
"Ya, kamu menang." Rob bermuram durja sambil berjalan mengikuti Ryuga.
Semua anggota klan Fozuki berlutut satu kaki dengan menunduk hormat menghormati Ryuga yang sudah dianggap raja bagi mereka.
"Entah mengapa aku seperti merasakan atmosfir yang sangat positif darinya," batin Vlad berdecak kagum. Kemudian melanjutkan, "Ini akan melebihi Iuri dalam membangun Ryumu 100 tahun berbisnis Manusia Supernatural."
Ryuga tiba di dalam menara Fozuki dan masuk lift khusus yang hanya pemimpin Ryumu yang boleh memasukinya yaitu Iuri. Setelah Iuri berhasil dikalahkan oleh Ryuga, maka fasilitas VVIP tersebut dia yang memiliki.
Ryuga tiba pertama di ruangan pertemuan khusus di lantai paling atas. Sebuah ruangan yang luas dan mewah, banyak ornamen terbuat dari berlian, memiliki meja bundar terbuat dari kayu Gilseire, jenis kayu yang sangat mahal dan langka.
"Selalu Iuri sangat berkelas tapi juga mengorbankan banyak orang," gumam Ryuga kesal.
5 tetua masuk pertama kali ke ruangan di susul Four Lord dan terakhir Stevin bersama Rob.
Semuanya duduk memutari meja, Four Lord duduk di deka tempat duduk Ryuga. Miku kelopak matanya menghitam, karena semalaman begadang mempersiapkan desain baru Ryumu yang akan dirubah menjadi kota Bloodfallen.
Kota Bloodfallen akan menjadi ikon utama wilayah selatan Hokaido. Kota perdagangan bebas dengan pembayaran pajak yang minim dari penguasa setempat yaitu Ten King.
Ryuga sebagai pemimpin menyerahkan wilayahnya pada Rob, Vlad, Miku, Jiro, Sam, Kiyu, Mexis, Santory, Kim Gong, dan Harley. Mereka akan dikenal sebagai Ten King Bloodfallen.
Ryuga berdiri, Miku membuka keyboard panel hologram dan menekan tombol 'Enter'. Muncul proyeksi 3 dimensi desain kota Bloodfallen yang akan dibangun.
"Aku sudah menyusun pembangunan baru Ryumu dengan nama Bloodfallen. Tampuk pemimpin tertinggi tetap di pegang Four Lord dan keputusan diambil harus dengan izinku dan mereka berempat." Ryuga menunjuk Miku, Sam, Kiyu, dan jiro.
Setelah penunjukan pemimpin tertinggi Bloodfallen tidak ada yang menolak, karena 5 tetua dan Rob sangat tahu kapasitas Four Lord yang tak perlu diragukan lagi.
__ADS_1
"Maaf, tuan muda. Lalu apakah daerah ini akan memiliki 10 gedung sebagai pusat. Aku melihatnya seperti itu?" tanya Harley memastikan.
"Betul. Aku akan mendirikan pemerintahan pusat disini dan kalian yang akan menjadi pemilik wewenang setiap gedung dan satu industri bisnis yang akan kalian pegang. Aku menjuluki kalian Ten King," tegas Ryuga.
Semua orang melebarkan mata, nama itu apa tidak terlalu berlebihan. Tapi mereka tetap terkejut, karena bangunan yang dibangun sangat mewah, megah dan bernilai ratusan juta yen untuk satu gedung.
"Gedung pertama aku serahkan pada Sam. Gedung ini berfungsi sebagai penyusunan strategi wilayah dan penyusunan kerjasama kontrak jika ada inevstor yang berkenan menginvestasikan uangnya pada kota Bloodfallen." Ryuga menunjuk menara 100 lantai bernama Slytherine.
"Vlad, kau akan menerima gedung pelelangan. Rob kamu menerima gedung pertandingan arena, di dalam gedung arena banyak pertandingan baik balapan mobil, motor, pertarungan antar Divya tapi tak boleh sampai mata dan olahraga pada umumnya. Setiap bulan akan mengadakan kompetisi antar wilayah bahkan mungkin antar sektor," jelas Ryuga.
"Tuan muda, maaf. Dilihat dari desainnya pengerjaan waktunya juga cukup lama, kita bisa kelaparan sebelum kota itu jadi." Kim Gong benar-benar meragukan rencana Ryuga.
"Tenang, Kim. Aku punya mitra khusus yang mampu membangun kota ini paling lambat satu bulan. Kalian mungkin sudah mendengar tentang nama Ochobot City bukan. Perusahaan legenda dan mempunyai wilayah yang tidak bisa dijangkau."
"Ya, kami sangat tahu. Itu bukan mitos tapi fakta negara New Singapura." Serentak mereka mengangguk tegas dan yakin bahwa Ryuga sudah menyiapkan segalanya dengan baik. Bukan hanya uang tapi juga rencana yang matang.
"Aku serahkan padamu, tetua Kim Gong untuk membangun kota ini yang akan bekerja sama dengan Miku. Aku adalah rekenan Ryuga Himura anak dari Regalia King pemilik Ochobot City sekarang," kata Ryuga tersenyum.
Mereka semakin menyesal pernah memperlakukan Vergil secara tidak sopan. Dia benar-benar orang yang tidak bisa disinggung, kabar Ryuga Himura adalah Regalia Prince cepat sekali menyebar dan pewaris selanjutnya Ochobot City.
"Siap, tuan muda." Miku dan Kim Gong menunduk hormat pada Ryuga.
"Jiro, gedung pengaturan keuangan. Miku akan menerima gedung riset dan teknologi, setelah proyek pembangunan selesai. Harley aku sudah membaca semua data tentangmu, kamu akan mengurus gedung potion. Santory gedung senjata, Kiyu gedung keamanan, dan terakhir tetua Mexis anda yang akan menerima gedung entertainment sekaligus marketing di dalam wilayah Bloodfallen ini," titah Ryuga.
Rob tersenyum lebar pada Stevin. Tentu saja sangat senang, semua orang sangat senang. Ide Ryuga memang sangat segar, modern dan futuristik.
__ADS_1
"Baik, untuk sementara menunggu semua bangunan selesai. Kita akan menarik para wisatawan dengan ini."
[Selamat, juragan telah memaksimalkan job blacksmith ke level 10. Bisa membuat semua batu logam yang berada dibumi menjadi senjata jenis apapun]
Ryuga mengeluarkan 4 jenis potion, buff potion, heal potion, stamina potion, elixir potion dan terakhir evolution potion.
Ryuga juga mengeluarkan pedang yang terbuat dari batu logam gold sampai titanium. Jenisnya berbeda-beda mulai dari gladius, longsword, broadsword, katana, ninjato, sampai rapier.
Semua list harga sudah muncul, evolution potion dan senjata dari paladium sampai titanium hanya akan muncul satu bulan sekali di pelelangan. Selebihnya tersedia di toko senjata sementara yang sudah disediakan di wilayah Bloodfallen.
Mereka semua semakin takjub dengan Ryuga. Ini bisa menjadi ladang uang tak terbatas, mulai dari potion efek 99%, senjata dengan batu logam langka dan semua industri bisnis akan ada di dalam Bloodfallen.
"Aku tidak akan menjadikan kalian budak para tetua dan anggota klan Fozuki. Tapi tetap membayar penuh, esok hari bekerja keraslah. Untuk Ten King aku menggaji kalian 10 juta yen/bulan," jelas Ryuga.
"Gluk!" Semua orang menelan salivanya.
"Dan untuk para karyawan, 1 juta yen perbulan," lanjut Ryuga membuat semua orang menjatuhkan rahang. Apalagi para tetua sangat lebar dan hampir saja lepas dari mulutnya.
Bisnis budak paling banyak hanya 500.000 yen, itu pun kadang ada kadang tidak ada dan juga budak Divya spesial.
"Jiro, lakukan semua pembayaran hari ini. Aku lebih suka jika sebelum keringat mereka menetes sudah dibayar dan buat perjanjian kontrak seumur hidup dan juga bonus," pertegas Ryuga.
"Siap, tuan muda." Jiro menunduk hormat.
"Aku harus membalik keadaan dengan cepat. Uangku hanya tersisa 2 juta rupiah dan 20 milyar yen, penguasaan Neo Japan harus dipercepat," batin Ryuga menyeringai.
__ADS_1