KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 80


__ADS_3

Ryuga memberikan 1000 kapsul kristal biru pada Angelina untuk ditelannya. Angelina menelan kapsul kristal itu satu persatu, tubuhnya diselimuti aura berwarna ungu semakin banyak menelan kapsul kristal, semakin tebal aura berwarna ungu menyelimuti tubuh Angelina.


"Filza, lebih baik kita menyingkir!" Ryuga mengisyaratkan tangannya untuk mundur membuat Filza agak takut.


Boom!


Tubuh Angelina meledak, gelombang kejut keluar dari dalam tubuhnya menghempaskan sekitarnya sejauh radius 100 meter. Untung saja hanya padang rumput, coba saja kalau banyak pepohonan, semua pohon bisa tumbang terkena gelombang kejut yang dihempaskan dari dalam tubuh Angelina.


Baju Angelina sedikit rusak, tapi tidak sampai rusak parah seperti kenaikan level Divya sebelumnya seperti Vanya dan Raras. "Sepertinya Angelina sudah naik level." Raras mengelus dagunya, berada di dalam mobil Prio, terseyum lebar.


[Analyze status]


[Nama : Angelina Kismoyo


Umur : 17 tahun


Level Divya : 6 (0/600.000.000)


Energi Veda : 20.000/20.000


Kuasa : Dark Matriarch]


[Gunakan kapsul kristal ekstraksi untuk menaikan level Divya]


Deg!


Tujuh tanda kutukan bereaksi di punggung Ryuga dan bersinar terang dari balik bajunya, "Aaarg! Kenapa punggungku serasa sakit sekali?" lirih Ryuga memegangi bahu kirinya, membuat Filza khawatir.


"Kenapa Ryu? Sepertinya kamu sakit?" Filza memapah Ryuga dan berjalan perlahan ke arah Angelina, perasaanya sangat khawatir pada Ryuga. "Apa karena kamu menggunakan kuasa terlalu berlebihan?"


"Entahlah, biasanya aku tak sakit seperti ini sebelumnya. Biasanya paling hanya kelelahan saja." Ryuga masih meringis kesakitan, satu botol heal potion keluar dari eternal gear, Ryuga langsung menenggak habis isinya. "Semoga saja ini sakit biasa dan cepat sembuh. Maaf merepotkanmu."


"Tidak usah sungkan kita ini teman. Jika masih sakit, nanti saja Ryu membantuku menjadi Divya. Sebaiknya kita pulang dan istirahat!" ajak Filza dari raut mukanya sangat khawatir pada Ryuga.

__ADS_1


"Tidak apa-apa. Ini buktinya aku sudah sehat, hehehe." Ryuga berbohong dengan tertawa ringan sambil memutar-mutar kedua tangannya.


"Terima kasih, hati-hati jika kamu merasa sakit nanti hentikan saja proses aku menjadi Divya." Filza duduk disamping Angelina.


Ryuga menatap Angelina bajunya sedikit robek menjadi kasihan, lalu membelikannya baju casual fashion style di shop sistem. "Ini Angelina baju untukmu! Aku selalu membawa baju laki-laki dan perempuan sebagai stok kalau terjadi seperti ini." Ryuga berbohong padahal baju itu ia beli dari sistem, Ryuga beralasan agar setiap orang yang dekat dengannya tidak curiga.


Apalagi baju yang diberikan Ryuga selalu berkualitas tipe satu. "Ryu, ini kan baju berbahan mahal, maaf aku tidak bisa menerimanya. Aku tahu karena ibuku mempunyai butik beberapa cabang yang menjual baju dengan bahan-bahan yang berkualitas dan mahal. Harga baju ini kisaran 100 juta," jelas Angelina membuat Ryuga dan Filza mengernyitkan dahi.


"Pffft ... uhuk, uhuk, uhuk." Ryuga terbatuk dan membulatkan mata. "Hah?! 100 juta?!"


"Sudah terima saja Angel, daripada kamu pakai baju compang-camping seperti itu." Ryuga mendorong tangan Angelima dan meletakan baju itu di pangkuan Angelina.


"Terima kasih Ryu, berkat jasamu aku akan katakan pada ayah untuk membelikanmu mobil sport. Itu memang tidak akan bisa membalas jasamu, tapi mohon jangan ditolak hadiahku ini nanti, ok!" Angelina membulatkan tangannya, bibirnya tersenyum manis.


"Ya." Ryuga menganggukan kepala. "Sekarang giliranmu Filza, telanlah 20 kapsul kristal biru ini."


Filza menuruti perintah Ryuga menelan 20 kapsul kristal biru, reaksinya sangat cepat hanya dalam satu menit Filza sudah naik level menjadi Divya level 1.


Boof!


Ryuga memberikan 100 kapsul kristal biru pada Filza untuk ditelan, telapak tangan eternal gear terus menempel pada belahan gunung kembar Filza, membuat pipinya memerah, bagi seorang perempuan hal ini adalah hal yang tabu jika dipegang oleh laki-laki apalagi itu bukan suaminya.


Boof!


[Selamat Filza Alora berhasil naik level menjadi Divya level 2, Filza Alora mendapatkan kuasa water dan berhasil mengevolusikannya ke level 2 yaitu kuasa Strings. Dibutuhkan 7.000.000 poin, untuk naik ke level selanjutnya]


"Gila! Aku jadi benar-benar bersemangat menaikan level Filza. Hanya level 2 kuasanya sudah berevolusi," batin Ryuga matanya berbinar-binar dan menatap lekat Filza.


Ryuga memberikan kembali 140 kapsul kristal biru pada Filza untuk ditelan. Urat otot berwarna biru menonjol di sekujur tubuh Filza, tubuhnya menegang.


Boof!


[Selamat Filza Alora berhasil naik level menjadi Divya level 3, Filza Alora mendapatkan kuasa water dan berhasil mengevolusikannya ke level 3 yaitu kuasa posion. Dibutuhkan 14.000.000 poin, untuk naik ke level selanjutnya]

__ADS_1


Tanpa basa-basi Ryuga memberikan 280 kapsul kristal biru pada Filza, kondisi Ryuga mengenaskan baju yang dipakainya compang-camping, akibat ledakan gelombang kejut dari dalam tubuh Filza.


Tubuh Filza diselimuti aura berwarna biru, urat otot yang menonjol semakin besar, membuat Filza menggertakan giginya kuat-kuat.


Boof!


[Selamat Filza Alora berhasil naik level menjadi Divya level 4, Filza Alora mendapatkan kuasa water dan berhasil mengevolusikannya ke level 4 yaitu kuasa Crystal. Dibutuhkan 36.000.000, untuk naik ke level selanjutnya]


Kondisi Filza memang benar-benar langka, pantas saja ia tidak bisa menjadi Divya karena butuh poin pengalaman yang sangat banyak, satu level saja setara dengan satu tahun latihan di akademi, benar-benar gila.


Energi veda dalam tubuh Ryuga juga terserap habis untuk membantu Filza menaikan levelnya. Satu botol stamina potion Ryuga keluarkan dari eternal gear dan langsung menenggaknya.


Angelina memijat pelan bahu Ryuga, peluh di dahinya mengalir deras, Angelina membantu menyeka peluh itu dengan sangat lembut. "Terima kasih Angelina! Hah, hah, hah." Ryuga tersenyum lebar menatap Angelina, nafasnya terengah-engah membuat Angelina khawatir.


"Ryu sudahi saja jika kamu kelelahan. Kesehatanmu lebih penting!" Angelina menyeka peluh ditengkuk Ryuga.


"Tidak apa-apa aku masih kuat. Jika aku pingsan pun ada kalian berdua yang mau mengangkatku, hehehe," canda Ryuga membuat Filza dan Angelina tersenyum lebar.


Ryuga kembali mengeluarkan 720 kapsul kristal biru dari eternal gear. Filza rasanya mau muntah semakin tinggi level Divyanya semakin banyak pula kapsul kristal yang harus ia telan.


Boof!


[Selamat Filza Alora berhasil naik level menjadi Divya level 5, Filza Alora mendapatkan kuasa water dan berhasil mengevolusikannya ke level 5 yaitu kuasa steam. Dibutuhkan 100.000.000 poin, untuk naik ke level selanjutnya]


Boom!


[Selamat Filza Alora berhasil naik level menjadi Divya level 6, Filza Alora mendapatkan kuasa water dan berhasil mengevolusikannya ke level 6 yaitu kuasa Frost. Dibutuhkan 1.000.000.000 poin, untuk naik ke level selanjutnya]


Untuk menaikan level Filza ke level 6 Divya, Ryuga membutuhkan 1450 kapsul kristal diamond, 275 kapsul kristal platinum.


Ryuga menangis bombay, "Mak tolong mak! kapsul kristal diamondku habis mak gara-gara Filza, haaa!"


"Dasar lebay!" Filza menatap sinis Ryuga dan menjewer telinga Ryuga. "Tenang saja nanti aku ganti, memangnya berapa yang aku habiskan?"

__ADS_1


"Ampun mak, ampun! Semuanya kurang lebih 4.000 kapsul kristal diamond dan 275 kapsul kristal platinum," jawab Ryuga memegangi tangan Filza yang menjewer telinganya semakin keras. "Atit, atit, atit!"


__ADS_2