
"Flash of light!"
Reyna menendang perut Mou Zi dan membuatnya terpental jauh, tubuh Reyna diselimuti aura merah menyala-nyala seperti api. Menumpu pada kaki kirinya dan melesat mengejar Mou Zi, lalu melayang pukulan uppercut, membuat Mou Zi terpental ke atas.
Bang!
Bang!
Bang!
Reyna terus menendang lalu mengejar Mou Zi di udara seperti bola ping pong yang terus dipentalkan secara acak oleh Reyna. "Fist of 10.000 hells!" Reyna menendang perut Mou Zi meluncur ke permukaan rumput, tangan Reyna dikepalkan sekuat tenaga muncul siluet berbentuk bola berwarna kuning di menyelimuti tangannya.
Swush!
Boom!
Mou Zi pingsan terkena pukulan Reyna, ledakan pun terjadi, meninggalkan cekungan kawah yang cukup lebar diameter 50 meter dan kedalaman 5 meter. Reyna memeriksa jam tangan penyimpanan Mou Zi dan menemukan logo yang di dalamnya, "Kak ayo pergi, kita bantai tim yang tersisa, aku sudah menemukannya."
[Tim Zi Ran tereliminasi]
Di Field Waterfall Ryuga sedang duduk santai di atas batu dekat air terjun sambil memperhatikan tim Josephine bertarung dengan tim Kazuya.
Trang!
Trang!
Dentingan pedang beradu antara pedang red claw Rany dan pedang milik Kazuya. Keduanya memperlihatkan gerakan yang sangat cepat satu sama lain, "Crazy storm phoenix!" Rany menebas hingga muncul kobaran api diseluruh tebasannya, Kazuya mampu mengimbangi kecepatan serangan Rany.
Trang!
Trang!
"Hebat bukan diriku? Bisa mengimbangi kecepatanmu sang Divya 6, hahahaha." Kazuya menatap sinis Rany, tangannya terus mengayunkan pedang menangkis serangan cepat Rany. "God flash hand!"
Tangan Kazuya bersinar terang, membuat mata Rany memejamkan mata, Rany terdesak. Melihat kesempatan itu Kazuya menebas leher Rany, namun Rany bisa menahan tebasan Kazuya dalam keadaan terpejam, leher Rany tergores hampir saja ujung bilah pedang Kazuya memotong leher Rany.
Bam!
Krasak!
Rany terpental terkena dadanya oleh side kick Kazuya, telapak kakinya bergesekan dengan tanah. "Hah ... hah ... hah ...," nafas Rany memburu dan menumpu pada red claw miliknya. "Aku tak menyangka, jika ada pendekar pedang yang hebat bisa menandingi jurus teknik dewa pedang."
Di permukaan air terjun Vanya dan Zaku sedang beradu pukulan serta tendangan, air di air terjun memuncrat terkena gelombang kejut, akibat pertarungan mereka berdua.
Zrash!
__ADS_1
Byur!
"Ultimate kick!"
Vanya melompat tinggi, mengangkat kaki kananya tinggi-tinggi, lalu meluncur dan menghantamkan tendangan ke kepala Zaku. Tangan Zaku disilangkan ke atas untuk menangkis serangan tendangan Vanya, tubuh Zaku terdorong ke dalam permukaan air.
Bam!
Boom!
Byur!
Zaku pingsan di dalam air, Yuzi langsung melompat ke dalam air menolong Zaku. Padahal Yuzi sedang bertarung dengan Zhang Kuku di tepi danau air terjun, Yuzi berenang sambil memapah Zaku keluar dari dalam permukaan air. Yuzi menaruh tubuh Zaku di tepi danau dan menyandarkannya pada batu.
Boom!
Di atas air terjun Josephine berhasil membuat pingsan Kaguya dengan skill haunted shock miliknya dan berhasil merebut logo yin dari tim Kazuya. "Hai! ... aku sudah mendapatkan logonya! Ayo kita pergi ke tower!" Josephine berteriak dari atas air terjun memanggil anggota timnya. Rany yang sedang melawan Kazuya tubuhnya berkedip, tubuh Vanya juga berkedip dan mereka berdua muncul di samping Josephine.
Yuzi dan Kazuya mengejar mereka dengan berlari di dinding permukaan air terjun yang mengalir deras. Belum sempat sampai di bagian atas, Zhang Kuku yang masih berada di bawah melompat tinggi dan menyerang mereka berdua dengan skill full moon slash. Zhang Kuku menebas Kazuya dan Yuki secara horizontal, mereka berdua berhasil menangkisnya.
Trang!
Zrash!
Mereka berdua kakinya bergesekan dengan permukaan air dan terpundur cukup jauh lalu menempel di dinding air terjun. "Cepat pergi! Biar aku yang mengurus mereka berdua, serahkan semuanya padaku!" Zhang Kuku mengibaskan tangan untuk menyuruh mereka bertiga pergi.
"Sudah, cepat pergi! Aku tidak penting lebih penting dan logo itu lebih penting. Cepat pergi" Zhang Kuku berteriak kembali, Ryuga telah berpindah tempat di atas pohon masih terus mengamati mereka berempat.
Trang!
Trang!
Yuki mengeluarkan claw di tangan kanannya dan menyerang bersama Kazuya. Zhang Kuku agak sedikit kewalahan melawan mereka berdua, suara dentingan senjata beradu , ratusan gerakan jurus masing-masing sudah dilancarkan.
Buak!
Bam!
Klang!
Yuki memukul perut Zhang Kuku dan melayang di udara, sejurus kemudian Kazuya melayang side kick ke pipi kiri Zhang Kuku. Tubuh Zhang Kuku yang masih berputar melayang di udara, membuat celah Yuki untuk menyerang dengan melompat lalu memotong pedang ninjato milik Zhang Kuku.
Bam!
Brak!
__ADS_1
Kazuya memukul dada Zhang Kuku, membuatnya terpental menabrak dinding air terjun, bekas retakan tubuhnya tercetak jelas. Ryuga yang berada di atas pohon mengeluarkan pedang ganda yang ia buat khusus untuk Zhang Kuku yang diberi nama Nirvana.
Swush!
Jleb!
Ryuga melempar kedua pedang jenis ninjato bernama Nirvana itu ke arah Zhang Kuku, dan tertancap pada dinding bersama kedua sarungnya di kanan serta kiri Zhang Kuku. "Siapa yang melempar kedua pedang ini? Apa dewa dari surga?" gumam Zhang Kuku. Kedua tangannya mengambil kedua Nirvana yang berada di samping kiri dan kanannya.
Grag!
"Chaotic judgement!"
Boom!
Tubuh Zhang Kuku di selimuti aura api berkobar-kobar, tubuhnya hilang dari Tpandangan dan menebas sangat cepat Kazuya serta Yuki. Mereka berdua tiba bisa mengimbangi serangan Zhang Kuku, tubuh mereka berdua terkena banyak sayatan Nirvana. Zhang Kuku menendang dagu Yuki dan Kazuya dengan melakukan backflip, mereka berdua terpental melayang di udara.
Bang!
"Chaos savior!"
Zhang Kuku melompat tinggi mengejar Yuki dan Kazuya yang hilang keseimbangan, lalu menebas secara horizontal bertubi-tubi dengan kedua Nirvana.
Slash!
Slash!
Yuki dan Kazuya bajunya compang-camping penuh sayatan, badannya juga dipenuhi sayatan, tubuh mereka masih melayang di udara. Serangan Zhang Kuku belum selesai menyerang dengan skill chaos savior, kedua nirvana di silangkan, energi veda dikumpulkan lalu menebas secara diagonal tiga kali membentuk siluet huruf x berwarna merah.
Slash!
Slash!
Swush!
Siluet huruf x menghantam Yuki dan Kazuya, mereka mencoba menahan dengan menyilangkan tangan di dada. Tubuh mereka terdorong ke bawah permukaan tanah dan meledak.
Shua!
Boom!
Mereka berdua terkapar dengan memuntahkan darah, "Guhak! Benar-benar kuasa yang sangat hebat!" lirih Yuki dan Kazuya serentak. Tubuh Zhang Kuku berkedip lalu muncul di atas aie terjun untuk mengejar Josephine, Vanya dan Rany.
Prok!
Prok!
__ADS_1
"Sungguh hebat! Memang sungguh hebat!Ryuga bertepuk tangan lalu di atas pohon menonaktifkan skill invisible lalu melayang mendekati Zhang Kuku. "Bagaimana hebat bukan pedang Nirvana buatanku? Kamu memang cocok menggunakannya, wahai mata-mata sektor Trunyan!"