
Tim Ryuga masih memimpin, Filza membunuh 70.000 monster, Ryan 10.000 monster dan Reyna 60.000 monster, total tim Ryuga 950.000 poin.
Waktu sudah berjalan 1 jam 15 menit, posisi ranking kedua, ketiga, dan keempat juga kelima terus berubah. Tim Verel berhasil menduduki ranking dua di klasemen dengan 700.000 poin, mereka tak ingin kalah dengan bosnya itu Ryuga. Sebagai anggota guild storm gravity mereka ingin menunjukan pada dunia, bahwa guild yang dipimpin Ryuga yang masih muda, bukan guild kaleng-kaleng meskipun baru seumur jagung.
Posisi ketiga di duduki tim Arco dari sektor Trunyan dengan 21.000 poin, posisi keempat tim Swizzer dari sektor Trunyan dengan 19.000 poin, posisi kelima tim Rasu dari sektor Trunyan dengan 18.000 poin, dan posisi kelima tim Wardo 9000 poin sektor Martapura serta tim Josephine sendiri di posisi 35.
Zhang Kuku yang menggantikan Ryuga tidak dapat membantu, justru lebih sering menghancurkan strategi yang dibuat Josephine untuk membantai monster. "Zhang, apa yang kau lakukan? Jika terus begini tim kita bisa terlempar dari 20 tim teratas, dan gagal dalam ujian eliminasi pertama!" teriak Josephine menyeringai kesal.
"Kalian bertiga itu hanya Divya sampah, aku tak mau bekerja sama dengan kalian, aku juga terpaksa ikut tim ini, demi aku lulus saja, bukan untuk mendapatkan kelulusan jabatan tinggi, malas aku meladeni kalian, hmph!" Zhang Kuku tubuhnya berkedip lalu muncul ditengah kawanan monster. "Full moon slash!"
Slash!
Slash!
Zhang Kuku menebas secara horizontal 360 derajat dengan pedang ninjato miliknya, membentuk siluet bulatan di sekitar tubuhnya, menebas 10 monster yang berdekatan dengan Zhang Kuku. "Menyebalkan, mereka bertiga selalu meremehkanku dan membandingkannya dengan Ryuga. Akan aku buktikan, bahwa aku juga lebih kuat dari Ryuga, milion slash!"
Slash!
Slash!
Zhang Kuku menebas setiap monster yang berada di dekatnya, kecepatan tebasan Zhang Kuku secepat kilat, dalam sekejap 5000 monster tumbang. Tim Josephine yang terlempar ke urutan 35, kembali merangkak naik menuju urutan 25.
"Demon-slayer fangs!"
Zhang Kuku mengumpulkan energi veda pada ninjato miliknya, lalu menebas secara vertikal dari atas ke bawah, muncul 5 siluet sirip ikan hiu berwarna kuning melesat menghantam kawanan monster.
Swush!
Boom!
10.000 monster terkena tebasan Zhang Kuku lalu meledak, waktu tersisa 1 menit lagi. Posisi tim Josephine berada di ranking 26, untuk menyusul ranking 25, tim Josephine membutuhkan 10.000 poin lagi. Josephine, Rany, Vanya, dan Zhang Kuku berusaha keras membantai setiap monster yang ia temui, agar bisa masuk ke babak selanjutnya.
Slash!
Slash!
Boom!
"Big bang explosion!"
Great cherry blosom!"
"War dance!"
"Ultimate vengeful sword!"
__ADS_1
Tim Josephine memanfaatkan waktu yang tersisa 59 detik dengan mengeluarkan semua skillnya untuk mengejar ketertinggalan. Vanya melompat tinggi, kakinya di angkat, dan menghujamkan tendangan ke arah kerumunan monster.
Bang!
Krak!
Boom!
Cekungan kawah muncul dari retakan tanah yang dibuat Vanya, 2000 monster hancur dan meledak terkena gelombang kejut yang dihempaskan tendangan Vanya. Rany mengalirkan energi veda apda red claw miliknya, dan menebas dengan sangat cepat seperti menari menyatu bersama pedang.
Slash!
Slash!
3000 monster terlepas dari kepalanya, bulatan gelombang kejut berwarna kuning keluar dari dalam tubuh Zhang Kuku, membantai semua monster yang dilewati lapisan gelombang kejut.
Swush!
Boom!
4000 monster terbakar jadi debu karena terkena ledakan gelombang kejut. Josephine menyusul dengan serangan terakhir untuk bisa menembus peringkat 25, kedua telapak tangan Josephine dihentakan ke permukaan pasir, muncul magic circle berwarna hitam, dari dalam magic circle keluar puluhan ribu bilah pedang dan menusuk monster dal radius 1 km.
Shua!
Jleb!
Teeet!
Suara alarm berbunyi menandakan waktu ujian berakhir babak pertama berakhir. Semua peserta ujian berhenti, Kira mengumumkan 25 melalui papan besar proyeksi digital berwarna biru yang muncul di langit-langit field dessert.
[Top Ranking 25]
[1. Tim Ryuga : 2.500.000 poin]
[2. Tim Verel : 1.000.000 poin]
[3. Tim Arco : 300.000 poin]
[4. Tim Swizzer : 270.000 poin]
[5. Tim Rado : 220.000 poin]
[6. Tim Hawk : 200.000 poin]
[7. Tim Astro : 190.000 poin]
__ADS_1
[8. Tim Redist : 185.000 poin]
[9. Tim Kazuya : 180.000 poin]
[10. Tim Aruya : 172.000 poin]
[11. Tim Krom phat nam : 170.000 poin]
[12. Tim Reza : 120.000 poin]
[13. Tim Bladenair: 90.000 poin]
[14. Tim Van houston : 70.000 poin]
[15. Tim Paga-puga : 68.000 poin]
[16. Tim Raizen : 67.000 poin]
[17. Tim Kim Nam Zu : 65.000poin]
[18. Tim Zhi Long : 63.000 poin]
[19. Tim Ri Ran : 60.500 poin]
[20. Tim Aera : 58.000 poin]
[21. Tim Shintya : 55.600 poin]
[22. Tim Arshavin : 53.900 poin]
[23. Tim Zetra : 51.200 poin]
[24. Tim Rishinki : 50.000 poin]
[25. Tim Josephine : 49.850poin]
"Selamat kepada tim yang lolos, silahkan untuk istirahat! Dan tim yang belum lolos kami ucapkan terima kasih, kalian tetap lulus dari akademi masing-masing tanpa mendapat hak spesial dan jabatan kalian dalam militer Sangakama, diberi jabatan soldier," jelas Ara wakil ketua pengawas dari sektor Sriwijaya. "Untuk ujian selanjutnya akan di mulai esok hari, rincian ujiannya akan dijelaskan besok. Silahkan kembali ke dormitori sektor masing-masing yang telah disediakan oleh pengawas ujian. Selamat beristirahat!"
Portal besar muncul untuk semua kadet kembali ke akademi, Ryuga terbangun dari tidurnya di atas bukit setelah mendengar suara Filza, "Ryu! Bangun! Ujian sudah selesai!" teriak Filza dari sambungan handsfre.
"Hoaaaam!" Ryuga menguap. "Oh sudah berakhir? Bagaimana hasilnya? Kalian dapat berapa poin?"
"Kamu kesini, kita sudah mau keluar! Nanti aku jelaskan!" jawab Filza lembut.
Cwuzh!
__ADS_1
Tubuh Ryuga berkedip, lalu muncul di samping Filza dan memegang tangannya. Benih-benih cinta muncul diantara mereka berdua, Ryuga berhasil melupakan Vanya. Ryuga menganggap Vanya sudah tak mencintainya lagi, setelah Vanya tidak mau ikut Ryuga keluar dari akademi.
"Kita di urutan top ranking paling atas dengan poin 2.500.000 poin," imbuh Filza. "Katamu kita bertiga dapat bonus 1 milyar kalau 1 juta poin, tapi kita berhasil memberikan poin hingga 2.500.000. Kami minta 2.5 milyar/orang!"