KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 103


__ADS_3

Keesokan paginya.


25 tim yang lolos sudah berbaris rapi di halaman akademi Maung School. "Selamat pagi kadet!" sapa Kira berteriak.


"Pagi!" sahut semua kadet serentak.


"Selamat pada kalian semua yang telah lulus eliminasi di babak pertama. Baik tanpa memperpanjang waktu lagi, kita mulai saja eliminasi babak kedua. Babak eliminasi ini adalah perebutan logo, 25 tim akan dibagi 3 bagian, tim yin 12 tim , tim yang 12 tim dan tim Milky satu orang yaitu tim yang menjadi top ranking."


"Syarat untuk lolos babak selanjutnya adalah membawa 2 logo, satu yin dan satu yang ke tower di tengah-tengah field. Tugas tim Milky di babak ini adalah menjadi eliminator untuk tim lain, syarat lulus tim Milky adalah berhasil mengeliminasi minimal 5 tim, yaitu satu tim yin dan satu tim yang. Jarak waktunya 3 hari setelah ujian dimulai, persediaan untuk tim Milky karena menjadi top ranking mendapat 50 heal potion dan 50 stamina potion sertab tim lain hanya mendapat tambahan 20 masing-masing untuk stamina potion juga heal potion."


"Di dalam field ujian juga ada jebakan, berhati-hatilah! Dalam ujian ini semua field akan terbuka dan semua peserta akan dikirim ke field yang berbeda-beda, dan bagi tim yang bisa mengalahkan tim Milky lalu mengambil logo emas di kapten tim mereka, maka akan langsung diteleportasi ke tower serta dinyatakan lulus babak kedua. Peraturannya dilarang membunuh," jelas Kira. "Silahkan memulai pengundian logo!"


Tringtingting!


Layar proyeksi mengacak semua tim lalu memunculkan 12 tim yang dan 12 tim yin. "Sial, peraturan ujian ini menyudutkan timku," gumam Ryuga yang berbaris paling depan bersama timnya karena menjadi top ranking.


Sedari awal diumumkan semua peserta menatap penuh kebencian pada tim Ryuga, kecuali tim Verel dan tim Josephine. Hasil undian acak muncul dari layar proyeksi di atas langit


Tringtingting!


[ Tim Verel : Logo Yin]


[ Tim Arco : Logo Yin ]


[ Tim Swizzer : Logo Yin]


[ Tim Rado : Logo Yin]


[ Tim Hawk : Logo Yin]


[Tim Astro : Logo Yin]


[Tim Redist : Logo Yin]


[Tim Kazuya : Logo Yin]


[ Tim Aruya : Logo Yin]


[ Tim Krom phat nam : Logo Yin]


[ Tim Reza : Logo Yin]


[ Tim Bladenair: Logo Yin]


[ Tim Van houston : Logo Yang]


[ Tim Paga-puga : Logo Yang]

__ADS_1


[ Tim Raizen : Logo Yang]


[ Tim Kim Nam Zu : Logo Yang]


[ Tim Zhi Long : Logo Yang]


[ Tim Ri Ran : Logo Yang]


[ Tim Aera : Logo Yang]


[ Tim Shintya : Logo Yang]


[ Tim Arshavin : Logo Yang]


[ Tim Zetra : Logo Yang]


[ Tim Rishinki : Logo Yang]


[ Tim Josephine : Logo Yang]


[ Tim Ryuga : Logo Gold]


Semua peserta sudah menyimpan logo masing-masing dan bersiap masuk portal besar yang sudah tersedia. "Baik semua sudah mendapatkan logo, ujian dimulai!" teriak Ara.


Semua peserta berlari cepat masuk ke dalam portal besar, lalu dipindahkan secara acak ke berbagai field mulai dari meadow, dessert, lake, jungle, waterfall, mountain, sampai pole. Tim Ryuga muncul di field meadow, sudah ada dua tim yang sedang berlari kabur dari tim Ryuga yaitu tim Aera dan tim Zi Ran.


"Filza, Ryan, dan Reyna habisi mereka. Aku akan pergi mencari tim yang lain untuk bersenang-senang." Belum sempat Filza, Ryan, dan Reyna menjawab tubuh Ryuga sudah hilang dari pandangan.


Filza mengejar tim Aera dan Ryan bersama Reyna, Filza langsung melesat menyerang Aera dengan pukulan. "Crystal punch!" tangan kanan Filza diselimuti kristal berwarna merah muda transparan.


Bang!


Silky menangkis pukulan Filza dengan perutnya dan terpental jauh 20 meter, berguling-guling di permukaan rumput lalu pingsan. Filza tidak menyia-nyiakan waktu langsung menyerang kembali, "Crystal dragon!" kedua telapak tangan Filza dihentakan ke permukaan rumput, muncul magic seal berwarna merah muda dan memunculkan naga kristal dengan panjang 20 meter berwarna merah muda.


Swush!


Krak!


Naga kristal menyeruduk Aera, Zira, dan Sayra lalu membekukan mereka dengan kristal, yang nampak hanya kepala mereka saja. Filza mengambil logo yang dari dalam jam tangan penyimpanan Aera, lalu meinggalkan tim Aera dalam keadaan terpenjara dalam kristal merah muda.


Tim yang sudah diambli logo mereka oleh tim Milky dinyatakan tereliminasi, berbeda jika yang merebut dari tim yin atau tim yang, selama waktu ujian belum berakhir, masih bisa direbut kembali.


[Tim Aera Tereliminasi]


Zabusa sebagai pengawas ujian babak ini, mengumumkan situasi ujian yang sedang berlangsung. Di perbatasan antara field lake dan field meadow Ryan bersama Reyna sedang bertarung melawan tim Zi Ran.


Trang!

__ADS_1


Trang!


Klang!


Storm spike milik Ryan beradu dengan kedua tombak milik Zi Ran dan Zhuge Zao. Tombak milik Zhuge Zao terpotong oleh tebasan Ryan. "Gatling spiral!" Ryan menusuk-nusuk dengan cepat tombak berbilah ganda storm spike ke arah Zi Ran dan Zhuge Zao. Zi Ran terus menangkis dengan tombaknya, sedangkan Zhuge Zao terkena beberapa tusukan hingga membuatnya terduduk lemas.


"Furious strike!"


Bam!


Swush!


Ryan melayangkan front kick ke dada Zhuge Zao dan membuatnya terpental jauh ke arah danau. Ryan juga menendang tombak Zi Ran hingga membuatnya hancur berkeping-keping.


Bam!


Krak!


Prang!


"Sial! Tim Ryuga ini Divya apa dewa? Tendangannya saja bisa menghancurkan senjataku yang berlogam platinum," batin Zi Ran menyeringai kesal.


"Great blaze anihilation!"


Zhi Ran backflip tiga kali lalu menyemburkan api biru yang sangat panas dari dalam mulutnya ke arah Ryan.


Swush!


"Furious boomerang!"


Ryan memutar storm spike vertikal secara cepat 360 derajat untuk menghalau semburan api biru dikeluarkan dari dalam mulut Zi Ran dan terus maju ke depan. Ryan mendorong putaran storm spike itu sekuat tenaga agar menghalau semburan api biru itu, tekanan dorongan semburannya mulai berkurang, "Fatal drive!" Ryan memegang erat gagang storm spike dan melesat, sambil menusuk semburan api biru hingga menerobos rusuk Zi Ran bagian kiri sedikit.


Swush!


Slash!


"Aaakh!" Zi ran memekik keras dan terduduk lemas, Ryan berbalik lalu mengecek jam tangan penyimpanan milik Zi Ran, ternyata logo yang tidak ada. Ryan menyeringai kesal dan melampiaskan kekesalannya dengan memukul pipi Zi Ran hingga pingsan.


Bam!


Ryan melesat cepat ke arah Reyna yang sedang bertarung dengan Mou Zi dan Liu Su. Ryan yang masih kesal menyimpan storm spike miliknya ke dalam jam tangan penyimpanan, lalu melesatkan pukulan bertubi-tubi ke arah Liu Su.


Bam!


Bam!


"Aaargh! Sialan kalian menipuku!" Muka Liu Su dibuat babak belur, Ryan lalu memukul dengan pukulan uppercut dagu Liu Su untuk mengakhirinya.

__ADS_1


Bam!


Liu Su terpental ke udara 3 meter, lalu ambruk ke tanah dan pingsan. Ryan meminum stamina potion untuk memulihkan energi veda miliknya dengan duduk santai di permukaan rumput, sambil melihat adiknya Reyna yang mendesak Mou Zi.


__ADS_2