KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 29


__ADS_3

Muncul naga berwarna merah, panjang satu meter dengan bola kristal biru di dahinya. "Hooaaaam, nyenyak sekali tidurku ini, siapa yang membangunkanku. Sial enak-enak tidur dibangunan, hoaaam ...," naga merah itu menguap sambil meringkuk di udara. "Oh rupanya kau bodoh, setan alas, kumis serundeng, rendang jamur, kambing congek yang membangunkanku!"


"Eh naga kampret! cepat bawa aku terbang ke Mangaung Metropolitan. Baru keluar sudah memaki-maki orang, hmph!" Ryuga menggembungkan pipinya dan membuang mukanya. "Hei kau kenapa diam saja cepat bawa aku terbang, naga bobrok!"


Swush!


Naga merah itu terbang perlahan ke arah Ryuga dan menyemburkan api kecil ke muka Ryuga yang membuatnya hitam legam. "Hahaha, rasakan makanya jangan kurang ajar pada naga yang agung ini, azure dragon! Hahaha ... kualat," ucap azure dragon sambil menertawakan muka Ryuga yang gosong.


Ryuga yang kesal langsung menendang Azure Dragon sangat jauh. "Bangsat! Aku sudah membayarmu 1 milyar pada sistem malah membuatku jengkel, enyahlah!" ucap Ryuga dengan nada tinggi.


Bang!


Naga merah menabrak batu dan pingsan, dengan secepat kilat Ryuga mengejar naga merah itu lalu mengikatnya dengan tali yang sudah dirubah menjadi molekul paladium. Ryuga menggendong dan mengikat naga merah dipunggungnya, lalu mulai berlari ke arah Mangaung Metropolitan. "Dapat naga malah menyusahkan sial kau Kokobot!" batin Ryuga mengumpat kesal dan berlari cepat dengan naga merah dipunggungnya, kecepatan lari Ryuga setelah naik level gladiator sampai 60 km/jam.


___


___


___


Setelah 3 jam berlari Ryuga sampai di depan pintu gerbang utama Mangaung Metropolitan. Kota yang sepi dan sunyi tak ada satu orang pun yang lewat di sana.


"Hah ... hah ... hah ... cape sekali aku berlari selama 3 jam," gumam Ryuga dengan nafas terengah-engah dan menyandarkan tubuhnya di pohon kering dekat pintu masuk kota Mangaung Metropolitan. "Hei bobrok, kampret ... kau ini Kokobot sistem macam apa?! Masa aku sudah membayar mahal 1 milyar, malah mendapatkan naga lelet seperti itu, kembalikan uangku!"


Ryuga memukul topeng semesta karena tahu Kokobot adalah sistem berbentuk topeng dewa lalu berubah menjadi topeng semesta. "Rasakan ini, rasakan hmph!" Ryuga memukuli Kokobot dengan menyeringai kesal.


Tang!


Tang!


[Ampun juragan, ampun! Jangan pukul lagi sakit tau!]


"Cepat berikan ganti rugi, kalau tidak aku akan terus memukulmu. Masalah kepalaku tak masalah tinggal gunakan skill manipulation molekul, kepalaku tak akan sakit. Tapi bagaimana dengan kau, Kokobot!" ucap Ryuga dengan menyeringai jahat, tangannya terus memukuli Kokobot.


[Baik, baik, aku menyerah. Aku akan memberikan ganti rugi. Memanggil kembali azure dragon secara permanen]


Muncul cahaya berwarna merah kehitaman, lama -kelamaan membentuk azure dragon kecil, lalu bersujud dengan menundukan kepala dan berkata, "salam hormat tuanku!"


"Bagus, kau sekarang adalah petku. Nah yang seperti ini, naga yang aku mau, sifat naga sebelumnya ga ada akhlak, benar-benar naga bodoh. Siapa namamu?" tanya Ryuga sambil mengelus lembut kepala naga azure dragon.

__ADS_1


"Saya belum mempunyai nama tuan," jawab azure dragon.


"Baik, karena kau azure dragon namamu azula," Ryuga mengacungkan jempol ke arah Azula. "Mari kita masuk ke kota!"


"Terima kasih tuan!" Azula terbang di depan Ryuga, matanya berkeliling mengamati keadaan. "Grrr, grrr, grrr!"


[Peringatan! Peringatan portal ungu terbuka. Monster platinum akan menyerbu secara masal]


"Padahal aku ingin secepatnya pulang ke akademi. Aku sudah berjanji pada guru, hmph!" gumam Ryuga menggembungkan pipinya lalu berjalan perlahan ke arah portal, dari dalam portal keluar ratusan naga dengan lima jenis naga elemental.


[ Nama : Flame dragon


level monster : Diamond


Skill : fire burst yaitu naga api menembakan api yang sangat panas dari dalam mulutnya, jarak serangan radius 20 meter]


[ Nama : Frost dragon


level monster : Diamond


Skill : ice burst yaitu naga es menembakan es yang sangat dingin dari dalam mulutnya, jarak serangan radius 20 meter]


level monster : Diamond


Skill : thunder burst yaitu naga petir menembakan petir bertegangan 100.000 volt dari dalam mulutnya, jarak serangan radius 30 meter]


[ Nama : Wind dragon


level monster : Diamond


Skill : wind burst yaitu naga angin menembakan angin tornado yang sangat kencang dari dalam mulutnya, jarak serangan 50 meter]


[ Nama : Earth dragon


level monster : Diamond


Skill : earth thorn yaitu naga tanah menghentakan kaki ke tanah untuk memunculkan ribuan duri tanah dari dalam mulutnya, jarak serangan radius 10 meter]


[ Nama : King Five head dragon

__ADS_1


level monster : Platinum


Skill : fire burst yaitu naga api menembakan api yang sangat panas dari dalam mulutnya, jarak serangan 20 meter.


ice burst yaitu naga es menembakan es yang sangat dingin dari dalam mulutnya, jarak serangan radius 20 meter.


thunder burst yaitu naga petir menembakan petir bertegangan 500.000 volt dari dalam mulutnya, jarak serangan radius 30 meter.


wind burst yaitu naga angin menembakan angin tornado yang sangat kencang dari dalam mulutnya, jarak serangan 50 meter.


earth defense yaitu naga kepala lima mengeraskan kulitnya sekeras logam platinum.


Dragon god aura yaitu naga kepala lima memunculkan aura dewa naga berwarna ungu kehitaman. Efek aura naga meningkatkan kecepatan serang 50%, pertahanan 50%, dan daya rusak 50%]


"Bener-bener parah kali ini portalnya, total ada 1.000 naga dan satu bos naga. Satu elemen naga masing-masing 200 naga," gerutu Ryuga sambil menyelinap masuk ke dalam kota mencari letak laboratorium Sangakama. Azula di gendong Ryuga di punggungnya dan mengendap-ngendap supaya tidak ketahuan dengan kawanan naga elemental.


Groaaar!


Groaaar!


Kawanan Naga elemental terbang mengelilingi bangunan-bangunan tinggi di dalam kota Mangaung Metropolitan, matanya berkeliling dan menatap tajam setiap sudut gedung.


"Ssst! Kamu diam Azula jangan berisik!" Ryuga menutup mulut dengan telunjuknya. "Nanti kita akan ketahuan oleh para naga lampu disko itu!"


"Tidak tuan saya dari tadi diam saja," lirih Azula yang memeluk leher Ryuga dari belakang. Ryuga mengikuti arahan lokasi Kokobot dan berjalan mengendap-ngendap, bersembunyi dari satu dinding ke dinding yang lain.


Ryuga berhasil masuk ke dalam laboratorium, tapi ia merasakan de javu. Seakan Ryuga pernah datang kemari, "kenapa aku merasa tidak asing dengan tempat ini?" pikir Ryuga yang terus mencari ruangan tempat penyimpanan berkas penelitian senjata dewa.


Ryuga menemukan satu ruangan yang terkunci rapat dengan kode sandi, "ah sial pintunya terkunci, Azula mari kita serang sama-sama untuk menghancurkan pintu ini!" titah Ryuga dengan nada lirih.


"Infinity burst!"


"Wind burst!"


Ryuga dan Azula menyerang bersama-sama, Ryuga menyemburkan angin yang sangat kuat dan tajam. Sedangkan Azula menyemburkan bola hitam beraura merah sebesar bola sepak.


Swush!


Boom!

__ADS_1


__ADS_2