KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 227


__ADS_3

'Boom!' Mayat-mayat monster Wolf beterbangan dan berceceran di udara. Debu tebal seluas 100 meter menghalangi pandangan.


Ada bekas tebasan sedalam 5 meter dan sepanjang 500 meter terlihat, setelah kepulan asap dan debu itu mereda.


"Hore ...!" Penonton bersorak ramai di dalam kursi Velodrome. Guild Emperor terus naik angka poin pendapatan menghabisi monster.


"Haa ...!" Penonton semakin ramai setelah melihat papan klasemen digital yang muncul di LCD besar yang terpampang di sebelah barat Velodrome.


[1. Emperor: 100.000


[2. Imperial Darkness : 88.500


[3. Royal Fear : 86.400


[4. Infernal Darkness : 43.500


[5. Gold Hook : 36.300


[6. Raising Drago : 31.500


[7. Hill Blaze : 28.700


[8. Battle Wolf : 23.900


[9. Arcadia Golem : 15.400


[10. Lightning Star : 9.600


Di dalam layar LCD digital hanya memunculkan 10 peringkat atas Guild. Sisanya sudah banyak yang tumbang.


"Aiiih, baru setengah jam sudah 22 Guild yang tumbang. Padahal ini hanya portal simulasi yang sudah diprogram sesuai kemampuan monster Titanium." Kira menepuk jidatnya sendiri.


Bagaimana tidak, jika ini dalah portal sesungguhnya. Maka akan banyak Divya yang tewas.

__ADS_1


[Peringatan! Peringatan! Bos Monster akan muncul di level Duranium]


Hasil tebasan Vergil berhasil membunuh 10.000 monster dalam sekali serang. Hal ini memicu 100 boss monster muncul di semua Field.


"Pertunjukan ini akan semakin menyenangkan." Ryuga menyuggingkan senyum menatap jutaan monster yang berubah pergerakannya menjadi buas dan brutal.


"Aaakh ... aaakh ...!" Suara pekikan terdengar di seluruh field. Satu persatu Divya dari berbagai Guild mulai berjatuhan, tapi tidak bagi anggota Guild Emperor yang sudah sering menghadapi monster berlevel Duranium.


Bagaiman pun juga pengalaman yang banyak, latihan yang berat dan pengetahuan yang mumpuni tidak mengkhianati hasil.


"Blaze Meteor!" Gemusha mengangkat tangan kanannya ke atas.


'Swush!' Di langit muncul meteor hitam yang diselimuti bara api hitam yang berkobar-kobar. Ukurannya saja bukan main-main sebesar 500 meter meluncur cepat ke arah kerumunan Hollow Shark di permukaan danau.


"Inu, aku tak menyangka Vektorio sangat hebat. Bukan hanya energi Vedaku lebih hemat menggunakannya, tapi juga kekuatanku meningkat pesat," kata Gemusha tersenyum puas mengelus jam tangannya.


"Tapi, kakak terlalu berlebihan. Lihatlah!" Imusha menunjuk meteor hitam yang menghantam permukaan danau.


Air di danau meluap, gempa skala 7.5 SR pun mengguncang semua Field di dalam portal. Danau itu dipenuhi asap tebal oleh air danau yang menguap.


"Sial, benar-benar sial. Padahal 6 Ancient Beast Ball sudah aku dapatkan, tapi kenapa yang muncul hanya monster berlevel Mythril?" Ziya menatap kesal panel hologram di atas langit dengan urat otot d dahinya. Karena poin Guild Emperor sudah 550.800 poin. Sedangkan Guildnya sendiri baru 358.000 poin.


Kejar mengejar poin di antara 9 Guild yang tersisa pun semakin menarik di papan klasemen.


"Cih, Ryuga selalu menjadi unggulan. Kini malah ada orang lain yang menyaingi Guild milikku. Waktunya aku beraksi, Infernal Darkness Army! Demo Archion Power! Infernal Dakness Weapon!"


Josephine yang sangat mesal merubah dirinya menjadi iblis bersayap empat, bertanduk empat, dan bertangan empat memegang Infernal Spear, Exodus Sword, Vengeful Sword dan Death Scythe.


'Slash-slash!' Josephine membabi buta memenggal kepala Octus Drago yang baru saja keluar dari kawah berapi.


Dalam sekejap poin Guild Infernal Darkness naik ke posisi dua mendekat Guild Emperor.


"Aku juga ikut Josephine. Summoning: Seven God Dragon! Big Eye Explosion!" Angelina mengangkat kedua tangannya ke udara untuk memanggil mata besar dan 7 dewa naga elemen.

__ADS_1


Akira hanya santai melipat tangan melihat teman-teman satu Guild-nya membabat monster yang ditemui mereka.


'Swush! Boom!' Sinar laser ungu melesat cepat dari mata besar yang berada di langit. Tembakannya lurus kebawah lalu bergerak ke depan untuk menghancurkan permukaan tanah dan monster yang dilewatinya.


Setelah serangan Angelina, poin Guild Infernal Darkness naik tajam melewati poin Guild Emperor.


Boss Monster banyak bermunculan semakin lama semakin tinggi levelnya. Kali ini 1000 Boss Monster berlevel Asmodium.


Poin 790.000 milik Guild Infernal Darkness tersebut hanya bertahan satu detik saja. Karena anggota inti Guild Emperor sudah bergerak, 1000 Boss monster di berbagai Field berhasil dihabisi oleh Gemusha, Inusha, Zio, Verel, Boy, Vlidcky, Raras, Filza, Rany dan Raj.


[Selamat, Guild Emperor memicu poin tersembunyi 2.000.000 poin karena berhasil membunuh 1000 Boss Monster berlevel Asmodium]


Panel hologram di atas langit portal mengumumkan hal tersebut dan dilihat oleh semua Divya juga para penonton.


"Ryu, kamu punya anggota yang kuat. Semoga saja kamu bisa membunuh bajingan berada di dalam tubuhku sebelum ibu bangun. Jika bangun, entah bencana apalagi yang akan menimpa bumi," gumam Agito memandang layar LCD besar yang menunjukan 2.890.110 poin untuk Guild Emperor.


"Apa?! Tidak mungkin! Sial!" Josephine mengeraskan rahang. Begitu juga Angelina dan Akira semakin marah.


8 Guild lain pun semakin terbakar emosi karena iri hati, Guild Emperor mendapatkan 2 juta poin tersembunyi. Itu artinya peringkat satu tidak bisa terkejar oleh mereka karena tersisa waktu 20 menit.


Guild Infernal Darkness hanya bisa mengandalkan Akira, Josephine, Angelina, Cipta, Quiela, dan Niz serta klan cabang Vercraft yang hanya berjumlah 12 orang.


Quiela menyerah, karena Akira terus memburunya dalam beberapa hari kemarin dan diberi ampunan asal masuk menjadi anggota Guild Infernal Dakness. Dengan berat hati, Quiela, Niz dan anggota klan cabang Vercraft menerimanya.


"Legendary Enchantment Tier 7. Mode Bearimau!" seru Vlidcky yang berada di satu Field yang sama dengan Niz.


"I-itu,Vlid-vlidcky bukan?! Ti-tidak mungkin?!" Niz melebarkan mata dengan tangan mengepal, wajahnya memerah dengan urat otot di dahi yang menonjol besar. "Sampah! Aku bunuh kau! Eternal Forest!"


Niz kehilangan kendali setelah melihat Vlicky dari jauh. Dia menangkupkan tangan untuk mengeluarkan akar-akar dari permukaan tanah dan membntuk hutan dengan pepohonan beracun. Tujuannya satu membunuh Vlidcky.


Sensor Vlidcky menunjujukan bahaya dan segera melompat tinggi, tapi akar-akar besar itu terus mengejarnya ke udara.


"Haaa ...!" Vlidcky berputar 360 derajat di udara lalu melesat untuk menerobos akar-akar besar yang akan menjeratnya.

__ADS_1


'Slash-slash!' Akar-akar besar besar tersebut terpotong menjadi potongan kecil-kecil.


"Ha-ha-ha ...." Vlidcky tertawa terbahak-bahak di udara setelah berhasil menggagalkan serangan Niz dan melanjutkan, "Ha-ha-ha ... jadi aku tak perlu mencarimu bocah setan. Spider Bat!"


__ADS_2