
"Mampu." Ryuga mengibaskan tangan seolah hal yang sangat mudah. Jangankan satu jam, sekarang pun dia mampu. "Miku, siapkan perjanjian kontraknya!"
Kali ini Miku dibuat pusing kepala, baru saja ia membuat surat perjanjian penyerahan 80% wilayah geng Night Blue. Kini harus merubah lagi isi permintaannya.
Tentu saja bukan QM (Queen Machinist) namanya. Jika tidak bisa membuat surat perjanjian dengan batas waktu yang singkat.
Begitu membuka laptop, maka semua pekerjaan dengan sangat cepat Miku selesaikan. Lebih cocok dia itu menjadi Dewi Jari-Jemari. Sam membantu menuliskan isi perjanjiannya dengan terperinci dan tentu saja memberatkan Rob dengan pasal-pasal hukum yang berlaku di pemerintahan atas Neo Japan.
Mereke berdua melakukannya dengan berdiri, tanpa dipersilahkan duduk oleh Rob. Itu adalah peraturan jika sebagai penantang dilarang duduk ketika masih belum menyelesaikan perjanjian.
"Sudah, tuan." Miku mengeluarkan map emas dan sangat elegan yang sudah disiapkan dalam jam tangan ruang dan menaruh semua kertas dokumen perjanjian yang sudah di cetak ke map emas tersebut.
Map emas ditaruh ke meja kerja Rob. Beberapa saat manik mata Rob hanya menatap map emas tersebut. Perasaannya masih ragu, Ryuga bisa memenuhi persyaratan investasi 100 milyar yen untuk 80% saham NB Grup.
Ryuga langsung mengacungkan jempol dan melirik Kiyu. Jika Rob ingkar janji, dan uang sudah ditransfer ke rekening NB Grup tapi mangkir. Saat itu juga Rob akan diculik atau dibunuh di tempat. Selembut-lembutnya Ryuga, dia juga harus kejam di wilayah Neo Japan yang terkenal kejam dan sadis.
Sebenarnya Ryuga mampu membunuh Rob saat ini. Meski sama-sama level 10 dan memiliki aura emperor. Tapi Ryuga memiliki 7 inti iblis dan 7 inti malaikat serta 7 inti dewa yang belum ia gunakan kekuatannya.
"Aku akan bayar dengan 3 mekanisme keamanan pembayaran yang super ketat." Rob masih terdiam dan acuh, ia pikir Ryuga cuma bercanda saat ini. Ryuga benar-benar disepelekan oleh Rob saat ini, meski dengan kata-kata.
"Maksudmu ini?" Rob mengangkat ibu jari, lalu menunju muka dan mata dengan tatapan malas. "Kalau memang tidak mampu jangan bermimpi banyak. Pembayaran itu hanya untuk kalangan atas."
Ryuga tersenyum smirk, dan berkata, "Memang aku bukan dari kalangan atas?"
__ADS_1
Kemudian melanjutkan, "Kita buktikan saja. Aku kalangan atas atau bukan. Aku hanya ingin berbisnsi, bukan untuk berdebat. Percuma 1000 kata itu akan dikalahkan dengan mudah, bukan? Lagipula jika hanya menilai tampilan, apa aku bukan kalangan atas? Dengan mobil yang sangat mahal, kamu pun belum mampu membelinya."
'Jdar! Jleb!'
Kata-kata Ryuga bagai petir di siang bolong lalu menusuk tubuh Rob dengan ribuan pedang. Kali ini kata-kata Ryuga sangat pedas terhadap orang yang menghina di depan matanya ini.
Rob malu tapi ia tutupi dengan tetap acuh, lalu memberikan alat pemindai pembayaran yang dimiliki oleh NB Grup dengan hak otorisasi hanya dari Rob.
Sinar biru keluar dari dalam alat pindai seperti tablet dan memindai wajah Ryuga juga retina matanya. Lalu terkonfirmasi, tangan Rob gemetar sambil memasukan nominal 100 milyar yen.
Lebih terkejut lagi, ketika Ryuga menempelkan ke tablet tersebut dan berbunyi, 'Transaksi transfer uang 100 milyar yen berhasil'.
'Bledar!'
Saat itu juga seperti ada petir bertegangan 1 juta volt menghantam tubuh Rob. Manik matanya membulat lebar, lidahnya kelu dan tubuhnya gemetar dengan raut wajah pucat pasi.
Seperti kerbau dicocok hidungnya Rob menandatangi surat perjanjian berbentuk kertas dan berbentuk panel layar hologram. Ryuga melakukan hal yang sama, harus dibubuhi kedua tanda tangan pihak pertama dan kedua. Pihak pertama selaku investor dan pihak kedua selaku penerima uang.
Sam langsung mulai pekerjaannya, sekarang dia bisa duduk. Jiro juga tanpa dipersilahkan oleh Rob duduk di sofa, dan memulai pekerjaannya, membuat strategi menaikan reputasi, kredibilitas, dan juga omset NB Grup di sektor Martapura.
"Tuan Rob. Saat ini aku yang akan memberikan perintah dan anda yang akan menjalankan. Anda juga harus menuruti Four Lord, jika anda tidak setuju pilihannya ada dua. Pertama aku akan menarik uangku, kedua aku akan mengambil 20% sahammu paksa. Paham!"
Ryuga menatap tajam dengan mengeluarkan aura ancient yang selama ini Ryuga sembunyikan.
__ADS_1
"Tentu, aku setuju. Tapi aku butuh perlindungan, dengan jatuhnya wilayah selatan. Maka Signa tidak akan tinggal diam dan juga Asosiasi Rinbo pasti mengincarku,' sergah Rob dengan raut wajah ketakutan.
"Tidak masalah. Sekarang kau di bawah perlindungan UniverseRuler. Siapa yang menggangu keluargaku, aku pasti tidak akan tinggal diam," jawab Ryuga tegas dan sangat serius.
"Tuan, kita harus membersihkan kotoran di dalam NB Grup." Sam berbicara pada Ryuga. Kemudian melanjutkan berbicara pada Rob dengan tersenyum sinis, "Tuan Rob. Anda sebagai pemimpin terlalu menikmati indahnya dunia. Hingga perusahaan anda tidak sehat pun, anda tidak memperdulikannya."
"Maksudmu? Aku bodoh, hah?!" Rob bangkit dan geram. Ia paham nada sindiran itu terhadap kepemimpinannya.
"Ya," jawab Sam, Miku, dan Jiro tapi dalam hati. Jika dikatakan di depan Rob yang sangat temperamental dan tidak pernah mau mendengarkan pendapat bawahannya, bisa-bisa mereka dihajar habis-habisan.
"Lihat saja, tuan Rob!" Miku menunjukan panel hologram berisikan rekaman CCTV di seluruh cabang perusahaan NB terutama ruangan manajer, general manager, supervisor. Mereka melakukan manipulasi keuangan, tujuannya tentu saja korupsi dan kerja malas-malasan.
Rob tersentak kaget dan geram. Anak buahnya mengkhianatinya, dan selalu beralasan jika penjualan turun, padahal stabil. Mereka melakukan rumor buruk ke media, sengaja menjatuhkan reputasi NB Grup untuk menutupi kejahatannya. Tentu saja membuat anjlok harga saham NB Grup di perdagangan sektor Martapura.
Fitnah memang lebih kejam dari pembunuhan.
"Baiklah, aku menyerah kali ini. Aku mohon selamatkan NB Grup tuan Vergil Wong." Rob berlutut di depan Ryuga dan menangkupkan tangan memohon. Kepercayannya hilang atas anak buahnya yang melakukan korupsi.
"Miku, Sam dan Jiro aku serahkan semuanya padamu. Kamu tahu yang harus kalian lakukan!" Ryuga acuh dan melirik Kiyu sebagai kode untuk mengikutinya.
"Baik, tuan!" Miku, Sam, dan Jiro menunduk hormat. Pekerjaan mereka akan dimulai saat ini.
Ryuga keluar dari ruangan dan hanya berdua saja dengan Kiyu masuk ke dalam lift untuk turun ke lantai dasar.
__ADS_1
Sekarang masih berada di dalam lift dan Ryuga berbicara, "Apa kamu punya beberapa orang yang bisa dipercaya untuk membantumu melakukan pekerjaan? Tidak perlu kuat, aku akan menghubungi temanku Ryuga Himura untuk membuatnya kuat."
Kiyu mengernyit, nama Ryuga Himura tidak boleh disebut di dunia bawah tanah Neo Japan. Alasannya rumor buruk memberitahukan jika Ryuga Himura adalah pembunuh yang sangat kejam. Bahkan membuat takut Asosiasi Rinbo.