KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 224


__ADS_3

"Regeneration Cyborg!" Vergil menyembuhkan luka-luka Zio dan membuat energi Veda, serta staminanya kembali pulih. Lalu mengambil Crown Of God Light di kepala Zio, "Mirage And Eterna!"


Muncul Magic Rune berwarna kuning di samping kiri dan kanan Vergil. Kedua tangannya masuk ke dalam Magic Rune untuk mengambil kedua pedang berjenis Longsword dan Broadsword.


"Ha-ha-ha hanya senjata karatan saja mau melawanku," cibir Zabania dengan tersenyum sinis. "Devil Scythe Rogue!"


'Trang-trang!' Zabania dan Vergil melesat cepat ke arah masing-masing. Keduanya langsung beradu senjata hingga memercikan percikap api disertai suara dentingan kedua senjata yang cukup keras.


"Chaerubim Spear!"


Vergil melompat ke udara dengan posisi terbalik dan terus beradu senjata dengan Zabania hingga raja neraka itu tidak menyadari jika di belakangnya muncul Magic Rune yang mengeluarkan tombak berbilah ganda yang siap menusuknya.


"Chakram Asura!" seru Zabania memunculkan sebuah chakram di belakang tubuhnya dari dalam Magic Rune berwarna hitam pekat.


'Sraang!' Chaerubim Spear dan Chakram Asura bergesekan bilahnya. Zabania berhasil menghalau tusukan Chaerubim Spear dan membelokanya ke arah kiri.


"Angel Beats!"


Vergil tidak berhenti disitu untuk menyerang, dalam posisi masih terbalik. Dari atas kepala Zabania muncul Magic Rune berwarna kuning kembali dan mengeluarkan tombak yang siap menusuk kepalanya.


"Flash Darkness!" Meras tersudut, Zabania berpindah tempat dan langsung mengeluarkan serangan pamungkas, "Innocent Fear Destruction!"


'Boom!' Gelombang ledakan energi berbentuk pilar menjulang ke langit disertai gelombang kejut, menerpa Vergil dan Zio.


Untung saja masih sempat bertahan dengan menciptakan kubah pelindung dari skill Planetary Galactic.


Beberapa kali kubah pelindung berwarna coklat pekat tersebut dihantam gelombang kejut berkali-kali. Tapi tetap kokoh tak bergeming hingga Devil Scythe dilemparkan oleh Zabania ke arahnya dan membuatnya retak, lalu bisa menembus pertahanan yang sungguh absolut tersebut.


'Prang!' Angel Beats, Chaerubim Spear, Mirage dan Eterna yang mengelilingi tubuh Vergil langsung hancur terpotong Devil Scythe.


'Prang!' Devil Scythe juga hancur karena Vergil memukulnya agar tak mengenai mereka berdua.


"Sekarang giliranku. Darkness Eterna! Hyper Bloodfallen!" Zio berpindah tempat ke depan Zabana dan melakukan tusukan bertubi-tubi. .

__ADS_1


"Vengeful Heero! Exodus Aragami!" Zabania menangkis tusukan tersebut dengan mengeluarkan dua pedang dari dalam Magic Rune di samping kiri dan kanannya.


'Trang-tring!' Dentingan suara pedang beradu sangat cepat dan tak bisa dilihat oleh mata biasa.


"Thousand Excalium Fist!" Vergil juga ikut menyerang dengan melesat ke arah mereka berdua melancarkan pukulan bertubi-tubi.


"Cih, beraninya keroyokan. Eternal Devil Darkness! Haa ...!" Zabania mementalkan Zio dan Vergil ke udara. Kemudian merubah dirinya menjadi iblis bertanduk 8, bersayap iblis 10 pasang dan bertangan 3 pasang.


Ketiga pasang tangannya masing-masing membawa Devil Scythe, Exodus Aragami, Vengeful Heero, Vajra's Destruction, Chakram Asura, dan Infernal Spear Onslaught. Tubuhnya juga membesar dua kali lipat diselimuti aura merah pekat.


"Kalian benar-benar menguji kesabaranku. Haa ...!" Kesepuluh pasang sayapnya mengepak cepat dan membuat tubuh Zabania terbang melesat sangat cepat.


Hanya dalam 0.0001 detik, Zabania sudah sampai di depan Vergil dan Zio, lalu mengayunkan keenam senjatanya bertubi-tubi.


'Trang-trang!' Zio menangkis dengan Twin Emperor, Vergil hanya menangkis dengan kedua tangannya yang sudah berubah menjadi molekul Excalium.


Suara dentingan disertai percikan api menggema di udara, bersamaan itu pula terjadi fluktuasi energi. Angin tornado disertai hawa panas bersahutan di sekitar tubuh mereka bertiga.


Pertarungan yang benar-benar epik, apalagi Zio yang baru pertama kali bertarung dengan monster yang sangat kuat dan merupakan rajanya dari raja para iblis. Zio berhak di acungi jempol karena bisa imbang melawan Zabania.


'Boom!' Zio minggir dan pukulan itu berhasil menerobos perut Zabania. Bukan hanya itu keenam senjata kuno iblis juga hancur berkeping-keping dan tak bisa digunakan lagi.


"Ba-bagaimana mungkin?! Level Master 9 bisa mengalahkanku yang seorang Grand Master?!" Zabania terhuyung ke permukaan tanah dengan mata membulat dan beberapa kali memuntahkan seteguk darah. Hingga akhirnya ia terjatuh terkapar di permukaan tanah. "Ha-ha-ha ... aku bisa dikalahkan? Summoning Devil Darkness Army! Ha-ha-ha ...."


Tubuh Zabania dikorbankan menjadi Leviathan Crystal Core dan memanggil semua jenis pasukan iblis kegelapan.


Di dalam portal dipenuhi berbagai jenis monster yang memiliki ras Demonia dari kelas paling bawah hingga paling atas.


"Apa?! Bagaimana ini guru?!" Zio melebarkan mata dan sangat tersentak harus melawan jutaan monster hanya berdua saja.


"Ya, bagaimana mau lagi. Kita harus menghabisi mereka semua. Atau ...." Vergil membulatkan mata melihat Leviathan Crystal Core yang di jaga ketat oleh para Jendral-Jendral iblis kelas atas dan melanjutkan, "Atau kita ambil kristal ungu yang disana!"


"Baik, guru. Kali ini aku takan mengecewakanmu." Zio mengeratkan pegangan pada gagang Twin Emperor dan menatap tajam jutaan monster yang berada di depannya.

__ADS_1


[Blangtungpak Blaem-Blaem. Terdeteksi monster berbahaya ras Devil Demonia]


----------¤----------


Nama: Devil Darkness


Level: Warrior


Elemen: Ilusionist


Ras: Devil Demonia


Type: Legendary


----------¤----------


[Efek Resistansi monster kuasa Fire, Kuasa Water, dan Kuasa Dark telah lenyap]


"Zio, gunakan battle stance. Semua efeknya telah lenyap. Biar kita cepat membantai dan keluar dari portal sialan ini." Vergil sangat kesal dengan jutaan monster yang ada di hadapannya. Lalu melompat tinggi, "Great Helios Anihilation! Planetary Devastation! Zepdos Strike! Skypiea Assault! Riveros Wave! Xerebros Destruction! Rage Of Darkness Extinction!"


Vergil melepaskan skill pamungkas dari setiap kuasa pertama semburan api putih bertekanan tinggi dari mulutnya. Lalu melempar bola hitam bergravitasi sangat kuat.


Setelah itu 7 warna gelombang petir yang sanga besar dari langit. Dari dalam tanah juga muncul gelombang air tujuh warna setinggi 30 meter.


Tidak sampai disitu juga, bola cahaya sebesar 100 meter berjatuhan dari langit dan serangan terakhirnya adalah ledakan energi kegelapan yang sangat luas.


"Battle Stance: Light Dark Power!" seru Zio yang terbang tinggi, setinggi 1000 meter.


'Boom!' Ketujuh serangan pamungkas Vergil bersahutan menghantam Devil Darkness Army.


"Divine Blaze Impact! Light Dark Chaos Power!" Pertama Zio melepaskan ledakan energi dari dalam tubuhnya untuk menghancurkan monster dalam areal 1 km dan kedua melepaskan bola cahaya juga bola kegelapan sebesar 200 meter ke bawahnya.


'Boom!' Semuanya monster terkena hantaman kedua serangan Zio dan ketujuh serangan Vergil.

__ADS_1


Semunya habis tak tersisa, hanya menyisakan kepulan asap dan debu menjulang ke langit membentuk ribuan siluet jamur. Portal Demonia Den bergetar hebat dan juga di luar portal Piramida Pusara Demonia Den, serta seluruh sektor Sriwijaya juga mengalami gempa dalam skala sedang.


__ADS_2