
[Untuk berevolusi ke level elite dibutuhkan 200.000 poin pengalaman sebagai energi evolusi. Apakah juragan akan mengevolusikan ke level Elite 1?]
[Ya/Tidak]
"Tentu saja ya. Aku bisa mati disini, jika aku lemah. Monster disini terlalu kuat," jawab Ryuga sangat kesal pada Evolt, kenapa hal tersebut perlu ditanyakan lagi?
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 1, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 2000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 2, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 4000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 3, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 6000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 4, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 8000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 5, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 10.000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 6, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 12.000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 7, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 14.000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 8, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 16.000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Elite 9, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 18.000 poin pengalaman]
[Selamat, juragan berhasil naik ke level Master 1, untuk naik ke level selanjutnya membutuhkan 420.000 poin pengalaman]
[Maaf, untuk berevolusi ke level Master 1 poin pengalaman juragan tidak cukup, membutuhkan 364.500 poin pengalaman]
"Sidt, Duelly, Azula, dan Kitsune kembalilah! Waktunya aku menghajar mereka semua." Ryuga mengepalkan tangan kiri yang memakai sarung tangan api dewa air, "Qyo dan Kazedogh, ayo habisi mereka bersama!"
"Maaf, tuan. Aku undur diri!" Qyo hilang ?menjadi kepulan asap dan kembali ke menu fitur 'Field', karena kehabisan energi setelah mengeluarkan skill pamungkas.
"Roaaar ...! Ice Claw!" Kazedogh meraung keras dan melesat cepat mencabik-cabik kawana Spino Helios yang ia temui satu persatu.
__ADS_1
'Slash-slash!' Spino Helios, dan 35.000 mayat monster yang baru saja tewas oleh Qyo itu perlahan lenyap menjadi asap merah pekat dan masuk ke dalam dana lahar yang berkurang cairan laharnya.
[Blangtungpak Blaem-Blaem]
[Tidak ada benda yang dijatuhkan oleh monster. Seharusnya mayat monster itu menjatuhkan Rainbow Cake atau Mochi hitam, bahkan Gold Rainbow]
Ryuga melebarkan mata, dan memang aneh. Seharusnya mayat monster itu menjatuhkan sesuatu tapi tidak ada malah lenyap menjadi asap merah pekat dan menuju danau lahar yang semakin mengering.
[Penggunaan senjata dewa di dalam portal Evolt melebihi beban pengguna dan akan disimpan paksa]
"What The Mock?!" Ryuga kembali melebarkan matanya. Pasalnya baru 5 menit ia memakai sarung tangan dewa air, malah disimpan paksa dan masuk ke dalam inventori sistem.
'Bam-bam!' Tapi ia tak patah arang, terus memukul kuat satu persatu Veliceraptor dan juga Ptera Rage, hingga mementalkannya jauh dari tempatnya berdiri.
Veliceraptor semakin banyak yang mendekat dan mengerumuni Ryuga, "Kali ini kalian akan habis. Infinity String! Unstoppable Strengh!" serunya.
Jari jemari Ryuga digerakan dan menembakan senar-senar tajam untuk menjerat 3500 Veliceraptor. Dari atas kawanan Ptera Rage menembakan sinar laser dari kedua matanya.
Sebelum mengenai Ryuga, tubuhnya menegang dan mengeluarkan bola energi cahaya sebesar semangka dalam jumlah ribuan untuk menghalau ribuan pasang sinar laser merah.
Nafas Ryuga tak beraturan, dan berlutut satu kaki, "St-stamina dan energiku cepat terkuras. Armor Devil Bringer: Reloaded!"
Energi Evolt berbentuk aura merah pekat terserap masuk ke dalam Eternal Gear untuk mengisi wadah energi Ryuga yang memiliki dua vena energi sekarang.
Sementara itu Kzedogh terus berjibaku menghabisi Spino Helios, Tricera Anger, dan Alogator. Sesekali ia terkena serangan gigitan Tyrano Buster, ia sudah mencapai ambang batas kekuatannya.
"Akan aku akhiri semua ini, agar tuan tidak mendapat masalah. Majulah skill terkuatku, Blizzard Eternity Impact!"
Kazedogh berlari ke udara seperti memijak angin sampai ke ketinggian 100 meter. Lalu mengumpulkan energi di ketiga mulutnya dan membesar menjadi satu bola energi berwarna biru pekat diselimuti aura es.
Semakin lama bola energi itu semakin membesar berukuran 150 meter dan ditembakan dari ketiga mulut Kazedogh untuk menjadi gaya pendorong.
'Swush! Boom!' Bola energi itu menghantam kawanan Tyrano Buster dan menimbulkan gelombang kejut dalam skala super besar.
__ADS_1
Permukaan tanah, danau lahar hingga barisan pegunungan berapi rata diselimuti permukaan es.
"Benar-benar gila serangan Kazedogh setelah dilevel Titanium. Fyuuh ... Akhirnya selesai juga."
Ryuga bernafas lega dengan tubuh terkapar di permukaan es. Setelah melihat serangan pamungkas Kazedoh dan tubuh Serigala berkepala tiga itu berubah menjadi kepulan asap.
Ryuga langsung menaruh 1000 Rainbow Cake ke menu fitur 'Field' untuk memberi makan keenam pet miliknya.
[Selamat pet monster Azula mendapatkan 100.000.000 poin pengalaman. Untuk naik ke level Titanium dibutuhkan 9.784.360.000 poin pengalaman lagi]
[Selamat pet monster Kazedogh mendapatkan 100.000.000 poin pengalaman. Untuk naik ke level Titanium dibutuhkan 9.784.360.000 poin pengalaman lagi]
[Selamat pet monster Duelly mendapatkan 100.000.000 poin pengalaman. Untuk naik ke level Titanium dibutuhkan 9.784.360.000 poin pengalaman lagi]
[Selamat pet monster Qyo mendapatkan 100.000.000 poin pengalaman. Untuk naik ke level Titanium dibutuhkan 9.784.360.000
poin pengalaman lagi]
[Selamat pet monster Sidt mendapatkan 100.000.000 poin pengalaman. Untuk naik ke level Titanium dibutuhkan 9.800.000.000 poin pengalaman lagi]
[Selamat pet monster Kitsune mendapatkan 100.000.000 poin pengalaman. Untuk naik ke level Titanium dibutuhkan 9.800.000.000 poin pengalaman lagi]
Ryuga bangkit dan matanya berkeliling, tapi ada aura Dragneel yang sangat kuat di dalam bekas danau lahar yang tertutupi lapisan es. "Kenapa pintu keluarnya tidak muncul?" pikir Ryuga bingung.
Tiba-tiba semua mayat dinosaurus menjadi asap merah pekat dan udara di dalam portal Devil Draconian menjadi sangat panas, suhunya naik signifikan menjadi 50 derajat celcius.
Semua lapisan es mencair, tapi lama kelamaan suhunya semakin naik dan mengeringkan semua cairan es.
Ryuga menyelimuti tubuhnya dengan energi Evolt untuk melindungi dari suhu panas yang sangat ekstrim.
Tapi ia masih bingung, apa yang sebenarnya terjadi? Ryuga juga tidak merasakan energi apapun. Dia juga tidak menyadari jika Motif api di Eternal Gear terus menyala terang.
"Ada apa ini? Apa yang terjadi? Kenapa pintu keluarnya tidak muncul? Apakah masih ada Boss Monster?" pikir Ryuga, matany terus berkeliling menganalisa keadaan sekitar.
__ADS_1
Lama kelamaan suhunya semakin meningkat, ketebalan permukaan es yang dibuat oleh Kazedogh yang sangat tebal pun mulai mencair, bahkan mengering.