
Di gedung Mexus pusat kepemiminan sektor Majapahit.
"Greed! ada kabar dari Queen Geminu?" tanya Alfonso Ancestor (penasihat) Sangakama bimantala Majapahit.
"Belum ada tuan Alfonso, terakhir terlihat di provinsi Free state gurun pasir Rockhenge satu bulan yang lalu," jawab Greed Jendral militer Divya sektor Silwangi.
"Terus lakukan pencarian!" titah Alfonso. "Panggilkan Fenrir ASSAT sektor Majapahit!"
"Baik, tuan Alfonso, saya izin pamit!"Greed menyilangkan tangan kanan ke dada kiri, lalu membungkuk hormat.
Greed meninggalkan Alfonso di ruangannya, dan beberapa saat kemudian Fenrir masuk. Seorang pemuda berumur 32 tahun, berambut hitam miring menutupi salah satu matanya, panjang rambut sebahu acak, kulit kecoklatan, mempunyai pupil mata kanan berwarna merah dan pupil mata kiri berwarna biru. Memakai seragam ASSAT jaket merah berlogo garuda di dada kiri dan lencana emas ASSAT di dada kanan.
"Hormat pada tuan Alfonso!" Fenrir menyilangkan tangan kanan ke dada kiri, lalu membungkuk hormat.
"Duduk!" titah Alfonso, Fenrir duduk di kursi depan meja Alfonso. "Bagaimana kamu sudah menyelediki tentang tim ASSAT yang baru, yaitu Ryuga Himura!"
"Sudah tuan. Kita tidak bisa mengganggunya tuan, Ryuga Himura anak dari Regalia King profesor Agito Himura. Jika kita membunuhnya untuk merebut mask of god, bukan tidak mungkin Regalia King akan membantu," jawab Fenrir menundukan wajah.
"Kamu benar, pergerakan rakyat di bimantala sektor Majapahit juga semakin agresif. Semenjak munculnya guild storm gravity yang mendominasi tambang, monster, dan juga tumbuhan untuk pembuat potion, rakyat semakin berani memberontak," tegas Alfonso. "Fenrir selidiki siapa pemimpin guild storm gravity!"
"Baik, tuan Alfonso, saya izin pamit!" Fenrir menyilangkan tangan kanan ke dada kiri, lalu membungkuk hormat.
***
Di gedung Mexus pusat kepemiminan sektor Siliwangi, Serpong Alam Sutera.
Brak!
Gardosen Sangakama sektor Siliwangi memukul meja kerjanya. "Bedebah! Siapa yang membuka portal di tengah kota. Padahal semua portal di sektor Siliwangi, sudah di tutup 5 tahun yang lalu," teriak Gardosen.
Pria setinggi 2 meter, dengan otot-otot yang sangat besar tertutupi armor of god berwarna emas diseluruh tubuhnya. Wajahnya cukup tampan dengan kulit putih pucat, pupil mata berwarna biru dan rambut pendek acak keemasan.
"Sabar Lord, para Divya sedang mengurus portal ungu itu," Zayd menyilangkan tangan kanan ke dada kiri, dan berlutut satu kaki.
"Mana Jason?" tanya Gardosen dengan sorot mata yang tajam. Jason adalah satuan ASSAT di sektor Siliwangi.
"Sedang di Cirebon tuan, menghadapi bos monster portal ungu. Hanya ada cadangan ASSAT Ryuga Himura, yang baru saja di angkat oleh jendral Atmojoyo," Jawab Zayd masih dengan kondisi yang sama.
"Kamu awasi dia Zayd! Jika dia berhasil menyelesaikan misinya. Cepat bawa kemari!" titah Gardosen.
__ADS_1
Di pemerintahan Sangakama, tim ASSAT yang mempunyai total 7 orang sering disebut Seven Hellheaven Swordsman (7 Ahli pedang yang menjaga keseimbangan neraka dan surga). Tentu tugas mereka adalah mengeliminasi portal dan monster. Tapi ASSAT adalah kandidat tertinggi pengganti Sangakama jika Lord atau Queen meninggal, mereka juga akan mewarisi senjata dewa.
"Baik, tuan Gardosen, saya izin pamit!" Zayd menyilangkan tangan kanan ke dada kiri, lalu membungkuk hormat.
"Aku ingin lihat kemampuanmu, Ryuga Himura. Apakah kamu pantas atau tidak menjadi kandidat penggantiku. Karena tubuhku ini sudah tidak kuat menahannya lagi," batin Gardosen sambil memangku dagu dengan punggung tangan kirinya.
***
Depan gedung Aeon Mall.
"Rapis slash!"
Ryuga menarik Yamato dari sarungnya dan menebas bertubi-tubi 10 Lord Goblin dengan melesat cepat.
Slash!
Slash!
Crash!
[Selamat juragan mendapatkan 10 poin experience karena berhasil membunuh monster level silver] 10x.
Darah hijau menyembur keluar dari tubuh besar 10 Lord Goblin. "teknik pedang ini ternyata lebih cepat dari teknik pedang dewa azure dragon, pantas saja namanya flying heaven sword," gumam Ryuga. "Sepertinya ada pertarungan di depan apartemen The Branz, trickster!"
Tubuh Ryuga berkedip dan muncul di depan Verel, "Jika ini adalah detik terakhirku, aku ingin meminta maaf padamu Ryuga," ucap Verel dengan memejamkan mata.
"Aku sudah memaafkan semua kesalahanmu Verel, asal kamu bertaubat dan tidak mengulanginya lagi," sahut Ryuga. "Judgment cut!"
Verel yang memejamkan mata mendengar suara Ryuga langsung membuka mata, kemudian membulatkan mata. Ryuga menyarungkan bilah Yamato, dan mengalirkan energi Veda, sarung Yamato diselimuti aura biru kehitaman. Ryuga menarik gagang Yamato, siluet sabit transparan langsung menebas tubuh 10 King Goblin, dan menjadikannnya bubur daging hijau.
Slash!
Slash
Slash!
Prang!
Apartemen The Branz lantai dasarnya juga ikut hancur, semua kacanya pecah. Lapangan di depan apartemen muncul banyak kawah bekas sayatan siluet sabit.
__ADS_1
"Apa?! Skill macam apa itu bisa menebas jarak jauh dan itu bukan hanya satu tapi 10 dan level monsternya gold. Ryuga ini dewa atau manusia?!" Verel membulatkan mata dan menocba berdiri dengan menumpu pada yellow flash sword.
"Minumlah ini!" Ryuga memberikan botol heal potion dan stamina potion pada Verel. "Kamu pergilah dari sini biar portal ini yang akan aku hancurkan!"
[Selamat juragan mendapatkan 10 poin experience karena berhasil membunuh monster level gold] 10x.
[Selamat juragan mendapatkan Rp 200.000 karena berhasil membunuh monster level gold] 10x.
"Terima kasih Ryu!" Verel meminum heal potion dan stamina potion yang diberikan Ryuga. Luka tubuh dan Staminanya langsung pulih, Verel bergegas lari ke arah Rany dan Angelina lari.
Ryuga mendekat ke arah 4 Grand Goblin dengan skill trickster, Ryuga di kepung dari berbagai sisi oleh 4 Grand Goblin. Ryuga berjalan pelan ke arah satu Grand Goblin yang berada di sebelah utara dirinya.
Slash!
Grand Goblin mencakar Ryuga dan menghindari serangan cakaran itu dengan skill trick side, tubuh Ryuga berkedip ke samping dan semakin mendekat ke kedua kaki Grand Goblin. Setiap kali tubuh Ryuga di serang, ia akan berkedip.
Grooar!
Grand Goblin meraung keras karena kesal, setiap serangannya tak ada satu pun yang mengenai Ryuga. "Sudah cukup main-mainnya Wave cut!"
Slash!
Boom!
Muncul gelombang kejut dan membentuk siluet lingkaran transaparan dan memotong Grand Goblin. 4 Grand Goblin badanya terbelah dua, karena gelombang kejut yang keluar dari tubuh Ryuga.
[Selamat juragan mendapatkan 100 poin experience karena berhasil membunuh monster level diamond] 4x.
[Selamat juragan mendapatkan Rp 300.000 karena berhasil membunuh monster level gold] 4x.
[Nama : Ancestor Goblin (Boss monster)
Level : Platinum
Skill : Scratch Poison yaitu Cakar Goblin mengeluarkan racun.
Berserker aura yaitu Goblin mengamuk dan meningkat kekuatannya hingga 30%, masa penggunaan 5 menit. Selama periode penggunaan berserker aura seluruh tubuh Goblin akan diselimuti aura berwarna merah dan meningkatkan bentuk masa otot menjadi 50% dari otot Goblin biasa]
"Aku harus berhati-hati melawan Goblin ini, cakarnya beracun. Skill keduanya seperti skill Kosmo juga sangat merepotkan," gumam Ryuga. "Aku harus cepat mengakhiri portal disini, masih ada 4 portal yang berisi banyak uang tentunya, hehehe. Sayang kalau dilewatkan!"
__ADS_1