KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 77


__ADS_3

Groaar!


[Peringatan! Peringatan! Portal tingkat paladium muncul]


Muncul portal warna hijau di atas mulut gua, puluhan harimau berwarna merah dengan loreng putih, dua gigi taringnya menonjol keluar di depan mulutnya.


[Nama : Fire Tiger


Level Monster : Mythril


Skill : Fire Claw yaitu Fire tiger mencakar denngan cakaran api yang sangat panas]


"Mundur!" Ryuga berteriak dan melambaikan tangan ke arah belakang. "Monsternya sangat berbahaya! Kazedogh bawa Angelina, Filza, dan Raras pergi dari sini!"


Groaar!


Kazedogh berlari cepat meninggalkan gua. Boy dan Verel sudah bersiap melawan kawanan Fire Tiger yang siap menerkam.


"Expansion body! Chaotic punch!"


Tubuh Boy membesar, dan melayangkan pukulan yang sangat kuat ke kepala Fire Tiger.


Bang!


10 Fire Tiger terpental ke berbagai arah, mereka sigap langsung bangkit kembali. Meskipun 10 Fire Tiger, mereka cukup kuat menahan serangn fisik Boy yang sangat bertenaga.


"Boy lari! Monster itu bukan tandinganmu!" Ryuga berteriak lalu berlari cepat ke arah Boy untuk menyelamatkannya. "Water prison!"


Blukbuk!


Ryuga berhasil memenjarakan satu Fire Tiger di dalam penjara air yabg dibuatnya. "Pergi boy! Cepat!" Ryuga melambaikan tangannya dengan sorot mata yang sangat tajam. Boy pun berlari cepat ke arah Kazedogh sedang membawa Angelina, Filza, dan Raras.


Slash!


Bahu kiri Ryuga terkena cakaran Fire Tiger, darah mengalir dari luka. Raut wajahnya meringis kesakitan, "Aargh! Monster yang benar-benar merepotkan! Prison Break!"


Crat!


Fire Tiger yang berada dalam penjara air hancur menjadi bubur darah. Ryuga menenggak botol hijau yang ia keluarkan dari inventori sistem untuk menghentikan pendarahannya.


"Birds chirping stream!"


Verel melompat tinggi dan mengeluarkan petir dari telapak tangannya ke berbagai arah, untuk membunuh kawanan Fire Tiger.


Jdar!


Jdar!


5 Fire Tiger terkena kilatan halilintar Verel, tapi monster Fire Tiger lumpuh sesaat lalu bangkit kembali dan melompat ke arah Verel dengan menghujamkan cakaran api.


Slash!


Punggung Verel terkena cakaran, dan turun dari lompatannya dengan terkulai lemas. Darah dipunggungnya mengalir deras, wajahnya pucat pasi, keringat dingin mengalir di wajahnya. Ryuga berlari menghalau serangan cakaran api para Fire Tiger yang akan menghabisi Verel.


Trang!


Trang!


Dalam kondisi seperti ini Ryuga terdesak, harus memilih Verel atau melawan para Fire Tiger.


Ryuga memberikan Verel 3 botol hijau dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya terus menangkis serangan cakaran api Fire Tiger. "Verel minumlah! Lalu lari! Tinggalkan aku sendiri!"


Trang!

__ADS_1


Trang!


Verel menenggak habis 3 botol hijau yang diberikan Ryuga, dengan skill flash movement Verel berlari ke arah Kazedogh lari. "Akhirnya mereka sudah pergi, saatnya beraksi!" Ryuga mengeluarkan Yamato dari eternal gear.


"Awakening drive! Boosted gear! Rage of god weapon!"


Topeng semesta keluar dari dalam eternal gear dan langsung terpakai di kepala Ryuga, warnanya hitam legam dengan garis merah di kedua sisinya. Yamato juga diselimuti aura merah kehitaman.


"Rapid Slash!" Ryuga melesat cepat dan menebas setiap Fire Tiger, memotongnya menjadi dua bagian. Fire Tiger menggeram keras lalu tewas seketika.


Slash!


[Selamat juragan mendapatkan 100 poin experience karena berhasil membunuh monster level mythril] x10


[Selamat juragan mendapatkan Rp.500.000 karena berhasil membunuh monster level Mythril] x10


Portal itu bergetar, Blaze Qirin keluar dari dalam gua dan masuk ke dalam portal lalu menghilang. Digantikan Myros keluar dari portal abu-abu, monster setinggi 10 meter mempunyai sayap, bermuka banteng, tubuhnya berwarna merah layaknya naga yang bisa berdiri tegak.


Groaar!


[Nama : Myros


Level Monster : Mythril


Skill : Fire Blast yaitu Myros menembakan bola api dari mulutnya, jarak serang 20 meter.


Body Meteor yaitu Myros terbang tinggi, tubuhnya diselimuti api yang menyala dan menghantamkan tubuhnya ke target.


Fire Punch yaitu Myros menyelimuti kedua kepalan tangannya dengan api yang sangat panas, memukulkannya ke target. Serangan Myros hanya bisa dilakukan jika target berada pada jarak serang Myros yaitu 3 meter]


Myros menembakan fire blast dari dalam mulutnya ke arah Ryuga sambil terbang melayang. Tubuh Ryuga berkedip acak untuk menghindari serangan bola api beruntun yang dilesatkan Myros.


Swush!


Duar!


Byur!


Groaar!


Myros terbang ke arah Ryuga dan melayangkan fire punch secara beruntun, Ryuga berguling ke kanan dan ke kiri untuk menghindari pukulan Myros. "Aku harus memancing Myros menjauh dari gua." mata Ryuga berkeliling mencari tempat yang luas untuk melawan Myros dan berlari menjauh dari Myros. "Ketemu, disana!"


Swush!


Myros terbang ke arah Ryuga dengan sangat cepat dan menembakan fire blast terus menerus ke arah Ryuga. Tubuh Ryuga terus berkedip zig-zag menghindari bola api Myros.


Swush!


Duar!


Duar!


Ryuga sampai di tanah lapang dengan hamparan rumput yang luas. "Disini aku akan melawanmu. Disana sulit karena aku tak ingin kau merusak gua berhargaku! Infinity strings!" Ryuga berguling dan menghadapkan badannya ke arah Myros yang terus menembakan fire blast.


Sring!


Krieeet!


Senar tajam Ryuga keluarkan dari sepuluh jarinya ke arah sayap Myros dan berhasil memotong kedua sayap Myros. Seketika tubuh Myros terjatuh dan menghantam permukaan rumput.


Bug!


Ryuga menggerakan 10 jarinya untuk mengikat sepulu senar ke tubuh Myros yang besar. "Lightning Shockwave!" Ryuga mengalirkan halilintar merah ke senar tajam yang terikat pada Myros.

__ADS_1


Zrrt!


Boom!


Groaar!


Halilintar merah meledak di tubuh Myros. Raungan keras Myros terdengar sangat kuat, hingga memekakan telinga, suara raungan Myros terdengar sampai radius 1 km. "Kazedogh! Sebaiknya kita kembali ke Ryu! Aku takut Ryu terjadi apa-apa." Raut muka Filza sangat cemas dan terus menggigit bibir bagian bawah.


"Ya aku setuju!" timpal Raras dan Angelina serentak.


Boy dan Verel juga berlari di belakang Kazedogh. "Boy! Verel! Kalian berdua juga ikut berlari?" tanya Angelina. "Bagaimana keadaan Ryu?"


"Ryu terluka tapi sudah ia sembuhkan, aku juga terluka terkena cakaran api harimau api itu. Untung saja Ryu memberikanku 3 botol heal potion, kalau tidak entahlah. Lebih baik kita kembali, aku takut Ryu terjadi apa-apa, dia sendirian berjuang melawan 9 monster mythril." Verel berlari cepat diikuti Boy.


"Ayo Kazedogh!" Filza mengelus lembut kepala Kazedogh.


Grrr!


Kazedogh sangat menyukai kepalanya di elus lembut oleh Filza dan berlari cepat ke mengikuti Verel. "Filza, apakah kamu sudah berteman dengan bos sudah lama?" Raras bertanya tangannya memegang erat bulu-bulu runcing Kazedogh agar tidak jatuh.


Filza duduk di depan, Raras ditengah, dan Angelina dibelakang. "Tidak, aku dan Ryu baru bertemu kemarin. Ryu menolongku ketika aku mau jatuh dari atas mall Living World," jawab Filza tersenyum ringan.


"Sikapnya tak pernah berubah, selalu suka menolong orang." Tubuh Raras bergetar karena Kazedogh berlari sangat cepat mengikuti Verel dan Boy.


"Padahal dia sangat baik, tapi hanya perbuatan seperti itu. Kenapa dikeluarkan?" Filza raut wajahnya datar, dan menolak dalam hatinya tentang kenyataan Ryuga yang seharusnya tidak didiskriminasi oleh pihak akademi.


"Entahlah, menurutku yang merekamnya juga harus kena sanksi. Aku tahu Ryu sangat baik, meskipun ia hidup miskin dan yatim piatu tapi hatinya tidak pernah berubah selalu mendahulukan keselamatan orang lain. Aku dan Verel juga menyesal pernah berbuat jahat pada Ryu." Angelina mengeluarkan cairan bening di sudut kelopak matanya, tangannya erat terus menggenggam bulu-bulu runcing Kazedogh.


Mereka berenam sampai di tempat Ryuga yang sedang bertarung dengan Myros. "Kenapa kalian kembali? Cepat pergi disini berbahaya!" Ryuga berteriak keras, tangannya melambaikan ke belakang menyuruh mereka pergi.


Urat otot Myros menonjol, warna tubuhnya berubah merah kehitaman diselimuti aura berwarna merah kehitaman dan aliran listrik merah menyambar-nyambar di sekitar tubuhnya.


"Expansion body! Roller ball!"


Tubuh Boy membesar lalu berputar cepat seperti bola dan menabrakan ke badan Myros. Percikan api muncul, Myros menahan tubuh Boy yang berputar sangat cepat dengan kedua telapak tangannya.


Drrrt!


"Levitation! Dark ball!"


Angelina melayang ke arah bagian belakang Myros dan menembakan bola hitam seukuran bola basket secara beruntun di punggung Myros.


Shua!


Duar!


Duar!


Boy terdoronga dan terpental jauh menabrak pohon besar. "Groaar!" Myros meraung keras kesakitan terkena serangan bola hitan beruntun, Verel mengeluarkan yellow flash sword dari jam tangan penyimpanannya lalu menggunakan skill lightning movement.


Shua!


"Triple slash!"


Verel bergerak sangat cepat, dan menebas tubuh Myros berkali-kali secara beruntun. Kulit Myros yang cukup keras terluka oleh tebasan Verel, darah mengalir deras dari luka bekas tebasan Verel.


Groaar!


Myros semakin mengamuk, dan melesatkan fire punch membabi buta ke segala arah. "Menghindar! Biar kuhabisi monster keparat ini! Judgement cut!" Ryuga mengalirkan energi veda ke Yamato dan menyelimutinya dengan aura merah kehitaman. Lalu menarik gagang Yamato secara cepat, tubuv Myros tertebas ribuan siluet sabit berwarna merah kehitaman.


Slash!


Slash!

__ADS_1


__ADS_2