorang diri di dalam portal?" tanya Filza khawatir. Bagaimanapun juga, Ryuga adalah calon suaminya.


"Muka Ryuga itu pahit, mana mungkin para monster itu mau. Pasti dia takan mati dengan mudah. Jadi tenang saja, paling sebentar lagi juga Ryuga membereskan portal itu," jawab Gemusha dengan nada malas.


Kembali lagi ke Ryuga yang menangkis pedang-pedang yang melayang dengan perisai dan terus menyerangnya.


"Ternyata otakku pintar juga. Lagian Arc Of Form ini bukan pedang. Jadi selama senjata berjenis pedang aku bisa menggunakannya, walau bisa dibentuk pedang. Guardian Aegis!" Ryuga menciptakan siluet perisai yang besar untuk menghalau pedang-pedang dan ratusan Giordi Angel yang menyerangnya tanpa henti. "Aerial Wave Blast!"


'Swush!' Ryuga menebas secara vertikal dan memunculkan bilah energi yang membelah apapun yang dilewatinya.


Barisan Zardosen Angel mulai bergerak yang masih berada di atas punggung Zulon Angel untuk membentuk siluet perisai.


Barisan siluet perisai itu memanjang seperti pagar istana setinggi 30 meter. Ryuga tidak berhenti menyerang melakukan tebasan horizontal, "Aerial Wave Blast!' serunya.


'Swush! Boom!' Bilah energi berbentuk horizontal dan sangat panjang, sepanjang seperempat badan Zulong Angel itu memenggal puluhan ribu Giordio Angel, Zardosen Angel, Rein Angel dan Barrel Angel.


[Selamat, juragan berhasil membunuh monster level Grand Master dan mendapatkan 100 poin Evolt]x40.000


[Selamat, juragan berhasil naik ke level Grand Master Epic 1. Untuk naik level selanjutnya dibutuhkan 500.000 poin pengalaman]


[Selamat, juragan berhasil naik ke level Grand Master Epic 2. Untuk naik level selanjutnya dibutuhkan 600.000 poin pengalaman]


[Selamat, juragan berhasil naik ke level Grand Master Epic 3. Untuk naik level selanjutnya dibutuhkan 700.000 poin pengalaman]


[Selamat, juragan berhasil naik ke level Grand Master Epic 4. Untuk naik level selanjutnya dibutuhkan 800.000 poin pengalaman]


[Selamat, juragan berhasil naik ke level Grand Master Epic 5. Untuk naik level selanjutnya dibutuhkan 900.000 poin pengalaman]


[Maaf, untuk naik ke level 6 poin kurang, dibutuhkan 600.000 poin Evolt lagi]


Di Piramida Pusara yang lainnya, banyak sudah anggota yan berguguran tewas mengenaskan, tubuh mereka di makan oleh para monster dan dikunyah hidup-hidup.


[Guild Lightning Star dinyatakan telah tereliminasi di Warbeast Den]


[Guild Royal Fear dinyatakan telah tereliminasi di Cybernetic Den]


Eye Drone yang mengikuti setiap Guild masuk ke dalam Gate, memberikan pemberitahuan melalui panel hologram.


"Cari mati memang mereka." Ryuga tersenyum licik dan mengibas-ngibaskan pedangnya.


'Slash-slash!' Tapi ia ceroboh. Sama seperti sebelumnya, setiap mayat Angel yang terbunuh menjadi aura emas dan terserap ke dalam senjata masing-masing. Senjata-senjata yang memiliki kesadaran tersendiri tersebut, berhasil menebas tangan dan pundak Ryuga.


Tangan yang terkena tebasan mengalami efek lumpuh sehingga mati rasa. "Sial, aku terlalu meremehkan mereka. Tapi aku masih punya kaki, Silverball: Raging Emperor!" seru Ryuga merubah Aegis Erudon menjadi Raging Emperor, sebuah senjata berbentuk Gauntlet dan Greaves.


'Bang-bang!' Dengan menggunakan kakimya, Ryuga menendang pedang, tombak, tombak berbilah ganda dan trisula yang menyerangnya.


"Sial-sial!" Ryuga mengumpat karena senjata-senjata itu tak henti-henti menyerang, dan ketika hancur tumbuh kembali.


Matanya berkeliling mengamati keadaan untuk menemukan jalan keluar. Tapi Zulong Angel tubuhnya mengeluarkan aura emas seperti aura yang menyelimuti semua senjata.


"Kenapa bocah tengik? Kau bingung? Kalau kau tidak bisa menemukannya, kau akan mati disini, ha-ha-ha ...." Suara antah berantah itu terkekeh keras dari langit, tapi fisiknya tidak ditemukan oleh Ryuga.

__ADS_1


__ADS_2