KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
New Chapter 144


__ADS_3

Ryuga melemparkan tubuh Iuri dengan kasar, lalu mematahkan kedua tangan dan kakinya. Itu hukuman untuknya yang sudah menyengsarakan banyak Divya.


Ryuga menangkupkan tangan. "Aku akan buat kalian budak seperti kalian membuat orang lain menjadi budak kalian. Curse Archangel Demon!"


Pegunungan dunia lain Ryumu yang berada di dalam portal yang dibuat Fozuki Iuri, bergetar kembali memunculkan magic circle berwarna merah gelap di seluruh wilayah.


Semua orang terkena kutukan malaikat iblis yang berada di tengah dada mereka bermotif 4 tomoe hitam di sebelah kanannya sayap malaikat dan sebelah kirinya sayap iblis.


Kiyu dan Gladys juga terkena, itu kontrak Ryuga sebagai tuan serta semua orang yang terkena kutukan malaikat dan iblis sebagai budak.


Tapi kutukan yang Ryuga berikan membuat mereka kuat tapi diawasi 24 secara langsung oleh Ryuga. Meski kondisi Ryuga sedang tertidur lelap, dia bisa meledakan tubuh orang yang terkena kutukan jika berkhianat dari jarak jauh.


"Aku telah memberikan kutukan pada semua orang yang berada disini. Jika berani berkhianat, dan membeberkan identitasku sebagai Vergil Wong, aku akan meledakan tubuh kalian dari jarak jauh! Ingat, aku bisa melihat kalian dimana pun selama 24 jam penuh."


Suara Ryuga menggelegar di dalam portal pegunungan Ryumu. Membuat mereka menelan saliva dengan raut muka pucat pasi.


Skill Curse Of Dementor yang sudah ditanamkan pada budak-budak yang ditawan juga sudah dihapuskan menjadi Curse Archangel Demon.


Kemudian Ryuga melanjutkan menatap tajam ke arah Kiyu, "Kiyu bawa para budak itu semua keluar! Berikan mereka pakaian, tempat tinggal, dan makanan. Jika mereka ingin menjadi anak buahmu berikan dan bayar dengan gaji yang tinggi serta buat pelatihan khusus. Kita butuh pasukan untuk menjaga UniverseRuler!" titahnya tegas.


"Siap, tuan!" Tanpa basa-basi Kiyu langsung menunjuk ke arah penjaga lift untuk membebaskan semua budak. Mereka langsung bergerak cepat, takut Ryuga marah besar. Marah berarti mati.


Gladys masih tak sadarkan diri terkena beban mental kutukan, hingga keluarlah dua orang kembar merupakan kedua kakak Gladys yaitu Zaka dan Zaki yang sudah bertaubat. Mereka juga kena tangkap pemburu budak spesial klan Fozuki.


Ryuga sangat mengenalinya, tapi berpura-pura tidak mengenalinya. "Kiyu, hubungi Four Lord yang lain untuk menjemputku. Aku ingin gadis ini, kedua pemuda kembar kekar itu dan juga laki-laki bertopeng serta perempuan seperti Vampir itu ikut langsung!" titahnya sangat tegas.

__ADS_1


"Siap, tuan!"


Zaka, Zaki, Gijo, dan Bertha mau tidak mau mengikuti Kiyu yang menggendong tubuh Gladys seperti karung beras di pundak kanannya untuk menuju pintu keluar portal pegunungan Ryumu.


"Tangkap, laki-laki itu!" Ryuga menunjuka ke arah Iuri dan melanjutkan, "Dan jebloskan ke dalam penjara. Ingat siapapun yang berani mengeluarkannya, resikonya mati!"


Tubuh mereka bergetar melihat ancaman Ryuga dengan tatapan tajam dan bengis. Di dunia mafia Neo Japan, jika lemah maka akan ditindas hingga habis-habisan. Maka Ryuga harus menunjukan kekuatannya di hadapan mereka agar tidak di remehkan dan ditindas.


"Tu-tuan, ma-maaf. Ka-kalau kami berhenti berdagang budak, lalu kami dapat uang darimana?" tanya tetua portal pegunungan Ryumu gugup.


"Tenang, aku pastikan tempat ini akan menjadi tempat yang akan diburu oleh manusia karena mempunyai sesuatu yang sangat langka. Esok, aku akan membicarakannya. Kalian bersiap semua yang merasa pejabat tinggi disini harus berkumpul jam 16.00," titah tegas Ryuga.


"Ba-baik, tuan." Vlad mengangguk ketakutan.


"Maafkan, aku. Aku sebenarnya tak ingin membuat kalian menjadi budakku. Tapi kutukan budak Dementor sangat kuat dan hanya bisa dipatahkan oleh kutukan budak milikku. Aku harap kalian mau menjadi bagian dari keluargaku." Ryuga membungkuk hormat untuk mengambil simpati mereka.


Mereka tersentuh dengan penyesalan Ryuga, tapi apa yang dikatakan Ryuga ada benarnya juga. Tapi mereka sempat berpikir seperti pepatah keluar dari mulut Harimau masuk dalam mulut Buaya.


Miku, Jiro, dan Sam sudah membawa 5 bus eksekutif kecil yang hanya mampu menampung 20 penumpang. Bus itu milik perusahaan transportasi di bawah naungan NB Group. Mereka bertiga menunggu di tempat mobil Kiyu terparkir dan kebingungan, karena tidak menemukan pintu yang Kiyu katakan di pesan.


"Apa yang bisa tuan berikan pada kami?" tanya salah satu Divya yang berbadan kekar dengan baju compang-camping coba memberanikan diri.


"Berapa gaji yang kalian mau dan fasilitas yang kalian inginkan?" tantang Ryuga karena mampu memberikan mereka apapun.


Bahkan Miku sudah mengambil salah satu apartemen mewah milik NB Group yang akan dijadikan tempat para budak itu. Tentu saja Ryuga sangat setuju dengan ide Miku yang sangat tanggap terhadap masalahnya saat ini.

__ADS_1


"Baiklah, tuan. Kami akan memintanya nanti. Kami hanya ingin keluar dari sini dan ingin makan serta beristirahat, jika anda memang tidak keberatan berikan kami tempat tinggal. Itu bagian dari kesepakatan kami dan aku mewakili suara teman-temanku," jawab Ijino tegas.


Kemudian membalikan badan dan meminta


persetujuan pada budak yang lain, "Bagaimana? Apa kalian setuju?"


"Setuju!" serentak mereka mengatakannya karena tidak punya pilihan hidup saat ini.


Keluar sendiri pun tidak bisa, karena hanya Kiyu yang bisa menunjukan jalan keluarnya. Jika mereka menolak, maka sama saja akan terjebak selamanya di dalam portal pegunungan Ryumu.


Kiyu merapal mantra Jepang kuno lagi. Pintu gerbang besar yang mengambang muncul dan terbuka lebar, "Cepat, keluar! Pintu portal akan segera menutup dalam 15 menit. Akan terbuka kembali 24 jam lagi!" serunya.


.


Para Divya langsung berlari menuju pintu gerbang yang sudah terbuka lebar dengan cahaya putih yang membatasi dimensi bumi dan portal pegunungan Ryumu.


Mereka terkejut, ternyata ada yang sudah menunggu mereka. 5 bus mewah dan 3 mobil hypercar.


Miku, Jiro, dan Sam sangat kasihan dengan keadan mereka yang penuh luka, lusuh, kumal dan compang-camping. Yang paling menyedihkan adalah kondisi Gladys, Zaka, dan Zaki dipenuhi banyak luka cambukan.


Miku, Jiro, Kiyu, dan Sam menggiring mereka untuk masuk ke dalam bus. Ryuga langsung mengubungi Geminu, dan Raj, untuk mengirimkan stamina potion, heal potion, serta berbagai jenis batu logam.


Geminu dan Anilika berhasil membangun kembali kota Diamond Frost di permukaan dekat tambang batu logam yang hanya diketahui oleh Geminu, Anilika dan para pekerja toko Branz.


Geminu dan Raj akan mengirim melalui teleportasi antar jam tangan ruang. Teknik ini hanya bisa dilakukan oleh teknologi yang dibuat oleh Ryuga sendiri melalui koneksi kutukan Archangel Demon.

__ADS_1


__ADS_2