KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 185


__ADS_3

7 hari kemudian.


Ryuga seperti biasa setiap hari melakukan aktivitas melatih fisik dan kemampuan berpedang.


Tapi, tidak seperti biasanya, ia menaikan semuanya menjadi 1000 kali dan mengayunkan pedang replikanya menjadi beban berat 2 ton.


Ryuga memikirkan banyak hal, terutama musuhnya yang semakin lama semakin kuat, baik sebanding dengannya atau lebih dari dirinya.


Tentu saja Ryug tidak bisa berdiam diri saja untuk menghadapi mereka, harus berlatih lebih dari biasanya.


Apalagi status Akira atau Red Moon terlalu mencurigakan dan masih abu-abu. Apakah dia musuh atau kawan?


[Sistem pencapaian uang 1 juta yen dibatalkan]


[Blangtupak blaem-blaem]


[Status]


[Nama : Ryuga Himura


>> Umur : 20 tahun


>> Level Divya: 10 Emperor (1.000.000.0000/10.000.000.000)


>> Titel : Sage of universe


>> Skill job : Blacksmith level Max


>> Leadership level Max


>> Level system : Unknown Substance (Max/Max)


>> Kuasa :


Lava: (Max/Max)


Wood: (Max/Max)


Earth level 4: Behemoth (31.800/35.000)


Wind level 3: Whirlwind (7.600/21.000)

__ADS_1


Fire Level Max : Helios (Max/Max)


Water Level Max: Riveros (Max/Max)


Thunder Level 3: Voltra (4.700/11.000)


Light Level 6: La Geas (255.000/350.000)


Dark Level Max: Demon Archion (Max/Max)


>> Yamato level: Max (Nodachi, tachi, Ninjato, Wakizashi, Nagamaki)


Saldo : Rupiah \= 86.400.000


>> Shop


>> Inventori : Mythril chest x2, Yamato.


[Untuk meningkatkan level, juragan bisa membunuh monster, dan menyelesaikan misi]


[Selamat menjalankan misi dan meningkatkan level juragan]


Ryuga yang sedang berlatih mengayunkan pedang replika seberat 2 ton tersenyum lebar, melihat layar hologram biru di depan matanya.


Selama 7 hari ini Vergil bisa bersantai ria, walau Bloodfallen, Gorce Steel dan Hajime Galaxy yang sudah jatuh ke tangannya tiada habisnya diserang oleh Signas, Rinbo, dan semua agen asosiasi Assasin dari seluruh dunia.


Cukup dengan Gladys, Zaka, Zaki, Vouge, dan BlackCorn serta 80 Komandan Elit, 10 General Elit juga 10 Marshal Elit yang mengurusnya, semua masalah itu teratasi dengan baik.


Akira sendiri selama 7 hari di dalam portal dan baru kembali beberapa jam yang lalu ke markas Titania di lantai satu menara keamanan.


Perilaku Akira juga cukup aneh semenjak keluar dari portal, sebab susah diatur dan bertindak sesuka hatinya saja. Namun setiap misi terakhir yang dijalankan selalu membawa keberhasilan gemilang.


Red Dragon tiba-tiba muncul di kamar Vergil, "Hai, bro. Apa kabar? Aku membawa kabar baik untukmu. Aku dan Sasuke berhasil mendapatkan Ancient Beast Ball Animari Sabertooh. Sasuke juga akan bergerak terang-terangan menyerangmu nanti."


"Oh iyakah?" Vergil hanya tersenyum tipis dan menjentikan jari untuk memanggil Kazedogh, Azula, Duelly, Sidt, dan Qyo. Bahkan Hydra pun berhasil dipanggil jarak jauh dari Highlander Dagger, "Permainan ini nampaknya akan bertambah seru."


"Satu hal lagi, aku berhasil melacak energi yang sama seperti di dalam portal Memory Of Heaven. Kemungkinan besar dia yang sudah membantai monster di portal Animaria Sabertooth dan melemahkannya. Jadi kemenangan kami berdua atas balas jasanya," jelas Red Dragon membuat Vergil membulatkan mata.


"Apakah guru tidak tahu? Jika sekarang dia bersamaku di Titania?" Vergil malah balik bertanya dan melanjutkan, "Pantas Red Moon atau Akira hilang selama 7 hari ini. Jadi dia juga mencari kekuatan."


"Lebih baik kamu berhati-hati. Aku merasakan firasat buruk darinya." Red Dragon mengingatkan.

__ADS_1


"Terima kasih guru. Jika dia ingin melawanku, aku akan melakukan hal yang sama pada White Wolf, he-he-he ...." Vergil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Red Dragon pun tubuhnya berkedip, hilang dari pandangan Vergil setelah berbincang hal yang sangat penting.


Vergil menyelesaikan semua latihan paginya lalu membersihkan diri untuk berangkat ke kampus.


Vergil sudah membersihkan diri dan bergegas berangkat ke kampus dengan menuruni anak tangga dari lantai 4 menuju lobi. Semua ini ia lakukan demi meningkatkan latihannya dan tak mau menggunakan elevator.


Berita kemenangan Vergil melawan Storm cepat menyebar luas ke seluruh sudut Neo Japan.


Tiba-tiba ia berpapasan dengan ASSAT sektor Martapura Dimitri yang sedang duduk di lobi. Seperti sedang menunggu seseorang, "Kenapa Dimitri ada disini? Dia juga berpakaian lengkap ASSAT. Apa jangan-jangan dia mencari Filza? Gawat!" gumam Vergil mengeraskan rahang.


Satu menit kemudian tentara Elit Sektor Martapura dan tentara Elit Sektor Giwa Pranala datang, lalu berkumpul di depan gedung apartemen Hokkaido.


Dimitri berdiri dan menghunuskan kedua pedang miliknya dengan mata berkeliling mencari seseorang. "Hai, kamu. Apakah kamu tahu Vergil Wong?" tanyanya menatap tajam pada Vergil.


"Fyuh ... syukurlah hanya mencariku bukan Filza," batin Vergil bernafas lega.


Vergil tersenyum dan mendekat pada Dimitri lalu menunduk hormat, "Ya, aku sendiri tuan Dimitri. Ada yang bisa dibantu?"


"Ikut aku! Kami ingin berbicara penting padamu," pinta Dimitri menunjuk tegas pada Vergil.


"Bukankah kita bisa disini saja? Lalu terkait apa tuan Dimitri? Aku rasa aku hanya mahasiswa biasa dan tak ada hubungannya dengan sektor manapun."


Vergil menjawab sekenanya dan membuat Dimitri cukup kesal, "Kamu sudah merusak ekosistem di Neo Japan. Aku peringatkan, jangan berbuat seenaknya di Neo Japan!"


"Tunggu tuan, anda salah paham. Aku hanya mahasiswa biasa dan tak pernah mengganggu Neo Japan sama sekali. Ya silahkan saja jika memang ingin mengancamku tuan, tak masalah. Aku juga tidak takut, jika anda menindasku, bukankah akan mempermalukan anda sendiri, tuan Dimitri?"


Vergil santai meladeni Dimitri dengan melipat tangannya di dada dan sengaja memprovokasinya.


Rany, Filza, Verel, Angelina, dan Josephine keluar dari lift bersamaan. Mereka langsung terkejut melihat Dimitri sedang berbicara pada Vergil dan sedang mengancamnya.


'Trang! Jleb!' Gladys yang memakai topeng replika Mask Of Universe, muncul tiba-tiba dan menebas kedua pedang Dimitri hingga tertancap di atas langit-langit lobi.


"Silahkan saja jika berani menyentuh Vergil. Kau dan pasukanmu aku pastikan pulang takan selamat, hanya tinggal nama!" Gladys mengancam dengan menghunuskan Dagger Flute ke arah Dimitri.


Bersamaan itu pula Red Moon, Zaka, Zaki, Vouge dan BlackCorn yang memakai replika Mask Of Universe muncul menempel dilangit-langit lobi Apartemen Hokkaido dalam keadaan terbalik.


"Ayo pergi!" Dimitri menggunakan telekinesis untuk menarik kedua pedangnya dan membalikan badan dengan melambaikan tangan ke depan.


Semua pasukannya hilang bak ditelan bumi, hilang entah kemana bersamaan dengan hilangnya Dimitri.

__ADS_1


"Cih, sayang sekali mereka pergi. Padahal aku ingin melenyapkan mereka semua, Vouge beri aku misi untuk menghabisi mereka semua," pinta Red Moon.


__ADS_2