KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 62


__ADS_3

"Birds Chirping Stream!"


Ryuga melompat dan menembakan halilintar berwarna merah secara acak dari tubuhnya.


Zrrt!


Jdash!


Jdar!


Halilintar itu menyambar 16 kadet dan membuatnya gosong lalu pingsan, mereka tidak bisa memprediksi serangan Ryuga yang mendadak. Ryuga segera mencari coin keeper diantara 16 kadet, lalu mengambil coin yang tersimpan di jam tangan penyimpanan.


[Pengumuman! tim 19 terelimininasi]


[Pengumuman! tim 11 terelimininasi]


[Pengumuman! tim 3 terelimininasi]


[Pengumuman! tim 1 terelimininasi]


"Yah ini sih, bukan kerja team namanya tapi kerja perorangan. Ryuga sendiri saja sudah membuat kita jadi tukang piknik begini, apa angkatan kita tidak ada satu pun tim yang kuat?" Rany menikmati makananan yang dibawa Josephine, duduk menghadap ke utara di atas tikar.


"Tak apa-apalah. Kita kan bisa santai dan menghemat energi. Meskipun butuh 3 tim teratas di akademi dan kemungkinan besar kita masuk, karena sudah mengumpulkan 5 coin, sisa tim masih 17 tim yang berkompetisi dengan kita. Lebih baik kita santai dan waspada," balas Josephine.


Ryuga muncul tiba-tiba, "Itu benar. Atau kita eliminasi saja setengahnya, bagaimana?" usul Ryuga.


"Setuju, daripada kita berdiam diri. Tanganku ini sudah gatal ingin menghajar mereka, ayo!" timpal Vanya.


Josephine dan Rany menghentikan kegiatan santai mereka. Benar saja selang 5 menit satu tim muncul lagi di training field desert, yaitu tim 21 yang terkenal dari klan Sugriwa. Klan Sugriwa di dalam akademi meminta tim mereka anggotanya dari klan sugriwa semua dan mereka berempat berlevel 4 Divya.


Klan Sugriwa mempunyai ciri setiap anggota klannya, untuk laki-laki memiliki badan yang besar, dan berjambang hingga menyentuh rambut janggut mereka. Sedangkan perempuannya sama memiliki badan yang tinggi, besar, dan mempunyai rambut berwarna pirang, serta alis menyatu. Klan Sugriw semuanya membawa senjata tongkat.


"Oh jadi kalian tim 7, yang menumbangkan tim 19,13,3, dan 1, hebat juga. Tapi kami akan merebut koin itu dan menjadikannya milik kami," ucap Anton Sugriwa. "Bersiap, Hanoman formation!"


Swung!


Muncul magic circle berwarna putih berdiameter 10 meter di bawah kaki mereka berempat, dan mengubah mereka menjadi kera besar berwarna putih. "Ketua, firasatku mengatakan, sepertinya koin itu berada di Ryuga. Aku dan Kamitri yang akan mengurusnya! Trikrama!" ucap Sima Sugriwa.


Bloom!


Tubuh Sima menjadi kera raksasa setinggi 30 meter, itu adalah skill khusus yang hanya dimiliki oleh klan Sugriwa. Vanya menghalangi mereka lalu melompat dan menghujamkan pukulan pada Shima dan diadu lagi oleh Shima dengan pukulan juga.


Bang!


Swush!


Mereka berdua beradu sepuluh kali pukulan dengan tubuh yang tidak seimbang 160 cm lawan 30 meter. Tapi kekuatan Vanya mampu mengimbanginya, sungguh benar-benar monster.

__ADS_1


"Great chery blosom!"


Tangan kanan Vanya menegang, urat ototnya keluar. Vanya kembali mengadu pukulannya dengan pukulan Shima, "Selamat tinggal monyet unyuku!"


Bang!


Krak!


Boom!


Tangan kanan Shima patah dan roboh, seketika itu Shima langsung pingsan. Pukulan Vanya sangat kuat mampu merobohkan kera raksasa setinggi 30 meter. Kamitri menyerang Vanya dari belakang dengan kelima cakar besar di tangannya.


Slash!


Trang!


"God sword technique, sword turtle!" Rany memunculkan kubah untuk melindungi Vanya. Cakaran itu tak berhasil menyentuh kulit Vanya, kubah biru transaparan itu sangat kuat dan tidak bisa ditembus hanya dengan serangan cakaran seperti itu.


Kamitri menyeringai jahat, matanya merah dan menatap tajam Rany, lalu tubuhnya menghilang dari pandangan Rany.


Trang!


Trang!


Cakaran dan katana blue claw Rany beradu, keduanya bergerak sangat cepat, sampai-sampai tidak bisa dilihat oleh mata biasa. Keduanya terpundur 10 meter, telapak kaki mereka bergesekan dengan permukaan pasir.


"Three headed wolf!


"Hanoman strike!"


Rany menyarungkan katananya dan menariknya dengan cepat, lalu menebas secara vertikal dari atas ke bawah, memunculkan 3 siluet sirip hiu yang membelah tanah. Kamitri menebas dengan cakarnya secara diagonal dan memunculkan siluet berbentuk huruf x, lalu mengarah ke arah Rany.


Slash!


Swush!


Bom!


Dua siluet bertabrakan dan membunyikan ledakan, kepulan asap menghalangi pandangan keduanya. "Azure Dragon!" Rany melesat ke arah Kamitri dan memberikan tebasan beruntun, Kamitri terus menangkisny dengan cakar, tapi lama-kelamaan kecepatan Kamitri tak mampu mengimbangi kecepatan tebasan Rany.


Trang!


Slash!


"Chery blosom!"


Vanya memanfaatkan Kamitri yang sedang lengah la menghantamkan pukulan di punggung Kamitri, dan berhasil membuatnya terpental jauh lalu pingsan.

__ADS_1


Bang!


Shua!


"Kurang ajar kalian! Dua saudaraku kalian kalahkan! Aku pasti akan menghancurkan kalian dan kupenyekan kalian hingga jadi kerupuk udang. Triwikrama, super monkey god!" teriak Anata Sugriwa.


Bloom!


Tubuh Anata membesar menjadi raksasa lebih tinggi dari Shima 100 meter, bulunya berubah berwarna kuning keemasan, matanya merah, otot-otot di seluruh tubuhnya menegang, dan kepalanya memakai mahkota emas.


"Josephine, kau yang urus! Bukannya kalian ingin lawan yang kuat. Aku mau bersantai, sekarang giliran kalian." Tubuh Ryuga berkedip, hilang entah kemana, bersama siapa dan berbuat apa.


"Woy! kau kemana, kampret! Dasar kutu kupret, muka sayur asem, muka sayur lodeh, muka sayur sop. Jika kau kembali, aku akan memukul kepalamu, Ryu! Awas saja! Hmph!" umpat Josephine mendengus kesal.


Rany dan Vanya sedang melawan Anto yang membawa senjata gold stick. Kekuatan klan Sugriwa benar-benar merepotkan, meskipun hanya level 4 tapi setara dengan level 6, setelah mereka menggunakan skill Hanoman formation. Skill ini hanya bertahan 30 menit dan untuk menggunakannya lagi membutuhkan waktu 1 jam.


Duar!


Duar!


Anto menyerang Vanya dan Rany secara brutal dengan skill stick punch Hanoman. Mereka dibuat kerepotan dan terus mengindar, selain kuat pukulan tongkat Anton sangat kuat.


Boom!


Boom!


Josephine terus menghindari pukulan Anata dengan shadow step. Kemanapun Josephine melangkah, Anata mampu menjangkaunya. Josephine sangat santai melawan Anata itu tercermin dari bibirnya yang selalu melengkung membentuk senyuman, ia sangat menikmati pertarungan dengan Anata.


"Chaotic spark, area! On rush!"


Josephine memunculkan ratusan bola berwarna ungu kehitaman berdiameter 2 meter di seluruh tubuh Anata, dan bola itu mengeluarkan duri besar dan berputar sangat cepat di tubuh Anata.


Jleb!


Jleb!


"Aaaakh!" pekik Anata, bulu dan kulitnya koyak, cairan merah keluar dari sekujur tubuhnya mengalir deras. "Aaakh! Sakit sekali!"


Boom!


Tubuh Anata yang sangat besar itu roboh ke permukaan pasir, dan Josephine langsung menguncinya dengan skil shadow hand. Josephine segera mengecek jam tangan penyimpanan Anata, Sima, dan Kamitri tak ada satu pun coin yang mereka simpan. "Ternyata coin keepernya adalah dia!" Josephine menyeringai kesal dan menunjuk Anton. "Minggir kalian! Haunted shock!"


Shua!


Boom!


Josephine mengarahkan tangannya ke atas lalu ke bawah, muncul infernal spear, tombak javelin berwarna hitam menghantam Anton secara tiba-tiba dan mengejutkannya. Untung saja Rany dan Vanya menghindar, kalau tidak mereka sudah menjadi rempeyek.

__ADS_1


__ADS_2