
Groaar!
Hellstorm di depan portal hijau meraung keras, dan menggunakan skill blaze aura. Semua monster infernal hell yang bertipe fire diselimuti aura berwarna ungu kemerahan, kecepatan pergerakan meningkat 30%, urat ototnya menonjol keluar menandakan daya rusaknya meningkat 45%
30 anggota guild badannya gemetaran dan wajahnya pucat pasi, portal level gold berubah menjadi portal paladium. Asosiasi guild juga belum meningkatkan informasi level portal sampai level titanium, karena yang tahu hanya Ryuga dan guild Storm Gravity.
Meskipun level portal yang dihadapi oleh guild Storm Gravity pernah sampai level carbonadium, mereka tetap tenang menghadapinya. Berkat pelatihan keras Geminu sesuai buku manual skill yang Ryuga berikan, dan ditambah senjata yang dibuat Ryuga, mereka selalu berhasil melakukan pembersihan monster tanpa jatuh korban jiwa.
Ryuga duduk di atas pohon sangat santai mengawai 3 guild teratas melawan 1000 monster mythril dan 1 bos monster level paladium. Filza dan Angelina sudah tiba di medan pertarungan, dan melihat Ryuga duduk santai di atas ranting pohon besar mendekatinya, dengan raut wajah keheranan.
"Ryu! Apa yang kau lakukan di atas sana?" Angelina memanggil Ryuga.
"Turunlah! Ayo kita pesta perang!" ajak Filza mengeluarkan panah Stardust buatan Ryuga dengan batu logan Mythril dari jam tangan penyimpanan. "Aku sudah tak sabar mencoba panah ini."
"Hei! Keren sekali panahmu!" puji Angelina dengan tatapan mata berkilau. "Siapa yang membuatnya? Aku juga mau dibuatkan sarung tangan sihir."
"Kamu mau tahu yang membuatkannya?" Filza mendongakan kepalanya ke atas pohon, matanya menatap Ryuga. "Tentu saja dia, seorang masterpiece sejati."
"Oh Ryuga!" Angelina mendongakan kepala ke arah Ryuga dan mengacungkan jempol. "Tolong buatkan aku ya Ryu! Berapapun biayanya pasti aku bayar!"
Ryuga hanya mengacungkan jempol pada Angelina, matanya menatap lekat ke arah 30 anggota guild yang sedang berjibaku melawan 1000 monster mythril 10 orang terluka parah, 20 orang terluka ringan dan sisanya para guild leader, vice leader dan member elit sedang menahan para monster agar anggota lain bisa kabur.
"Monster ini bukan lawan kita, lebih baik kita mundur!" teriak Ryon Guild leader Blackh Ghost, membawa pedang ganda sedang menahan 50 Infernal Spearman agar jangan mendekati anggota guild yang terluka parah.
"Ya benar, ternyata portalnya berubah, entah menjadi level apa? Dan 1000 monster itu dari identifikasi jam tanganku dilevel mythril. Thunder ball!" Jhon Vice leader Black Ghost sedang menembakan bola petir membantu Ryon dari belakang menahan 50 Infernal Spearman juga agar jangan mendekati anggota guild yang terluka parah.
Filza dan Angelina bersiap melesat cepat tapi dihalangi oleh Ryuga. "Apa kalian lupa, kita tidak boleh mengganggu mereka?" tangan kiri Ryuga direntangkan untuk menghalangi Filz dan Angelina, membuat mereka berdua kebingungan.
__ADS_1
"Iya juga ya!" Filza memutar bola matanya.
"Tapi mereka terluka parah," tandas Angelina dengan menggibit bibir bawahnya, perasaan hatinya sangat khawatir.
Untung saja semua warga sudah dievakuasi, pemerintah juga sudah memblokade masuk dalam radius 20 km dari menara kembar Petronas.
Nina melihat Ryuga, Filza, dan Angelina berteriak histeris memanggil mereka bertiga, "Tolong bantu kami! Tolong kami terdesak, anggot kami banyak yang terluka parah!"
Hanya tersisa 6 orang yang masih bertahan itu pun dalam keadaan cairan kental merah membanjiri sekujur tubuh mereka dan dalam keadaan putus asa. 24 anggota guild dari 3 guild teratas semuanya pingsan, tak sadarkan diri.
"Aku menuruti perintah kalian, untuk tidak menggangu kalian. Jadi kami mohon maaf tidak akan membantu, kami ini hanya sampah sesuai apa yang kalian ucapkan. Orang seperti sampah tidak bisa membantu apapun dan hanya bisa jadi pengecut bukan?" Ryuga tersenyum sinis dan menyeringai licik.
Ryuga menggunakan demon aura dari kutukan 7 raja iblis, membuat monster Infernal ketakuatan dan tidak ada satu pun yang berani mendekat termasuk Hellstorm boss monster level Paladium.
"Maafkan kami dan selamatkan kami, setelah ini kami berjanji akan merubah sifat kami dan memberikan kompensasi berapapun yang kalian minta, asal selamatkan kami!" Ryon meringis kesakitan, sambil menahan 10 Infernal magmok yang terus menyerang.
"Cih dasar sombong! Setelah kalian mau mati, baru memohon ampun. Lain kali aku biarkan saja mereka terbunuh, tapi jika mereka berbuat seperti itu lagi. Aku jadikab mereka makanan Azula nanti."
"Baik Ryu!" Filza dan Angelina serentak menganggukan kepala.
"Sumoner, five god dragon!" Angelina menangkupkan tangan muncul 5 magic seal dari belakang tubuh Filza. Dari dalam magic seal berwarna ungu kehitaman muncul Xaverion, Selion, Gargoyle, Stardust dan Zedra. Panjang tubuh mereka lebih besar setinggi 5 meter dan lebar tubuh 3 meter.
Angelina melambaikan tangan ke depan mengarahkan kelima naganya untuk menyerang para monster Infernal Hell dengan semburan elemen dari setiap mulut kelima naga.
Swush!
200 Infernal Death Worm langsung dibantai habis, gedung-gedung disekitarnya ada yang terbakar, roboh, bahkan hancur. Daya rusak serangan para naga F.G.D. meningkat 200% setelah kutukan 7 raja iblis berhasil di cabut dan level Angelina naik ke level 6.
__ADS_1
Filza juga tak mau kalah, segera membidik dengan panahnya. "Guardian attack!" muncul 20 kembaran diri Filza dengan membawa panah stardust seperti Filza, "Ace marksman!" Filza dan 20 kembaran dirinya menarik satu anak panah berwarna biru lalu dilesatkan ke langit.
Shua!
Shua!
Swush!
Dari atas langit hujan panah, Infernal Acolyte menggunakan blazing meteor untuk menghalau serangan skill Filza. Tapi kecepatan hujan anak panah yang jatuh lebih cepat, 100 Infernal Magmok, 100 Infernal Guard dan 100 Infernal Spearman tertancap puluhan ribu panah. Mereka semua dalam hitungan detik tewas seketika.
Jleb!
Jleb!
Jleb!
Ryon, Nina, Rick, Jhon, Ameyhyst, dan Sarla menjatuhkan Rahangnya. Mereka tak percaya dengan kejadian mustahil ini, monster mythril mereka berdua kalahkan dengan mudah.
"Serangan macam apa itu?! Mereka berdua menghabiskan setengah populasi monster hanya dalam waktu kurang dari 5 menit?! Kekuatan macam apa yang mereka miliki?" batin Ryon.
"Setelah pembersihan ini selesai, aku akan mendekati mereka berdua untuk aku rekrut ke guild Dark Butterfly. Kekuatan mereka berdua sangat dibutuhkan," batin Nina.
"Biar kuhabisi semua monsternya dalam sekali serang!" Ryuga mengeluarkan Yamato. "Aerial wave blast!"
Swush!
Ryuga menarik Yamato dari sarung pedangnya dan menebas secara vertikal ke arah kawanan monster infernal hell yang tersisa. Muncul siluet berwarna merah kehitaman menjulang tinggi 10 meter membelah jalan, gedung dan temoat komersial lainnya menjadi dua.
__ADS_1
Boom!
100 Infernal Magmok, 100 Infernal Guard dan 100 Infernal Spearman beserta Hellstorm meledak lalu tewas seketika. Mereka semua gosong terpanggang dengan kulit berwarna hitam legam.