KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 175


__ADS_3

Sasuke keluar dari dek pesawat X-Jet memakai wingsuit dan helm untuk terjun menuju pusara di tengah kota Shanghai yang dijaga tentara sangat ketat.


Tepatnya, pasukan tentara sektor Martapura dan Giwa Pranala serta pasukan super elit asosiasi Rinbo.


Sasuke menarik Kusanagi, katana berbilah biru terang dan Kusanaga, katana berbilah jingga terang. Sedangkan Kisanago masih dalam sarungnya yang berada di punggungnya.


"Mereka sudah berkhianat padaku, dasar pasukan super elit sampah. Lebih memilih hidup dibawah kaki Dimitri dan Quintella daripada hidup dibawah kakiku. Aku akan habisi kalian, Frostfire Slash!"


Sasuke menebas secara diagonal membentuk tebasan berbentuk huruf X.


'Swush! Krak!' siluet sabit es dan siluet sabit api hitam melesat ke arah pusara, membakar dan membekukan apapun yang dilewatinya di udara.


'Duar!' Siluet sabit es dan siluet sabit api jingga yang membentuk huruf X tersebut mengenai tepat bagian tengah pusara dan membentuk tornado badai es juga tornado badai api yang saling bersahutan.


Membakar dan membekukan semua tentara sektor Giwa Pranala, tentara sektor Martapura, dan pasukan super elit Rinbo yang berkhianat tanpa bisa memekik.


Tubuh mereka membeku dan luruh disaat bersamaan, setelah terkena serangan Sasuke.


"Groaaar!" suara raungan yang sangat keras menggema di dalam pusara dan membuatnya bergetar. Portalnya terbuka, dan dialiri medan listrik, dari warna abu-abu berubah menjadi hitam legam.


Sasuke melepaskan wingsuit, "Sky Walk!" lalu berhenti di udara dan turun menapaki magic circle berwarna biru menuju lubang pusara yang sebelumnya ia buat dengan skill frostfire slash.


Hingga akhirnya sampai di dalam pusara depan gate atau portal berwarna hitam, "Keluarlah Ancient Beast bangs4t!" teriaknya menghunuskan Kusanaga dan Kusanagi ke depan dengan sorot mata yang tajam ke arah portal.


[Teridentifikasi kepekatan energi Veda level portal Titanium]


Jam tangan ruang miliknya memberikan informasi mengenai level portal yang berada di level Titanium.


[Terdeteksi monster akan keluar dari dalam portal]


----------¤----------


Nama: Black Wolf


Level: Titanium


Elemen: Hell


Ras: Warbeast


Skill:

__ADS_1


[Hell Claw yaitu Black Wolf menyelimuti cakarnya dan melepaskan cakaran api hitam pada target dengan jarak serang 10 meter. Efek terbakar selama 5 detik]


----------¤----------


"Grooar! Hell Claw!"


Kawanan Serigala hitam meraung disertai keluarnya siluet sabit api hitam dari dalam portal hitam.


'Swush!' Sasuke kayang, lalu melompat dan berguling ke kanan dan ke kiri menghindari siluet sabit api hitam yang dilepaskan oleh 10 ekor serigala hitam.


"Fyuh ... hampir saja, untung saja sedikit tergores, lagian butuh 100 tahun serigala buluk itu untuk bisa membunuhku. Untung saja reflekku cepat kalau tidak sudah menjadi daging panggang," gumam Sasuke menyeka keringat di dahinya.


Sepuluh serigala hitam melesat keluar dari dalam portal hitam dan melompat melepaskan cakaran.


'Trang-tring!' Sasuke menangkisnya dan membelokan cakaran-cakaran serigala hitam yang selimuti api hitam.


"Aaargh ...! Frostfire Storm!" sambil menangkis, Sasuke mengeratkan kuda-kudanya. Lalu menyelimuti Kusanagi dengan aura biru pekat dan Kusanaga dengan aura jingga pekat. Sasuke berputar 360 derajat dan menciptakan tornado es dan api hitam bersamaan.


'Swush!' 10 serigala hitam terpental dan menabrak dinding pusara. Ada yang membeku dan ada yang terbakar setengah tubuhnya.


[Terdeteksi monster akan keluar dari dalam portal]


----------¤----------


Level: Titanium


Elemen: Riveros


Ras: Warbeast


Skill:


[Riveros Blast yaitu Blue Wolf menyemburkan air merah bertekanan tinggi pada target dan jarak serang 20 meter. Efek korosi selama 5 detik ]


----------¤----------


***


Menara keamanan lantai 1, organisasi Titania.


Zaka beberapa saat yang lalu menghilang untuk mendapatkan informasi dari drone lalat yang ia sebar untuk memata-matai Sasuke dan seluruh anggota komandan elit asosisasi Rinbo.

__ADS_1


"Tuan, Sasuke menemukan portal level Titanium dan diduga ada Ancient Beast God berada di dalam portal," bisik Zaka pada telinga Vergil yang tiba-tiba muncul.


Suara bisikan Zaka terdengar sangat keras pada telinga Akira yang sedang menyesap susu putih hangat kesukaannya.


"Hm, terima kasih." Vergil hanya mengangguk dan mengibaskan tangan.


"Bro, aku pergi sebentar ke toilet." Akira bangkit dan pergi meninggalkan ruangan lantai 1 menuju toilet," Bloodmoon Divine Psychic!"


Sambil berjalan Akira mengaktifkan mata bulan berdarah untuk mencari keberadaan Sasuke, "Rupanya kau disana, sampah. Aku ingin lihat seberapa hebat kekuatannya, Hole Space!"


Akira masuk ke dalam toilet dan terhisap masuk pusaran merah. Tentu saja, menuju tempat Sasuke di pusara kota Shanghai.


***


Pusara Shanghai.


"Riveros Blast!"


Salah satu serigala berwarna biru dengan tanduk dan bersayap, juga tubuhnya lebih besar dua kali dari serigala hitam, menyemburkan air berwarna merah dan bertekanan tinggi dari dalam portal.


Air merah itu mengenai 10 ekor serigala yang setengah badannya membeku dan juga setengah badannya terbakar. Tubuh mereka itu langsung meleleh terkena air merah bertekanan tinggi.


Sasuke reflek mundur dan menyarungkan Kusanaga juga Kusanagi, "Sial, serigala biru itu ternyata lebih berbahaya serangannya dari serigala hitam. Thunderstorm!"


Sasuke menarik Kisanago dan melancarkan tebasan tiga kali secara vertikal ke arah Blue Wolf, untuk menciptakan gelombang petir ungu.


'Duar-duar-duar!' gelombang petir ungu beruntun menghantam portal Titanium. Tapi sayangnya, Blue Wolf berhasil keluar dari portal dan berhasil terbang menghindari serangan Sasuke.


"Skill yang lumayan," gumam Akira yang sedari tadi memperhatikan Sasuke bertarung dengan posisi kaki di atas menempel pada langit-langit pusara.


Blue Wolf terus menyemburkan air merah bertekanan tinggi ke arah Sasuke dengan cepat. Setiap permukaan tanah dan dinding yang terkena air merah langsung meleleh.


Sasuke tidak menyadari jika dirinya sedang diawasi oleh Akira, "Serigala buduk, cukup merepotkan, Lightning Blade!"


Sasuke menyelimuti Kisanago dengan petir ungu dan membentuk bilah pedang memanjang hingga 20 meter. Lalu ditebasnya tepat mengenai kedua sayap Blue Wolf dan membuatnya terjatuh mengenai genangan air merah yang disemburkannya sendiri.


Tubuh Blue Wolf hanya mengeluarkan uap panas dan tidak meleleh sama sekali, membuat Akira berkomentar, "Wow-wow, ternyata serigala biru itu bukan hanya kuat serangannya, tapi juga tingkat pertahanan dan resistansi pada elemennya sendiri kuat juga."


Sasuke mengayunkan bilah pedang laser ungu itu ke arah Blue Wolf, ia secepat kilat berhasil menghindari tebasan Sasuke yang hanya mengenai permukaan pusara.


Blue Wolf berhasil menggapai posisi Sasuke dan melepaskan gigitan tepat di lengan kirinya. "Divine Swallow!" Akira secepat kilat menarik Ryutaiga dan melepaskan tebasan berbentuk siluet fuma shuriken berwarna merah darah ke arah kepala Blue Wolf.

__ADS_1


'Slash!' kepala Blue Wolf terpotong rapi dan membuat Sasuke bingung, "Siapa yang menolongku?" matanya berkeliling mencari orang yang berhasil memotong kepala Blue Wolf yang hampir saja memotong tangannya.


"Bloodmoon Flicker!" tubuh Akira sudah berpindah tempat menjauh, agar tak bisa dideteksi oleh Sasuke.


__ADS_2