KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
New Chapter 161


__ADS_3

Arakorn, Yoran, dan Belucci sedikit panik. Keringat dingin membasahi dahi mereka, setelah 3 aura emperor tak mampu membuat pria bertopeng putih di depannya tunduk.


***


Markas Tersembunyi Asosiasi Assasin Dark Realm, Wilayah Utara Hokkaido.


Zaka memakai Armor Cyborg Suit berwarna putih dan replika Mask Of Universe berwarna putih. Sekarang dia sedang bersiap melakukan penyerangan atau lebih tepat disebut pembantaian.


"Topeng Cyborg ini sungguh sangat hebat, walau ini hanya replika tapi pandangannya bisa melihat di dalam segala medan. Bahkan tembus pandang benda padat, meski hanya bertahan 10 detik."


Zaka sedang terjun dari lantai 30 dan mengeluarkan Cyborg Wingsuit agar tetap melayang, lalu meluncur cepat.


Targetnya adalah lantai 15, dimana para petinggi anggota asosiasi Dark Realm sedang mengadakan rapat. Tentang penyerangan terhadap Ryuga yang akan diadakan malam nanti.


"Shadow Hike!"


Begitu sampai di lantai 15, magic rune berwarna hitam muncul dan dipijak oleh kedua kaki Zaka untuk menumpu, lalu menerobos kaca yang cukup kuat.


"Hyper Sonic Blow!"


Zaka menembakan suara bertekenan tinggi yang sudah dipadatkan menjadi bentuk siluet tali berujung bilah tombak dan berhasil memecahkan kaca sekeras batu logam titanium.


Para pembunuh bayaran bersiaga menarik pedang ninjato, belati, dan kunai masing-masing. Bahkan yang mampu melihat tubuh Zaka yang sangat cepat walau hanya satu detik melemparkan shuriken. Tapi sayang, shuriken-shuriken tersebut hanya tertancap di dinding.


"Sial, siapa yang berani menyerang kami terang-terangan. Kepung dia dan habisi ditempat, berani menantang Asosias Assasin Dark Realm, harus mati!" teriak ketua Asosiasi Dark Realm sangat geram bernama Anmosi.


"Invisibility!"


Tubuh asli Zaka tidak dapat dilihat, hanya memunculkan tubuh palsunya yang terus berkedip sambil membungkuk hormat dengan menyilangkan tangan kanan ke dada kiri.


"Perkenalkan. Aku adalah anggota Four White Shadow namaku Kiu. Salam penghormatan dariku," sambung Zaka sambil menyeringai dari balik topeng putihnya. "Hyper Sonic Step! Special Divide!"


Zaka secepat kilat memotong kepala 10 petinggi Dark Realm dan 40 Assasin lain dengan ayunan Death Claw. Tak ada satu pun tetes darah yang terjatuh, dalam sekejap kepala mereka sudah terhisap ke dalam jam tangan ruang milik Zaka.


Anmosi secepat kilat berhasil menangkis Death Claw dengan pedang ninjato miliknya dan mendorong Zaka hingga terpundur hingga menabrak dinding.


"Speedster! Wind Blade!"

__ADS_1


Anmosi melesat cepat dan menebas secara vertikal, dalam sepersekian detik, Zaka berhasil menghindar hanya bergerak 20 cm. Kalau tidak, tebasan ninjato yang diselimuti elemen angin tersebut akan membelah tubuhnya.


Zaka tersenyum lebar, "Cepat juga gerakanmu. Bagaimana kalau ini? Unlimited Blade!"


Tubuh Zaka berkedip dan muncu di belakang Anmosi lalu melepaskan tebasan bertubi-tubi dan sangat cepat.


"Quick Silver! Crazy Storm Cerberus!"


Anmosi membalikan badan dan menangkis tebasan Zaka. Bahkan mencoba menyerang balik dengan mengimbangi kecepatan ayunan tangan Zaka.


Suara dentingan dua senjata beradu dan percikan es di sekitar tubuh Zaka juga Anmosi membekukan udara sekitar bahkan semua ruangan membeku. Gerakan Zaka juga melambat membuat Anmosi tersenyum licik, rencananya berhasil menghentikan waktu sementara pads tubuh Zaka dengan membekukannya.


"Tidak semudah itu, tuan beku. Hyper Shadow Step! Hyper Sonic Step! Spacial Divide!" Zaka berhasil membalikan pembekuan waktu, malah ia membalikan keadaan dengan membuat Anmosi tubuhnya terdiam sesaat karena efek dua skill melambatkan waktu.


Secepat kilat Zaka berhasil memotong kepala Anmosi dengan sangat rapi tanpa setetes darah pun menetes. Kepala itu ia simpan ke dalam jam tangan ruang miliknya lalu hilang dalam kegelapan.


***


Markas Tersembunyi Asosiasi Assasin Qirinmonk, Wilayah Selatan Hokkaido.


Pedang itu diseret ke permukaan tanah, dan Zaki masuk ke dalam sebuah gang sempit yang menuju markas rahasia Qirinmonk.


Banyak ninja berbaju hitam bersiaga dibalik bayangan. Mereka bersiaga jika Zaki menyerang, tapi ia belum ada tanda-tanda ingin menyerang. Bahkan anggota yang lain mengira Zaki ingin mendaftar menjadi anggota asosiasi Qirinmonk.


"Berhenti!" Zaki terus berjalan perlahan menyeret Scimitar padahal sudah diperingatkan.


"Splash Explosion!"


Zaki menancapkan Scimitar dan mengeluarkan rantai bayangan untuk menjerat 15 assasin yang bersembunyi termasuk yang memberinya peringatan.


Kelima belas assasin itu terjerat rantai hitam dan tubuhnya ditarik perlahan ke dalam bayangan menyisakan hanya kepalanya saja.


"Aaakh! Lepaskan aku." Mereka semua berontak dan keringat dingin mengucur di wajah mereka.


"Selamat tinggal, Deadly Sharp!"


Zaki menebas 360 derajat untuk melepaskan siluet tebasan, semua dinding, kayu, dan kepala 15 assasin terpotong. Bahkan markas tersembunyi setengah bangunannya terbelah oleh tebasan Zaki.

__ADS_1


45 pembunuh bayaran di dalam ruangan marka tersembunyi semuanya tewas, terpotong tubuhnya menjadi dua. Serangan Zaki benar-benar gila.


Zaki melesat cepat mengumpulkan semua kepala para pembunuh bayaran, hingga ia lupa masih ada 2 orang lagi yang masih berada diruangan bawah tanah.


"Mach Blow!"


"Mach Assault!"


Firga dan Suigan tiba-tiba muncul dengan melepaskan tusukan secara bersamaan. Zaki tidak sempat menghindar dan mendapat tusukan di bahu kanan serta kiri.


Zaki mengibaskan kedua bahu untuk memotong bilah ninjato yang berhasil menembus kedua bahunya.


"Aaargh!" Zaki meraung keras melepaskan kedua bilah di kedua bahunya untuk melesat ke arah Firga dan Suigan. Lalu mundur sejauh mungkin untuk meminum heal potion, agar luka tusuknya cepat sembuh. "Shadow Vanish!"


Firga dan Suigan berhasil menangkis potongan bilah ninjato ke kanan juga ke kiri. Lalu melesat ke arah Zaki melepaskan tebasan vertikal dari atas ke bawah.


Tubuh Zaki menjadi asap dan muncul di belakang Firga serta Suigan. Secepat kilat Zaki menebas kepala Firga dan Suigan, mata mereka sudah melihat tubuh mereka sendiri, kepala itu menggelinding tanpa setetes darah sedikit pun.


"Benar-benar merepotkan." Zaki tersenyum puas menyimpan kepala Firga dan Suigan, lalu tubuhnya hilang dalam kegelapan dengan suara nafas tersengal-sengal yang masih terdengar.


***


Markas Tersembunyi Asosiasi Assasin Hostages, Wilayah Timur Hokkaido.


Gladys sedang berada di dalam gedung bekas Mall yang sudah sepi. Banyak bayangan hitam berkelebat menyambut kedatangan Gladys.


Mereka merasa terancam dengan kedatangan Gladys. "Pergi kamu, ini wilayah terlarang!" bentak suara tanpa rupa.


"Aku hanya ingin berkunjung, apa aku tak boleh?" Gladys menyunggingkan senyum.


"Sudah kukatakan ini wilayah terlarang. Jika memaksa kami tak segan untuk membunuhmu. Wind Bullet!"


Suara tanpa rupa itu kembali terdengar memberi ancaman. Satu detik kemudian muncul ratusan shuriken angin melesat ke arah Gladys dan mengepungnya.


"Aku senang dengan penyambutan ini, terkesan sangat sopan. Psycho Field!"


Gladys membungkuk hormat dengan tangan kanan disilangkan ke dada kiri dan tubuhnya diselimuti bola pelindung berwarna ungu transparan.

__ADS_1


__ADS_2