KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
New chapter 121


__ADS_3

kapsul kristal silver berjatuhan dan siap tercebur ke dalam laut selat Malaka. Ryuga memejamkan mata dan memfokuskan persepsi pandangannya untuk menyerap semua kristal yang keluar dari monster di seluruh Indonesia.


"Area of extraction!"


Muncul ratusan magic seal di sekeliling Ryuga dalam radius 1 km. Dari dalam magic seal keluar puluhan ribu kapsul kristal mulai dari silver sampai paladium dan masuk ke dalam eternal gear.


"Nampaknya percuma saja aku ikut menghancurkan seluruh portal di Indonesia. Tapi tidak dapat-apa, hanya keringat saja yang aku dapatkan, cih."


Ryuga berdecih dan sangat kecewa, tapi di balik kekecewaannya ia bisa panen uang denngan kapsul kristal yang akan Ryuga launching di toko Emperor.


Nama yang akan disandang Ryuga untuk membuat gedung besar guild Emperor. Sekaligus menjual senjata, potion, kapsul kristal, fashion, dan pendaftaran anggota guild Emperor.


Ryuga mendapatkan 10.000 kapsul kristal Silver, 20.000 kapsul kristal gold, 40.000 kapsul kristal diamond, 100.000 kapsul kristal platinum, 5.000 kapsul kristal mythril, dan 1000 kapsul kristal paladium dari seluruh Indonesia.


***


3 tahun kemudian.


Ryuga setiap hari hanya berlatih di apartemennya sambil menatap Filza yang masih ia bekukan dan belum ada rencana untuk membebaskan Filza dari hukumannya.


"Maafkan aku sayang. Untuk sementara ini, hanya ini yang bisa aku lakukan," lirih Ryuga sambil menyeka air mata yang sedikit ia tumpahkan.


'Tok! Tok! Tok!' Pintu kamar apartemen Ryuga diketuk oleh Zayd. Semua pemenang 8 teratas battle academy sudah dikirim ke Universitas di Jepang. Hanya Ryuga dan Filza saja yang belum pergi.


"Ryuga! Lord Gardosen ingin bertemu!" panggil Zayd.


Sudah ketiga puluh harinya Kira, Gardosen, dan Zayd bahkan Jendral Atmojoyo membujuk Ryuga untuk pergi ke Jepang, tapi selalu ditolaknya. Semua kemewahan ia dapatkan dengan mudah setelah klan Smith dan klan Kismoyo tunduk padanya.


Ryuga ingin sekali membalas dendam pada Lord Viktor, karenanya Filza bis mendapatkan hukuman darinya. Tapi Kira selalu menasehati agar tak melakukannya, dan melepaskan Filza, serta menyudahi hukumannya.

__ADS_1


Semenjak Filza tidak ada, guild Emperor cabang sektor Siliwangi, sudah tidak ada yang mengurus. Bahkan terancam bangkrut.


Ryuga membuka pintu dan mempersilahkan masuk. Seperti biasa raut wajah datar ia tunjukan, karena malas meladeni mereka berempat.


"Ryuga, aku tahu kamu malas meladeni kami, he-he-he ..." Lord Gardosen menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan terkekeh. Kemudian melajutkan dengan mengerlingkan mata pada Ryuga lalu mendekat dan berbisik ke telinga kanannya, "Aku punya ide, agar kamu tetap bisa bersekolah dan juga membalas dendam."


Mata Ryuga membulat dan tersenyum jahat, "Ya, aku mau dan aku akan melepaskan hukuman Filza," katanya. "Lalu apa idenya My Lord?"


"Witwiiw ...!" Lord Gardosen bersiul keras ke arah Kira dan Zayd lalu bertitah. "Jelaskan!"


"Kamu akan menyamar menjadi orang lain." Kira memberikan tablet pada Ryuga dan memperlihatkan identitas dirinya yang baru. "Aku ingin kamu menyelidiki keterlibatan Lord Viktor dan Lord Thanatos dalam proyek virus Evolt yang sedang mereka laksanakan pada sekolah assasin Sarutobi di pegunungan Hokkaido, Neo Jepang."


"Kamu akan bersekolah biasa di Universitas Hokkaido bersama 9 Divya lain yang telah lulus battle academy. Tapi identitasmu tidak boleh diketahui oleh siapapun," timpal Zayd.


"Lalu dengan ini?" Ryuga menunjuk eternal gear. Kemudian melanjutkan memegang wajahnya, "Apakah aku harus operasi plastik agar sesuai dengan identitasku di gambar tablet itu?"


"Tidak perlu." Jendral Atmojoyo menggeleng pelan.


Zayd menarik lengan kiri Ryuga dan memegang jam tangan penyimpanannya. Lalu mentransfer data pada jam tangan Ryuga berisikan identitas baru Ryuga.


Namanya Vergil Wong, kulit putih pucat, mata agak bulat dengan pupil mata hijau dan berkacamata, hidung mancung, tinggi badan 175 cm, serta rambut nila acak dengan garis-garis rambut hijau terang.


Seketika tubuh Ryuga berubah sesuai identitas barunya. Eternal gear di tangannya juga hilang tapi masih bisa dirasakan kekuatannya oleh Ryuga.


"Hah?!" Ryuga menjatuhkan rahang, dan memegangi wajahnya dan pergi ke kamarnya lalu berkaca. Dengan wajah seperti ini pun ia tetap tampan.


Bongkahan es kristal ungu yang membungkus tubuh Filza, Ryuga pegang untuk membebaskannya. Lalu menghabiskan semua kapsul kristal yang tersimpan di inventori sistem untuk menaikan kembali level Filza hingga level 7.


Ryuga menggendong tubuh Filza ala bridal style dan memberikannya pada Kira. "Guru, mohon bantuannya. Malam ini juga aku akan pergi ke Neo Jepang," pintanya.

__ADS_1


"Siap. Ingat sembunyikan identitas dan levelmu pada siapapun. Maaf aku tak bisa memberi bekal untukmu seperti dahulu, he-he-he ...."


Kira menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil terkekeh. Sebagai seorang guru pada muridnya, Kira ingin memberikan bekal tapi apadaya ia hanya guru yang hidup pas-pasan. Meskipun ia tangan kanan Agito Himura.


"Tenang." Lord Gardosen mengibaskan tangan lalu memberikan Ryuga kartu atm berisi uang 10 juta rupiah. "Itu adalah bekalmu. Pergunakan itu dengan baik, meskipun tak sebanyak uangmu, he-he-he ...."


"Sial, aku memang kaya raya sekarang. Tapi uang di saldo sistem tak tersisa 1 rupiah pun. Benar-benar miskin kuadrat aku ini, hmph!" batin Ryuga mendengus kesal.


"Hanya itu yang bisa aku berikan." Jendral Atmojoyo mentransfer ninja armor suit pada jam tangan Ryuga, "Itu adalah armor-"


"Jangan seperti satu tahun lalu Jendral. Kau malah ingin membunuhku," potong Ryuga menyeringai kesal mengingat perlakuan Jendral Atmojoyo satu tahun lalu.


"Tentu, tidak. Malah dengan ninja armor suit kamu bisa bergerak bebas, cepat dan juga kuat. Bahkan mempunyai jenis semua senjata tanpa batas, he-he-he ...."


Jendral Atmojoyo terkekeh lalu menepuk jidatnya mengingat waktu itu. Ya, dia pernah memberikan cyborg armor suit yang diberi sinyal khusus agar dikejar monster sehingga para monster lebih beringas dan akan membunuh Ryuga.


***


Pukul 00.00 waktu Jepang.


Semua urusan Ryuga sudah selesaikan termasuk menitipkan Filza pada Kira. Jika sudah pulih, Filza pun akan dikirim ke Neo Jepang untuk menjadi mahasiswa di universitas Hokkaido.


Ryuga sudah berada di pesawat N-Jet, sama seperti misi sebelumnya ke sektor Majapahit. Ryuga akan dilempar dari ketinggian 5000 meter dari permukaan tanah.


Tapi sekarang Ryuga sudah tidak khawatir jika tas parasutnya macet. Ryuga sudah meluncur dari pesawat N-jet, dan akan segera tiba di kota Hokkaido.


Semua pendaftaran mahasiswa di universitas Hokkaido sudah dibereskan Zayd dan Kira. Ryuga memilih fakultas managemen dan bisnis, dalam impian masa depannya, ia ingin menjadi pengusaha saja. Jika sudah pensiun dari pemerintahan. Makanya Ryuga memilih fakultas tersebut.


Ryuga tepat mendarat di apartemen Yoroi apartment. Tempat dimana Ryuga akan tinggal dan lebih dekat ke kampus Hokkaido.

__ADS_1


Semua peserta battle academy yang masuk 10 besar juga tinggal disini. Bahkan Rany, Ryan, Reyna, Raras, Angelina, Verel, Josephine, dan Vanya, sudah tiba satu bulan yang lalu.


__ADS_2