KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chpater 21


__ADS_3

"Siapa kamu?" tanya Gemusha dan Inusha serentak. Ryuga diam tak menjawab tapi malah memberikan heal potion dan stamina poin, lalu meminumkannya pada mereka berdua.


Tubuh Geminu berangsur pulih, luka dalam dan luarnya jug sudah sembuh. "Heal potion ini sangat aneh, biasanya para alkemis hanya mampu membuat efeknya paling tinggi 20%, ini semua luka luar dan dalam milikku sudah kembali pulih dengan sangat cepat hanya hitungan menit?" pikir Gemusha yang menatap Inusha sambil menganggukan kepala, memberi isyarat bahwa Inusha merasakan hal yang sama juga seperti Gemusha.


"Maaf saya Ryuga Himura, hanya numpang lewat, hehehe ...," jawab Ryuga sambil tertawa dan menggaruk dada sebelah kanan. Ryuga masih bertelanjang dada hanya memakai celana panjang hitam saja.


"Bohong! Darimana kau mendapatkan heal potion dan topeng aneh itu? Setahu kami topeng itu adalah salah satu ancient weapon god seperti yang kami punya. Jangan-jangan kau pencuri dan ingin memberontak pemerintahan sangakama ya?!" teriak Inusha yang bangkit dan menatap Gemusha, memberi isyarat untuk menyerang Ryuga jika ia macam-macam.


"Ah, nona-nona Sangakama ini terlalu berburuk sangka, aku ini hanya murid dari akademi veda cabang Siliwangi yaitu Maung School. Kebetulan saya ditugaskan untuk mengambil data penelitian di laboratorium Sangakama di Mangaung Metropolitan," jawab Ryuga sambil menunjukan lencana Maung School yang berlevel 1.


Gemusha dan Inusha mengamati Ryuga dari atas sampai bawah serta lencananya, "tapi darimana kau mendapatkan salah satu ancient weapon god bernama mask of god? Senjata itu hanya boleh dimiliki pemerintahan Sangakama!" tanya Gemusha penuh dengan ketegasan.


"Aku tidak tahu. Aku hanya mendapatkan ini dari ayahku Agito Himura, ini miliku bukan milik pemerintahan Sangakama," jawab Ryuga dengan nada meninggi.


"Tunggu kak! Apakah kau murid yang dikirim jendral Atmojoyo untuk ujian menjadi ASSAT? Dan kau juga murid yang membuat mesin Batanga tidak bisa membaca levelmu. Nama Himura mengingatkanku pada profesor Agito Himura pembuat ancient weapon god, apakah kau putra profesor?" tanya Inusha dengan raut muka datar.


"Profesor? Aku hanya anak Agito Himura bukan profesor Agito Himura. Ayahku hanya seorang pekerja kantor biasa, bukan profesor, dan kedua orangtuaku sudah meninggal karena kecelakaan," jawab Ryuga dengan menolak.


Gemusha kesal dengan jawaban Ryuga lalu menunjukan foto profesor Agito Himura, "ini adalah foto profesor. Apakah kau mengenalnya?" tanya Gemusha dengan berteriak.


Deg!


Jantung Ryuga berdetak kencang, foto yang Gemusha perlihatkan dari smartphone miliknya adalah foto ayahnya Agito Himura. Selama ini yang Ryuga tahu Agito hanya bekerja sebagai staff kantor biasa dan ibunya Vera juga hanya ibu rumah tangga biasa.


"A-a-ayah kenapa kau membohongiku?" tanya Ryuga pada dirinya sendiri dengan terbata-bata, dadanya sesak dan hatinya begitu sakit. Ayah yang ia sayangi ternyata membohonginya, meskipun hanya bohong soal pekerjaan.


"Profesor masih hidup dan berada di tower Regalia tapi tidak semua orang bisa masuk kesan," jelas Gemusha. "Hanya anggota pemerintahan Sangakama yang bisa masuk ke sana!"


Ryuga merasa sangat terpukul, mendengar kenyataan dari Gemushaz bahwa ayahnya masih hidup. Jika ayahnya masih hidup berarti ibu Ryuga juga, Vera kemungkinan masih hidup.


Azure Dragon melihat dengan mata yang bisa mendeteksi suhu tubuh dan merasakan mereka bertiga berada dalam gua yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer. Azure Dragon mengepakan keempat sayapnya itu dan melesat dengan cepat mengejar Ryuga, Gemusha serta Inusha.


"Groaaar ...!" Azure Dragon meraung keras lalu dari jarak 500 meter dari gua menembakan infinity burst.


Swush!


Boom!


Grrr!


Gua bergetar terkena serangan beruntun infinity burst yang dilancarkan oleh Azure Dragon. "Matilah kalian bertiga, keparat!" teriak Azure Dragon yang terus menembaki gua.


Ryuga tatapannya sangat tajam, aura kegelapan keluar dari dalam tubunya. Hatinya dipenuhi kebencian lalu menutup wajahnya dengan topeng semesta. Garis abu-abu pada topengnya berubah menjadi warna hitam.


[Perhatian! Perhatian! Pikiran juragan kelebihan beban mental]


Ryuga mengambil blackball dari inventori sistem dan merubahnya menjadi 6 black fang tapi warnanya berubah, gagang pedang tetap berwarna hitam sedangkan bilah pedang menjadi merah, semerah darah.

__ADS_1


"God of war dance!"


Ryuga mencengkram erat gagang keenam red fang, lalu menghilang dari pandangan Gemusha dan Inusha. Mereka berdua juga melesat cepat keluar dari gua. Mereka bertiga muncul tepat di hadapan Azure Dragon, Ryuga dengan brutal langsung menebas seluruh tubuh Azure Dragon dan membuat kulitnya yang sangat keras dipenuhi luka sayatan.


Slash!


Slash!


Slash!


Gemusha dan Inusha ikut menyerang dengan kuasa masing-masing.


"Fire phoenix!"


"Water dragon!"


Gemusha dan Inusha melompat bersamaan, Gemusha melepaskan api berbentuk feniks sedangkan Inusha melepaskan naga air ke kepala Azure Dragon.


Crash!


Boom!


Azure Dragon sedikit terdorong dan terluka namun tetap tegak kuat terbang di atas udara.


"Great fireball!"


Boom!


Bola api besar itu mengenai Azure Dragon dan membuatnya terpental cukup jauh 100 meter lalu menabrak beberapa bukit batu yang cukup tinggi.


Krak!


Krak!


Beberapa bukit batu langsung ambruk dan jatuh ketanah. Ryuga langsung melesat ke arah Azure Dragon yang masih dalam kondisi melayang.


"Gravity!"


Ryuga mengarahkan tangannya ke arah Azure Dragon untuk melepaskan skill gravity. Tubuh azure dragon yang sangat besar itu tertarik ke permukaan tanah.


Boom!


Krak!


Swush!


Asap mengepul menutupi pandangan dan memunculkan kawah berpasir berdiameter 50 meter.

__ADS_1


"Tsunami!"


Inusha melesat ke bibir kawah, Azure Dragon tepat berada ditengahnya lalu menempelkan tangan kirinya. Untuk mengeluarkan gelombang air bah yang sangat besar dan tinggi untuk menenggelamkan Azure Dragon.


"Groaar!" Azure Dragon meraung keras dengan badan sepenuhnya tenggelam, hanya kepalanya saja yang tersisa. Azure Dragon yang mengamuk menembakan shining nova dari mulut keduanya.


Swush!


Sriing!


Bola cahaya melesat ke langit menyilaukan pandangan mata. "Awas berlindung!" teriak Gemusha yang langsung merundukan kepala Inusha. Bola cahaya itu lama sekali bersinar, Ryuga menutupi pandangan topeng semesta dengan kedua tangannya. Meskipun memakai topeng semesta tapi cahaya dari bola shining nova bisa menembus penutup topeng semesta yang melindung mata Ryuga.


Pupil mata Ryuga yang berwarna merah menjadi warna putih. Pandangan Ryuga sesaat kabur lalu kembali seperti semula.


"Fire bullet!"


"Water bullet!"


Gemusha menembaki kepala Azure Dragon dengan ribuan peluru api dan Inusha menembaki kepala Azure Dragon dengan ribuan peluru air. Keduanya begitu kompak menyerang secara bergantian kepala Azure Dragon.


Shua!


Duar!


Crash!


Ryuga yang melihat Azure Dragon kewalahan, langsung melompat tinggi diatas kepala Azure Dragon dan meluncur dengan menghujamkan enam red fang miliknya ke leher Azure Dragon.


Slash!


Leher Azure Dragon terpotong dan terpisah dari kepalanya. Ryuga langsung masuk ke dalam genangan air dan langsung menyerap tubuh Azure Dragon yang sangat besar pada inventoei sistem.


[Selamat juragan mendapatkan 100.000 poin experience karena berhasil membunuh monster level paladium]


[Blangtungpak Blaem Blaem]


[Selamat juragan menyelesaikan misi]


[Misi : kalahkan monster azure dragon tingkat mythril


Hadiah :???


batas waktu :-


hukuman : juragan mati dan tak bisa di reinkarnasikan selama 100 kali kehidupan


[Hadiah sudah dikirimkan pada inventori juragan]

__ADS_1


[Selamat menjalankan misi selanjutnya dari sistem]


__ADS_2