KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
New Chapter 136


__ADS_3

Ryuga menarik kembali aura membunuhnya. Semua berjalan normal, tapi kondisi orang-orang yang menghina Ryuga tetap berlutut lemas dengan mata melebar dan muka pucat pasi.


"I-ini ti-tidak mungkin. Bagaimana ini bisa ter-terjadi? Si-siapa kamu se-sebenarnya?" tanya Willscout gemetar.


"I-ini tidak mungkin. I-ini pasti kesalahan," timpal salesman dan sales woman serentak, tubuhnya mulai keringatan.


"Mesin pindai itu pasti rusak. Tak mungkin benar," celetuk Bill, Kim Sam Su, dan Mouna serentak.


Dalam keadaan seperti ini pun mereka semua masih tetap menyangkal. Padahal transaksi sudah berhasil.


"Oh, jadi kalian memang masih menganggap mesin ini rusak. Baiklah, biar aku perjelas. Biar mata kalian tidak lagi rabun."


Ryuga menunjuk mobil Lambhorghini Egoista seharga 800 juta yen, Lambhorgini Veneno Roadster seharga 950 juta yen dan lotus Eclipse seharga 400 juta yen.


"Beli ketiga mobil itu juga!" Karyawan yang memegang alat pindai yang masih terduduk lemas bangkit dan memberikan mesin tersebut pada Ryuga. Dia Benar-benar seperti orang yang terkena gendam, menuruti semua perintah Ryuga.


Semua orang masih terdiam, ada yang terpana ada pula yang masih sinis. Karyawan showroom memasukan nominal uang 2.15 milyar. Wajah dan retina mata Ryuga diverifikasi oleh proyeksi alat pemindai dan ibu jarinya ditekan pada alat pemindai. Akhirnya terjawab sudah penasaran mereka, setelah alat pemindai berbunyi 'Transaksi berhasil'.


Ryuga menatap tajam Bill, Mouna, Kim Sam Su, salesman. Tapi sebelum sales woman terkena tatapan tajam Ryuga, sesegera mungkin dia langsung berlutut lalu merangkak dan menjilati kaki Ryuga, "Tuan, maafkan aku. Mataku tak bisa membedakan mana berlian dan mana kotoran. Mataku bersalah, ampuni aku tuan."


"Semoga dengan ini dia mau mengampuniku. Aku sungguh bodoh, benar-benar bodoh," batin sales woman menyesal.


Ryuga tidak memperdulikannya, walau sepatunya dijilati oleh sales woman tersebut. Malah menyuruh karyawan yang memegang alat pindai, "Kamu, urus semua dokumennya. Nanti orangku yang akan mengambilnya," titahnya.


Ryuga langsung mengirimkan pesan pada Miku untuk mengambil keempat mobilnya dan Miku menjawab siap. Karena dia sudah menemukan orang-orang yang Ryuga inginkan. Mereka akan mengurusi bisnis legal Ryuga di Neo Japan.


Ryuga menyeringai dan tersenyum licik, "Aku ingin menagih janji pada kalian! Ayo tepati janji kalian!"


"Ba-baik, tuan." Willscout mulai merangkak dan menjilat sepatu Ryuga disusul salesman.

__ADS_1


Kim Sam Su dan Mouna mau lari, tapi Ryuga mencegahnya dengan mengirimkan kembaran dirinya yang mengeluarkan bola petir di tangan kanannya, "Doppelganger! Bird chirping!"


[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa flash, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa flash. Perolehan skill poin experience dikalikan sepuluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 500 poin experience kuasa flash]


"Bill!" Ryuga menatap tajam Bill yang mau berlari juga. "Apa ini kehormatan bangsawan di Neo Japan? Mudah mengingkari janjinya? Sungguh mengesankan!"


Ryuga kemudian melanjutkan, "Aku hanya membeli mobil dengan tenang. Tapi kalian sepelekan, setelah aku sudah membeli mobilnya kalian mau lari dari perjanjian taruhan ini. Cepat bersujud! Gravity!"


Semua orang di dalam showroom ditarik gravitasi yang sangat kuat, mau tak mau mereka semua bersujud pada Ryuga.


[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa earth, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa earth. Perolehan skill poin experience dikalikan sepuluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 500 poin experience kuasa earth]


Ryuga penuh dengan kesombongan menunjuk dirinya sendiri, "Aku Vergil Wong akan menjadi penguasa baru Neo Japan! Dan aku tidak takut dengan siapapun!"


"Sial! Sebenarnya siapa dia? Aku akan hancurkan dia, bedebah," batin Bill kesal.


"Keterlaluan! Aku tak terima diperlakukan seperti ini. Aku akan segera menghubungi Asosiasi Rinbo, bedebah!" batin Kim Sam Su marah.


Ryuga melemparkan ilusi melalui matanya, semua ingatan tentang wajah Vergil Wong dipikiran mereka telah dihapus. Mereka akan mengingat kejadian ini, tapi tidak dengan wajah Ryuga.


Ryuga melepaskan skill gravity dan hilang dari pandangan. Dia menuju apartemennya untuk beristirahat, setelah lelah mengurusi mereka yang merendahkannya.


Sesaat kemudian Miku tiba bersama 3 orang temannya di showroom. Miku menatap mereka sangat aneh, terutama Willscout dengan tatapan hampa.


Karyawan yang mengurusi dokumen Ryuga langsung menyerahkan dokumen keempat mobil Ryuga beserta kuncinya. Miku menerimanya dengan senang hati. Kapan lagi dia bisa membawa mobil hypercar.


Miku memang seperti sekretaris pribadi yang sangat handal. Untuk melancarkan Ryuga, ia sudah membeli salah satu gedung dengan 5 lantai, cukup murah hanya 25 juta yen.


Gedung ini akan dijadikan pusat bisnis Ryuga yaitu bisnis di bidang mobil rongsok di sulap menjadi mobil baru. Intinya showroom mobil bekas.

__ADS_1


Miku juga sudah membeli sebuah tempat sampah-sampah mobil rongsok yang seperti Ryuga inginkan. Ryuga hanya ingin menyembunyikan identitasnya dan juga perlahan menguasai Neo Japan.


***


Malam hari, gedung Insidius.


Ryuga tiba hanya memakai kaos hitam dan celana jeans berwarna biru. Ya, Ryuga akan bertemu dengan rekan atau mitra yang akan membantu mengurusi bisnisnya yaitu teman-teman Miku.


Ketiga teman Miku sangat antusias bertemu dengan tuannya, atau orang yang telah membayar mahal mereka.


Ada Sam si dewa strategi sekaligus ahli firma hukum, Jiro si dewa uang, dan Kiyu si dewa keamanan.


Mereka bertiga tercengang melihat bosnya hanya pemuda biasa dan pakaiannya sungguh sederhana. Tapi mereka tidak berani setelah Miku mengatakan bahwa dia adalah orang yang memberinya uang 20 milyar yen.


"Selamat datang tuan." Mereka bertiga serentak mengucapkan salam penyambutan dan menunduk hormat.


"Tidak usah sungkan. Mari kita mulai! Aku Vergil Wong," sapa Ryuga tersenyum lalu duduk di sofa. "Oh, ya. Nona Miku dibereskan semua bukan?"


"Sudah, bos. Tenang saja. Aku sudah meretasnya termasuk mesin pemindai itu untuk menyembunyikan wajah anda, bos Verg."


"Sudahlah, jangan terlalu sungkan. Panggil seperti biasa saja. Oh, ya silahkan duduk, nona-nona dan tuan-tuan." Ryuga mempersilahkan dengan tersenyun ramah sambil melirij Miku.


"Terima kasih tuan. Aku Kiyu Geisha si dewa keamanan." Kiyu menunduk hormat lalu duduk.


"Terima kasih tuan. Aku Sam si dewa strategi." Sam menunduk hormat lalu duduk.


"Terima kasih tuan. Aku Jiro Geisha si dewa uang." Jiro menunduk hormat lalu duduk.


"Kami siap diperintah!" serentak mereka menunduk hormat dan antusias siap menerima perintah.

__ADS_1


"Aku tidak akan memberikan banyak perintah. Aku hanya ingin hasil dalam 1 minggu ini. Apakah kalian bersedia?" tantang Ryuga menatap tajam.


Kemudian melanjutkan menyandarkan tubuhnya ke penyandar sofa dan melipat tangan, "Semua wilayah selatan. Apa kalian sanggup? Masalah uang tidak masalah. Jika kurang katakan saja pada Miku."


__ADS_2