
"Silahkan pergi. Tapi habisi dengan sangat rapi, ini diluar permintaan misi dari Bloodfallen. Namun dari Titania sendiri, biar mereka tidak punya pendukung lagi jika kedua ASSAT pendukung mereka tewas. Aku sudah mengetahui semuanya jika kamu juga yang membunuh ASSAT sektor Giwa Pranala." Pernyataan Vouge membuat Akira melebarkan mata, informasi menurutnya sangat rahasia pun bisa diketahuinya.
***
Menara Mexus sektor Martapura, Paris.
Lord Thanatos sedang berada di kantor Lord Victor, "Bro, bagaimana hasil investigasi Dimitri tentang hilangnya Fiery dan Vligerie?"
"Aku rasa yang membunuhnya adalah Ryuga Himura. Seperti kasus Fenrir, Jason, dan Fayyed, semua pedang mereka bertiga juga hilang. Dimitri juga sudah menginvestigasi semua anggota guild Storm Gravity dan sekarang berubah namanya menjadi guild Emperor," jawab Lord Victor menyeringai tajam.
Ia sungguh sangat kesal mengingat 3 tahun silam dibuat babak belur oleh Ryuga di dalam portal Memory Of Heaven.
"Lord Victor tidak bisa diandalkan sama sekali. Jelas-jelas Sasuke menemukan fakta lain dari hilangnya Vligerie dan pedang Fiery," batin Lord Thanatos menunduk pasrah.
'Cwuszh!' Tiba-tiba Dimitri muncul dengan tubuh berkedip, "Hormat pada Lord Victor dan Lord Thanatos," katanya menunduk hormat dengan tangan kanan disilangkan ke dada kiri.
"Ada kabar apa yang kamu bawa?" tanya Lord Victor datar.
"Aku mendapat dari Yoran, jika ada pemberontakan di dalam Rinbo dan juga Neo Japan yang dipimpin oleh seorang pemuda yang dalam sekejap menguasai wilayah selatan dan kabarnya dibalik belakang pemuda tersebut adalah Ryuga Himura."
Dimitri menunduk pasrah, takut sekali jika laporannya membuat bos besarnya itu mengamuk kalau sudah mendengar kata Ryuga.
"Satu hal lagi Lord Thanatos, orang yang membunuh Vligerie adalah salah satu pembunuh bayaran di organisasi Titania yang sekarang berpihak pada wilayah selatan yaitu UniverseRuler. Diketahui pemimpinnya adalah ...."
"Sialan!" Lord Thanatos dan Lord Victor mendengar kata bisikan tentang nama Vergil Wong dari Dimitri langsung memukul meja hingga terbelah dua.
"Aku rasa Vergil Wong ini adalah antek-anteknya Ryuga Himura." Lord Thanatos mengeraskan rahang dan mengepalkan tangan sangat erat.
'Tok-tok!' Pintu ruangan Lord Victor diketuk pelan, "Permisi My Lord! Ada seseorang yang ingin bertemu Lord Thanatos," panggil salah satu penjaga ruangan Lord Victor.
__ADS_1
Wanita memakai Cyborg Armor Suit berwarna ungu, memiliki pupil mata biru dengan garis vertikal hitam di tengah pupil. Rambutnya sepinggang dan sangat lurus dengan warna biru terang.
"Hormat pada Lord Victor dan Lord Thanatos." Wanita itu membungkuk hormat dengan tangan kanan disilangkan pada tangan kiri.
Kedatangannya membuat Lord Victor dan Lord Thanatos terpana, sebab wanita yang berada di depan mereka bukan wanita biasa. Putri pertama dari klan Vercraf dan kakak dari Vligerie Vercraf, juga merupakan keluarga cabang Vercraf yang berhasil merebut posisi keluarga utama Vercraf.
Wanita itu menguasai kuasa Swordlancer, kuasa yang sangat langka diantara Divya. Klan Vercraf memang memiliki banyak anggota keluarga yang punya kuasa langka. Salah satunya adalah Vlidcky dari keluarga utama yang terusir.
"Hormatmu aku terima." Lord Victor dan Lord Thanatos tersenyum lebar.
"Izinkan aku My Lord untuk membunuh adik bodoh itu dan membalas dendam adikku pada Titania. Aku sudah menemukan identitas pembunuh adikku dan juga Vlidcky yang berhasil lolos dari maut," pinta wanita itu sangat serius, terlihat dari tatapannya yang sangat tajam.
"Mulai sekarang, kamu menggantikan adikmu menjadi ASSAT. Aku yakin di tanganmu Giwa Pranala akan lebih kuat dan berkembang," titah tegas Lord Thanatos dengan aura mendominasi.
"Terima kasih, My Lord." Wanita itu membungkuk hormat dengan tangan kanan disilangkan pada tangan kiri.
***
Vergil sedang duduk di salah satu Yatai dn menikmati mie ramen yang sudah ia habiskan 3 mangkuk. "Nampaknya, aku lapar sekali setelah mengerjakan pelajaran akuntansi. Benar-benar menguras otak rupanya," gumamnya.
Para preman pasar Jongma, salah satu pasar di wilayah selatan Hokkaido yang masih enggan tunduk pada Universe Ruler. Mereka masih setia pada Yoran, Signas, dan terutama klan Tokugawa.
Memporak porandakan kursi-kursi kedai angkringan yang sedang Vergil makan di tempat itu.
"Jono, cepat bayar hutangmu! Kalau tidak aku hancurkan semua tulang belulangmu!" Salah satu preman dengan badan kekar dan berada di level Divya 7 mencengkram Jono, suami dari Jeny pemilik angkringan tersebut.
Vergil semakin asik makan dan malah nambah, tidak memperdulikan apa yang sedang terjadi. Bahkan suara mangkuk, piring, dan teko yang pecah pun tidak
'Plak!' Teko besar mengenai kepalanya dan masuk tepat di kepalanya juga, membuat Vergil naik pitam.
__ADS_1
Gladys yang bersembunyi di balik bayangan Ryuga lebih murka. Tapi Vergil melambaikan tangan untuk tak ikut campur.
'Buak!' Jeny ditendang perutnya hingga terpental mengenai tiang dan tulang punggungnya sedikit retak.
'Buak-buak!' Jono juga diinjak-injak kepala dan badannya hingga babak belur. Para preman pasar Jongma sekaligus debt kolektor dari penguasa pasar Jongma bernama Andy Hou itu terkenal brutal, sadis dan kejam dalam meminta hutang.
"Cepat berikan uangnya, atau aku patahkan semua tangan dan kakimu!" bentak laki-laki bertinggi 170 cm berambut mohawk dengan menarik leher Jono dan mengangkatnya tinggi-tinggi.
'Buak-buak!' Para preman yang lain beringas dan terus memukul perut Jono tanpa henti. Walau Jono sudah memuntahkan banyak darah.
Jeny yang meringis kesakitan, merangkak ke arah Jono dan berhasil menggapai kaki Mowgli. Ketua operasi penagihan hutang pada Jeny dan Jono.
"To-tolong! Le-lepaskan su-suamiku. A-aku berjanji akan mem-membayar hutang-hutang kami," lirih Jeni memohon dan menaruh dahinya pada sepatu Mowgli.
"Berisik!" Goryu menarik kerah belakang Jeny dan melemparkan tubuhnya ke arah angkringan tapi berhasil ditangkap oleh Vergil.
"Hoaam ... kenapa aku melihat para kecoa di depanku ya. Apa kecoa itu hanya bisa memukuli para semut, sungguh menjijikan." Vergil menaruh Jeny pada kursinya dan melepaskan teko yang masuk ke dalam kepalanya.
Mowgli, Goryu, dan kedelapan preman lain langsung teralihkan pandangannya pada Vergil.
Mowgli mengeraskan dan melemparkan tubuh Jono. Kali ini ia sangat geram dihina kecoa, lalu mendekati Vergil dengan sangat garang dan mendominasi, "Apa yang kamu katakan tadi, hah?!" bentaknya melesatkan bogem mentah pada Vergil.
Pukulan itu hanya mengenai ruang kosong, sebab Vergil bergerak secepat kilat dan sudah berada di belakang Mowgli.
"Apa yang kamu cari tuan? Apakah matamu itu sungguh rabun, tidak bisa melihat diriku yang tampan ini, he-he-heh ...." Vergil mengejek sambil terkekeh.
Mowgli membalikan badan dan melepaskan hempasan pukulan dengan tangan kiri. Lagi-lagi Vergil mempermainkannya, karena bergerak sangat cepat menghindari pukulan Mowgli.
"Hai, tuan kekar tapi ototnya otot cilok. Aku disini!" Vergil melambaikan tangan dan sudah berada di belakang Mowgli.
__ADS_1